BUKAN SUPERHERO

BUKAN SUPERHERO
Keluarga Yang Dirindukan


*Flashback*


Dahulu kala hiduplah sebuah keluarga yang bahagia dan harmonis.


Keluarga itu memiliki dua orang anak yang tampan dan cantik. Mereka sangat bahagia, meski dengan hidup berkecukupan.


Suatu hari salah satu anak dari mereka, pulang sekolah dengan wajah yang ceria dan berlari menghampiri sang ayah dan di belakangnya ada sang ibu yang mengawasinya agar anak tersebut tidak terjatuh.


"Ayah coba lihat ini". Kata seorang anak kecil laki-laki tersebut, sambil memperlihatkan sebuah buku raport di tangannya kepada sang Ayah yang sedang mengawasi adiknya yang masih bayi.


"Wah coba ayah lihat " Kata Sang Ayah yang mengambil buku raport dari anak laki-laki tersebut.


"Wah anak ayah hebat sekali, dapat juara 2 di kelas". Kata sang ayah dengan bangga.


"Iya dong, tapi aku gak juara 1 ayah". Kata anak laki-laki tersebut murung.


"Tidak apa-apa juara 2 pun sudah hebat ko, sudah masuk juara 5 besar tuh bagus, itu tandanya anak ayah pintar". Kata ayahnya tersebut sambil mengusap kepala anaknya.


"Ayah mu benar, kamu hebat dan pintar ibu pun bangga padamu". Kata ibu tersebut sambil menggendong seorang bayi kecil.


"Iya". Kata anak itu pelan.


"Kamu tahu tidak, kamu itu no 1". Kata ayahnya.


"Eh no 1 !". Tanya anak itu bingung.


"Iya kamu itu no 1 di hati ayah dan ibu, bukan hanya kamu tapi adik mu juga, kalian berdua no 1 buat kami". Kata sang ayah.


Lalu mereka berempat pun berpelukan bersama.


Hingga tidak ada yang menduganya, sebuah keluarga bahagia menjadi kacau di malam berikutnya.


*


*


*


Seorang pria yang masih setia di dalam mobilnya sambil melihat keluar jendela mobil, lebih tepatnya dia melihat ke arah sebuah gedung sekolah.


Sang sopir yang melihatnya pun semakin di buat bingung, ada apakah dengan tuannya itu, tiba-tiba saja dia selalu merenung setiap hari, entah itu di kantor ataupun di rumahnya.


Dan entah kenapa tuannya itu tertarik sekali dengan anak itu, anak yang baru-baru ini di kenalnya karena anak itu pernah menolongnya, sang sopir tahu kejadian itu karena tuannya ini bercerita, dan dari cerita tuannya tersebut, sang sopir pun jadi tidak mau membiarkan tuannya menyetir mobil sendiri lagi.


Akhirnya di sinilah dia mengikuti kemanapun tuannya pergi. Dan sekarang dia pun mengikuti tuannya tersebut, untuk mencari tahu tentang anak itu.


Bapak tersebut pun masih termenung di dalam mobil, mengingat sebuah kejadian dulu, dia menyesal dan dia ingin kembali ke keluarganya lagi. Dia ingin kembali dari dulu.


Bapak tersebut ingat dulu saat dia sudah sukses dia teringat keluarganya yang dia tinggalkan, akhirnya dia pun kembali ke rumahnya yang dulu, berharap mereka mau menerimanya lagi setelah dia menjelaskan semuanya, tapi sayang saat dia kembali ke rumahnya tersebut, mereka semua sudah tidak ada dan rumah tersebut kosong.


Bapak tersebut pun menanyakan ke tetangga rumahnya, tapi sayang mereka pun tidak tahu kemana keluarganya pergi, lalu dia pun bertahun-tahun pun terus mencari tahu dengan cara apapun menyewa orang sudah dia lakukan tapi nihil tidak pernah ketemu.


Akhirnya dia pun lelah dan sudah menyerah, saat dia sudah menyerah akan keluarganya dia pun tanpa sengaja bertemu dengan anak itu.


Seorang anak yang menolongnya dari pencopet tersebut, seorang anak yang mirip sekali dengan anaknya. Entah beruntung atau apa dia sampai punya pikiran konyol dengan ' apa aku harus berterimakasih pada pencopet tersebut, karena berkat dia aku bertemu anak itu ' katanya dalam hati, tapi itu konyol buat dia.


Tapi dia tahu, dia sangat bersyukur mungkin ini adalah anugerah dari Tuhan karena mempertemukan dia dengan anak itu. Meskipun saat ini dia masih mencari tahu apakah anak itu anaknya atau hanya mirip saja. Tapi apapun hasilnya dia akan terima yang penting sejauh ini dia sudah berusaha untuk mencari keluarganya kembali dan meminta maaf pada keluarganya termasuk istrinya dan anak-anaknya.


Dia berharap semoga dia menemukan petunjuk tentang keluarganya. Karena jauh di dalam lubuk hatinya dia sangat merindukan keluarnya tersebut dan ingin kembali kepada keluarganya lagi memulai hidup bersama lagi, walaupun dia tahu bahwa itu kemungkinan kecil karena dia berpikir apakah mereka akan memaafkannya. Dalam hati dia selalu berharap dia bisa kembali bersama keluarganya yang dulu dia bentuk dan dia pun menangis dalam diam.


*Bersambung~


*Terimakasih bagi yang sudah mau membaca, kali ini author hanya menceritakan sedikit flashback dari seorang bapak-bapak yang pernah di tolong Rion, masa lalu bapak tersebut masih belum terungkap dan masih menjadi rahasia*.


*Terimakasih bagi kalian yang masih setia membaca bukan Superhero sampai episode sekarang, terimakasih banyak🙏😊*


*Love from author untuk kalian semua*☺️