Cintai Aku Suamiku

Cintai Aku Suamiku
Part 50


"Bagaimana keadaan suami ku Dok?" tanya Clara saat melihat Dokter yang keluar dari ruang ICU.


"Keadaan pasien masih kritis, karena peluru yang menembus tubuh nya hampir mengenai jantung nya" jawab sang Dokter.


Mendengar semua penjelasan dari Dokter membuat tubuh Clara langsung gemetaran, Clara benar benar merasa takut kalau Nyawa Alex tidak bisa di selamatkan lagi.


"Aku mohon Dok, tolong selamatkan suami ku" pinta Clara dengan tangis nya.


"Nona Clara kau tenang lah dulu" ujar Jo.


"Kami akan berusaha semaksimal mungkin, tapi sekarang tuan Alex sangat membutuhkan donor darah"


"Ambil darahku saja Dok, karena golongan darah tuan Alex sama dengan ku" ucap Jo.


"Baiklah, kau ikut dengan ku" Dokter pun berjalan ke ruangan khusus pengambilan darah.


Setelah menunggu empat jam akhirnya Alex bisa keluar dari ruang ICU. Clara pun langsung mengikuti para perawat yang membawa Alex keruang perawatan.


"Nona sebaik nya anda pulang dulu dan beristirahat, biar aku yang akan menjaga tuan Alex" ujar Jo yang berada di samping tempat nona nya duduk menunggu tuan Alex.


"Aku tidak ingin meninggalkan nya" lirih Clara dengan memegang tangan Alex.


"Tapi anda harus beristirahat, anda harus ingat bahwa anda sedang mengandung. jika tuan tahu kau tidak mempedulikan kandungan mu, tuan Alex pasti sangat marah"


"Aku tidak ingin pergi dari sini Jo" ucap Clara dengan keras kepalanya yang tidak ingin meninggalkan Alex.


Clara hanya mengagukan kepala nya, menjawab semua yang di katakan oleh Jo. mata Clara hanya menatap pada Alex, diri nya benar benar tidak ingin kehilangan suami yang sangat di cintai nya itu.


Jo yang tahu nona Clara membutuhkan privasi, langsung keluar dari ruang perawatan. Jo pun langsung memerintahkan anak buah nya untuk membeli makanan untuk nona Clara dan mengambil pakaian ganti nona nya.


Clara yang sudah berganti pakaian, kini tertidur di samping Alex masih dengan menggenggam tangan Alex. Jo yang melihat tuan Alex dan nona Clara hanya bisa menarik nafas nya dengan berat.


tengah malamJo yang masih terjaga dari tidur nya sayup sayup mendengar suara tuan nya memanggil manggil Clara. dengan cepat Jo menekan tombol yang ada di samping tuan nya, untuk memanggil Dokter.


"Tuan, kau sudah sadar?" tanya Jo melihat mata tuan Alex yang sudah terbuka.


"Ara" lirih Alex dengan suara yang terbata bata.


"Nona Ara ada di samping anda" Jo menatap pada nona Clara yang di ikuti oleh Alex.


"Ada apa Jo?" tanya Clara yang mendengar Jo berbicara dengan seseorang. " Alex" pekik Clara menatap tak percaya dengan apa yang di lihat nya.


"Kau sudah sadar" ujar Clara dengan senyum bahagia nya. belum sempat berbicara lebih banyak, Dokter beserta perawat menyuruh Clara dan juga Jo untuk keluar dari ruangan. karena Dokter akan memeriksa kondisi Alex.


"Bagaimana Dok?" tanya Clara ketika Dokter sudah keluar dari pintu ruang rawat.


"Tuan Alex sudah melewati masa kritisnya, anda boleh masuk sekarang. tapi jangan tertalu banyak diajak berbicara" ucap sang Dokter pada Clara dan Jo.


Tak menunggu lama, Clara langsung masuk ke dalam ruang rawat. Clara berjalan mendekati Alex yang kini sedang menatap dirinya.