
Masih di sekolah, selesai upacara mereka pun mengikuti pelajaran dengan khidmat, sesekali masih ada yang mengobrol dengan teman sebangkunya.
Akhirnya bel istirahat pun berbunyi, dan guru yang mengajar pun berpamitan.
Saat mereka akan istirahat mereka pun di henti kan oleh ketua kelas mereka karena ada pengumuman penting yang harus di sampaikan.
"Mohon tunggu sebentar kalian, ada pengumuman penting yang harus di sampaikan". Kata sang ketua kelas Andri.
Akhirnya mereka pun duduk kembali di bangkunya.
"Pengumuman yang akan kami umumkan ini adalah bahwa hari sabtu depan sekolah kita akan mengadakan sebuah event, nah tiap kelas diminta untuk ikut berpartisipasi dalam event tersebut". Kata sang wakil ketua kelas Joni.
Semua yang di kelas pun bersorak senang apalagi para perempuan.
"Eh aku mau nanya kita dalam acara event sekolah ini mengundang sekolah lain gak!". Tanya Santi yang mewakili pertanyaan para perempuan di kelasnya.
"Alah kalian mau modus ya kalau ngundang sekolah lain, kalian bisa melihat tuh para coogan di sekolah lain kan". Tuduh Radit.
"Lah ". Kata semua perempuan di kelas itu menyoraki Radit.
"Heh lo itu ya cowok gak kan ngerti gimana rasanya jadi kita melihat seorang Coogan". Kata Santi.
"Coogan dengkul mu heh dikelas kita juga nih banyak Coogan ya terutama aku paling tampan hahaha". Kata Radit sambil tertawa.
"Alah ". Kata semua perempuan yang ada di kelas.
Bukan hanya para perempuan tapi semua para laki-laki di kelas pun langsung memberi Radit dengan tatapan membunuh karena Radit menyebut dirinya coogan paling tampan dikelas dan dengan bahasa tatapan mereka pada Radit 'CARI MATI LO SAMA KITA HAH'.
Yah kecuali Rion dan Andri yang cuek bebek.
Setelah di berikan tatapan seperti itu oleh teman-temannya Radit pun langsung ciut seketika dan pundungan di pojokan kelas.
"Tentu saja kita akan mengundang sekolah lain, karena ketua OSIS sekolah kita sudah mengirimkan surat undangan ke sekolah-sekolah yang akan sekolah kita undang, selain kita mengundang sekolah lain, kalian juga boleh membawa teman, sahabat, keluarga atau pacar kalian kemari". Kata Joni.
"Yeay". Seketika satu kelas ricuh.
"Nah sekarang kalian pikirkan event apa yang ingin kalian tampilkan di kelas kita". Kata Andri.
"Nah Santi maju ke depan kelas, sebagai sekretaris kelas kamu coba tuliskan di papan tulis event yang ingin teman sekelasnya tampilkan". Suruh Joni.
"Baik". Ucap Santi.
Santi pun maju ke depan kelas.
"Nah sekarang kalian sebutkan event yang ingin kalian ingin tampilkan di event sekolah nanti". Tanya Andri kepada teman-temannya.
"Drama romantis dan cafe ". Kata para perempuan di kelas.
"Tanding Mobile legend". Kata laki-laki di kelas kecuali Rion.
"Huh". Sorak semua perempuan di kelas.
"Nah Santi coba tuliskan ya drama dan cafe". Suruh Andri kepada Santi.
"Nah sekarang drama apa yang ingin kalian tampilkan". Tanya Andri menanyakan kepada teman-temannya.
"Cinderella". Saran semua para perempuan.
"Putri salju biar ada adegan romantis" Kata semua para lelaki.
"Drama azab". Kata Acep sendiri.
"Huh". Kata semua temannya di kelas menyoraki Acep.
"Heh Acep lo benar-benar udah ketularan emak lo ya". Kata Doni.
"Kau pikir kita mau syuting sinetron". Lanjut Selly.
Acep pun langsung pundungan di pojokan menemani Radit.
"Bagaimana kalau yang berbeda kayak Aladin gitu". Kata Joni memberi saran.
"Boleh-boleh". Kata satu kelas setuju.
"Nah karena semua sudah setuju cafe nya mau tentang apa?"Tanya Andri.
"Gimana kalau cafe kopi". Kata Doni.
Dan semua anak lelaki setuju.
"Heh Don, lo pikir semua anak di kelas suka kopi semua yang adil dong". Kata Riska.
"Gimana kalau cake dan segala jenis minuman tapi minuman yang halal ya".Seru Amel menyarankan.
"Ide bagus tuh". Kata Santi setuju.
Dan semua murid di kelas setuju, akhirnya event pun sudah di tetapkan, kelas mereka akan menampilkan drama Aladin dan cafe.
"Nah karena acara event ini juga bukan hanya acara senang-senang tapi juga kita jadikan sebagai acara amal, nah nanti kalian saat event akan kami berikan waktu untuk mengunjungi event yang akan di tampilkan kelas-kelas lain". Kata Andri menjelaskan.
"Kalian mengerti, kalau ada yang tidak di mengerti boleh ditanyakan". Kata Joni.
"Kami mengerti". Kata semua temannya dikelas.
"Nah untuk kostum nya nanti kita runding kan di group chat kelas, lalu untuk brosur nya nanti akan saya print". Kata Andri.
"Baik". Kata semua teman-teman sekelasnya.
"Ya sudah silahkan istirahat, terimakasih atas waktunya". Kata Joni.
Akhirnya mereka pun membubarkan diri untuk istirahat mumpung ada waktu sebelum bel berbunyi lagi.
"Terimakasih bagi yang sudah mau membaca, jangan lupa vote"😊🙏