Cintai Aku Suamiku

Cintai Aku Suamiku
Part 47


"Aku harus bagaimana sekarang?" ujar Alex dengan tangan yang memijat kening nya.


"Apa tuan akan membiarkan anak yang di kandung nona Clara, hidup tanpa seorang ayah?" tanya Jo pada tuan nya.


"Tentu saja tidak" jawab Alex. " Apalagi aku sangat---" Alex kembali terdiam tidak meneruskan kata katanya.


"Anda sangat mencintai nona Clara"Jo menyambung perkataan tuan nya yang terputus. membuat Alex menatap Jo yang sedang duduk di hadapan nya."sudah saat nya tuan membawa kembali nona Clara ke dalam mansion" ujar Jo pada tuan nya.


" Aku tidak bisa" Alex menghela nafas nya dengan sangat berat.


"Apa karena nona Elena?" tanya Jo.


"Ya, aku tidak bisa melukai hati nya. kau tahu sendiri Elena punya penyakit jantung" jawab Alex dengan suara berat nya.


" Tapi bagaimana dengan nona Clara dan anak yang sedang di kandung nya?" tanya Jo dengan wajah dingin nya. Jo merasa benar benar tidak habis pikir dengan jalan pikiran tuan nya itu.


"Clara wanita yang sehat, aku yakin dia bisa menjaga dirinya sendiri dan juga anak ku" jawab Alex dengan suara datar nya.


"Bacalah ini tuan" Jo memberikan amplop coklat yang berisi semua info tentang Elena. yang di dapat nya selama ini dan juga foto foto Elena bersama kekasih nya Erik.


" Taruh saja di sana" ucap Alex yang langsung memejamkan kedua mata nya untuk menenangkan pikiran nya yang sedang kalut.


Jo pun menaruh amplop coklat tersebut di dalam tas kerja tuan Alex. Jo berharap dengan cara seperti ini mata tuan nya akan terbuka, tentang siapa itu Elena yang sesungguh nya. karena sudah berulang kali Jo ingin memberitahu tuan nya, tapi selalu gagal karena tuan nya tidak pernah mau mendengarkan apa yang di katakan oleh Jo. maka dari itu Jo memutuskan untuk memberikan semua berkas data dan berikut foto tentang Elena di dalam amplop yang bisa di baca oleh tuan nya.


..................


"Bagaimana sayang...?" tanya Elena pada kekasih nya erik yang sudah sampai di hotel.


"Besok akan ku kerjakan, kau tenang saja" jawab Erik dengan wajah yang menyeringai.


"Ingat kau tidak boleh gagal, kau harus melenyapkan Clara....!" ujar Elena dengan mata penuh kebencian.


"Kau tenang saja sayang" jawab Erik yang sedang menatap foto Clara yang ada di tangan nya.


"Erik, aku harus menutup telepon ku. besok kau tidak boleh gagal" ucap Elena yang langsung menutup ponsel nya. karena tadi Alex sudah memanggil nya.


"Kau di sini rupa nya" Alex melangkah masuk ke dalam kamar nya menatap Elena yang berdiri di depan balkon kamar.


" Ada apa sayang...?" tanya Elena dengan tangan yang memeluk Alex dengan sangat erat." apa kau merindukan ku?" tanya Elena kembali yang kini sudah mencium bibir Alex.


"Aku hanya mengkhawatirkan keadaan mu" jawab Alex yang berusaha melepas pelukan Elena dengan perlahan.


"Apa kau tidak merindukan ku?" tanya Elena dengan wajah sendu nya.


"Aku....., apa kau sudah makan?" tanya Alex yang mengalihkan pembicaraan mereka.


" Aku belum makan, karena aku menunggu mu" jawab Elena yang kembali memeluk Alex.


"Lebih baik kita makan sekarang, aku tidak ingin kau sakit" Alex melepaskan pelukan Elena dan menggenggam tangan Elena menuju ruang makan.


"Sudah sebulan ini kau selalu menolak pelukan dan ciuman dari ku, bahkan kita sudah lama tidak pernah bercinta lagi. semenjak Clara pergi dari mansion ini" gumam Elena dalam hati yang berjalan di samping Alex.


"Aku tidak mau kehilangan cintamu, kau adalah milikku.tidak ada yang boleh merebut nya dari ku"gumam Elena kembali dengan wajah yang menahan amarah.


..............


Keesokan harinya saat Clara sedang mengendarai mobil nya. tiba tiba saja di hadang oleh dua mobil hitam, secara bersamaan hingga membuat dirinya langsung mengerem mendadak.


Dan dalam hitungan detik beberapa pria yang berbadan besar dengan pakaian serba hitam dan menggunakan penutup kepala langsung mengepung mobil Clara dan memaksa Clara untuk keluar dari mobil nya.


Para pengawal suruhan Alex yang melihat langsung membantu nona mereka. namun karena kalah jumlah, para pengawal itu pun dapat di lumpuhkan oleh anak buah Erik.


" Siapa kalian....?" tanya Clara yang sudah berada di mobil Erik." apa mau kalian?" tanya Clara kembali dengan wajah yang ketakutan. namun para pria itu tidak ada satu pun yang menjawab pertanyaan dari Clara.