
Kedatangan Rion yang tiba-tiba membuat teman-temannya terkejut, sekaligus orang yang menyerang teman-temannya tersebut.
"Wah wah wah lihat siapa yang datang?". ucap orang tersebut sambil tersenyum misterius.
"Rion". ucap teman-teman Rion.
"Apa yang kamu lakukan pada teman-teman ku?". kata Rion dengan amarah yang siap meledak kapan saja.
"Apa ya?, kamu tidak perlu tahu". jawab orang tersebut menyeringai.
"Andir bawa teman-teman yang lainnya pergi dari sini". perintah Rion pada Andri.
"Apa yang benar saja ini bahaya tahu?". ucap Santi .
"Bahaya untuk kalian jadi cepat pergi dari sini". tegas Rion.
Santi pun langsung diam membeku, pasalnya Santi baru kali ini dia melihat Rion seperti itu dan semarah itu.
"Aku baru pertama kali melihatnya seperti itu". Gumam Santi dalam hati.
"Jangan bercanda Rion, kami ini teman mu, apapun itu kami gak akan meninggalkan mu". teriak Joni.
"Iya Joni betul itu". kata Acep yang menanggapi perkataan Joni.
Untuk sesaat Rion terharu dengan perkataan teman-temannya itu, tapi Rion takut kalau terjadi apa-apa pada teman-temannya.
"Kalian semua teman-teman terimakasih, aku sedikit terharu tapi kalau kalian ingin menolong dan membantu ku, tolong menjauhlah dari tempat ini, aku takut kalau terjadi apa-apa pada kalian,maka itu akan membuat ku semakin bersalah, maka itu tolong aku untuk sekali ini aja turuti perkataan ku".
"Kalau kalian ingin menolong ku tolong aku ketika aku sudah tidak bisa apa-apa?". ucap Rion.
Mereka yang mendengarnya pun terkejut, mereka pun akhirnya mengerti kalau mereka masih di situ maka mereka akan menghalangi pergerakan Rion. Maka dari itu mereka pun menuruti perkataan Rion dan menjauh ke tempat yang aman.
Mereka cukup memperhatikan Rion dari jauh dan tidak akan pernah meninggalkan Rion bertarung sendiri.
Mereka pun melihat Rion yang sudah mengeluarkan kekuatannya termasuk orang tersebut.
Mereka hanya bisa berdoa dan berharap semoga Rion baik-baik saja.
Sementara itu di tempat Rion bertarung...
"Ayo kita mulai Rion". ucap orang itu sambil menyeringai dan mengeluarkan kekuatannya.
Rion pun sudah siap-siap dengan mengeluarkan kekuatannya.
Sfx : Wussshh
Api itu pun langsung di lepaskan ke arah Rion, teman-teman Rion yang melihat dari arah jauh pun kaget.
Tapi sayang, api itu pun tidak melesat karena Rion cepat menghindar.
"Aku tidak menghindar". jawab Rion tegas.
Bzzzt...
Rion pun mengalirkan listrik dari tangannya dan menuju ke arah orang tersebut, tapi orang itu pun menghindar.
"Huh kenapa menghindar hah?". tanya Rion menantang.
"Awas kau ya, sudah berani". jawab orang tersebut marah.
Akhirnya dia pun melesatkan apinya ke arah Rion.
Wussshh
Dia pun melesatkan apinya ke arah Rion tapi..
Bzzzt
Api itu pun di tangkis dengan kekuatan Rion.
Dan terjadilah pertarungan hebat di tempat tersebut.
Sementara di tempat teman-teman Rion.
"Aku tidak menyangka kalau anaknya bos kita hebat juga ya". kata Brian.
"Iya sih sejauh ini ku lihat Rion, tampak lihai menggunakan kekuatannya". kata Joni yang mengamati.
"Tapi kita tidak bisa meremehkan orang tersebut yang sepertinya banyak sekali pengalaman dengan kekuatannya itu". kata Andri.
"Iya, aku tidak menyangka Rion itu punya kekuatan, awalnya aku kaget loh pas tahu dari kalian". kata Acep.
"Rion ku mohon bertahanlah, semoga kau menang, kau tahu aku sangat mengkhawatirkan mu, karena aku".
"KARENA AKU MENCINTAIMU RION". gumam Santi dalam hati.
Sementara itu di suatu tempat ada seseorang yang tidak mereka sadari sedang melihat pertarungan Rion dan juga melihat teman-temannya.
"Tidak mungkin itu...Rion". ucap orang tersebut dengan nada terkejut.
Bersambung~~~
...Terimakasih banyak sudah membaca ☺️...
...Maaf bila akhir-akhir ini tidak update dikarenakan author banyak kesibukan dan juga koneksi yang tidak stabil 🙏☺️...