
Tinggalkan dia, icha!
“Enggak. Dia adik aku, nyai” jawab Icha.
Dia beranjak sambil menangis.
Ssssss
Sssssss
Icha menghentikan langkahnya saat mendengar suara desisan. Saat dia mendongakkan kepalanya, terlihat beberapa ular muncul dari celah-celah dinding.
Ssssss
Ssssss
Cepat pergi Icha!
“Kenapa nyai tidak membantuku? Dia adikku, nyai”
Dia bukan adikmu, Icha. Jangan tertipu!
“Bukan Tika, bagaimana?”
Sssssss
“AAAAA”
Icha menjerit dan reflek b...