
Icha yang duduk di kursi depan, berusaha mencairkan suasana. Karena di belakang, ibu tirinya dan buleknya sedang selek. Dia menanyakan kepada Farhan tentang hal-hal konyol yang pernah terjadi di tempat kerja mereka, apakah masih suka terjadi apa enggak. Dan Farhan menjawab dengan menceritakan beberapa kejadian konyol tentang teman-teman kerja mereka. Sontak cerita Farhan mengundang tawa dari semua yang mendengarkan.
Tapi tiba-tiba sikap Icha berubah seketika. Mendekati pertigaan jalan masuk menuju Sido Dadi, Icha seperti tertegun dan bingung. Dia menatap ke segala arah.
“Cha. Kamu kenapa?” ...