
" Aaa..." sebuah teriakan dan benda jatuh membuat Clara langsung menatap ke arah tangga di mana Elena terlihat terjatuh dari anak tangga.
Dengan berlari Clara menghampiri Elena yang terlihat sedang terduduk. saat Clara hendak menolong nya Alex yang dari atas langsung berlari dan menghampiri Elena.
" El..el kau kenapa?" tanya Alex yang berjongkok di sebelah Elena.
" Alex sakit" lirih Elena dengan wajah menangis.
" Ara apa yang terjadi pada Elena?" tanya Alex dengan wajah yang sangat khawatir karena melihat Elena yang kesakitan.
" Aku tidak tahu" jawab Clara yang juga khawatir terhadap Elena.
Tadi setahu dirinya Elena berjalan hendak memasuki kamar nya dan baru dua anak tangga Elena menaiki nya. Clara tidak melihatnya lagi dan meneruskan menyiapkan sarapan. dan saat itu lah Clara mendengar suara benda terjatuh dengan suara jeritan.
" Alex dia sudah menarik ku dari bawah" ujar Elena menatap ke arah Clara dengan wajah takutnya. Alex yang mendengar perkataan Elena langsung menatap ke arah Clara.
" Aku tidak melakukan apa pun" ucap Clara dengan wajah binggung nya mendengar semua ucapan Elena.
" Tadi aku hanya menanyakan padanya kenapa tadi malam pulang bersama dengan dirimu, tapi Ara bilang ini bukan urusanku" ujar Elena dengan terbata bata. " aku sudah katakan padanya bahwa aku tidak mempermasalahkan nya, dan saat aku naik tangga tiba tiba Ara menarik ku dengan sangat kencang" Elena memeluk Alex dengan tubuh yang bergetar.
" Kau itu bicara apa, tadi kau-----"
" Diam Ara" bentak Alex dengan suara yang sangat keras.
" Tapi Alex aku tidak"
" Aku sudah katakan Diam...!" teriak Alex lebih kencang dan langsung menggendong Elena dan membawa nya keluar menaiki mobilnya.
Clara pun menunggu Alex dan juga Elena yang kemungkinan besar sedang ke rumah sakit untuk mengobati Elena. Clara ingin menjelaskan semua nya pada Alex.
Setelah Dua jam menunggu Alex justru langsung masuk kedalam kamar nya masih dengan menggendong Elena. tanpa mempedulikan dirinya sama sekali.Tapi Clara tidak putus asa, dirinya tetap menunggu Alex.
" Alex tunggu" ujar Clara yang melihat Alex turun dari tangga. " Aku ingin menjelaskan semua nya, aku bersumpah aku tidak pernah menarik Elena. dia mengarang cerita seolah olah aku sudah berbuat jahat pada nya"
" Clara diam...!" bentak Alex menatap tajam ke arah Clara membuat Clara langsung terdiam seketika.
" Jangan pernah kau menjelekkan Elena lagi, Elena ku tidak pernah berbohong pada ku" ujar Alex dengan suara berat nya masih menatap tajam ke arah Clara.
" Jadi kau menuduh ku yang berbohong" lirih Clara pada Alex. namun Alex hanya diam masih dengan tatapan tajam nya.
" Wow...kalian ini benar benar pasangan yang sangat serasi." Clara tersenyum dengan sinis. " Tadi Elena berkata pada ku akan membuat ku keluar dari mansion ini dengan kekuatan cinta mu, dan memang benar yang aku lihat sekarang kau buta karena rasa cinta mu itu. yang satu seperti ular betina dan yang satu seperti boneka yang mudah di perdaya" seru Clara masih dengan tawa sinisnya.
Alex yang mendengar perkataan Clara langsung mencengkram leher Clara dengan sangat kencang. dengan tatapan membunuh nya Alex sudah terlihat kehilangan kendali. " Aku sudah katakan pada mu untuk diam" bentak Alex.
" Tuan...." Jo yang masuk ke dalam mansion tuan Alex langsung mendekat kearah tuan nya karena Jo melihat tuan nya sedang mencengkram leher nona Clara.
" Tuan lepaskan nona Clara, kau bisa membunuh nya" ujar Jo yang sudah memegang tangan tuan nya untuk melepasakan nona Clara.
Alex yang tersadar dengan perkataan Jo langsung melepaskan Cengkraman tangan nya dari leher Clara dan menatap ke arah Clara yang terlihat pucat sambil menangis.
" Bawa dia keluar Jo, aku tidak ingin melihat nya " ujar Alex yang langsung berjalan keluar mansion.
Jo yang melihat nona Clara yang ketakutan langsung mendekati dan merangkul nona nya itu. dengan berjalan Jo melihat sekilas ke arah loteng pintu kamar tuan Alex yang terbuka dan Jo sudah dapat menebak nona Elena pasti sedang bersembunyi di balik pintu kamarnya.