
Bugh Duagghh Prang
Di sebuah tempat yang sangat sepi, jarang sekali di lalui oleh orang-orang.
Di tempat itu masih terjadi pertarungannya para pria berjas hitam dan sekumpulan remaja SMA dengan 3 laki-laki dan satu perempuan.
"Duh mereka ini apa maunya sih?". Tanya Santi kesal.
"Aku juga tidak tahu, mereka tiba-tiba mencegat kami berdua". Jawab Roni.
"Ya sudah kita akhiri saja, Brian bantu aku". Teriak Santi pada Brian.
"Ok dengan senang hati". Kata Brian sambil menghampiri Santi.
Joni dan Andri pun melakukan hal yang sama mereka akan saling bekerja sama juga.
"Kalian siap kita bagi dua tim". Kata Santi sambil tersenyum misterius.
"Ya". Seru mereka.
"Yap mulai". Kata Santi.
Duagghh
Santi pun memukul satu orang pria berjas hitam sampai tersungkur ke tanah.
"Wah pukulan mu benar-benar hebat ya Santi, untungnya pukulan mu itu tidak kau gunakan pada Radit, kalau sampai kau menggunakannya mungkin Radit bakal terkapar di rumah sakit". Ejek Andri.
"Huh kau mengejekku ketua kelas". Kata Santi sebal.
Sebagian para pria berjas itu berdiri mengelilingi Santi dan Brian.
"Waduh ini gawat". Kata Brian dengan tenang.
"Ya, kita tidak punya pilihan lain, ayo Brian kau siap?". Tanya Santi.
"Ya". Jawab Brian.
Hup.
Santi pun di tangkap oleh Brian, lalu Brian pun memutarkan tubuh Santi, sehingga kaki Santi menendang satu persatu pria berjas tersebut.
Duagghh.
"Wah duet yang hebat". Kata Andri takjub.
Dan Santi pun langsung turun dari pelukan Brian.
"Tentu kita harus kompak kan". Kata Santi sambil membanggakan dirinya.
"Nah sekarang giliran kita, ayo Joni". Ajak Andri.
"Baiklah". Sahut Joni.
"Coba aku lihat sehebat apa duet ala paketu dan waketu kelas". Kata Santi sambil melipatkan tangan.
"Tidak". Kata Santi cepat.
"Nah kita mulai". Kata Andri.
Andri dan Joni pun akhirnya maju dan menghajar satu-satu pria berjas tersebut.
Buaggh Duagghh Prang Gubrak.
Sementara itu di sebuah jalan raya tepat tidak jauh dari arena pertandingan, ada seseorang yang sedang melewati jalan tersebut.
"Duh jadi harus memutar jalan untuk ke halte berikutnya gara-gara ketinggalan bus jurusan jalan ke rumah". Kesal pria tersebut.
"Tapi tidak apa-apa? soalnya tadi ku kan bantu orang dulu, jadi anggap saja ini hikmah lebih senang untuk membantu orang".
"Ngomong-ngomong ko jalanan ini sepi sekali ya, sepertinya jarang sekali ada orang uang yang melewati jalan ini". Kata pria tersebut sambil berjalan melewati banyak pepohonan.
Jalanan yang di lalui nya tampak sepi dan banyak sekali pohon lebat di pinggir jalan.
Pria tersebut harus ketinggalan bus karena , tadi ada seorang ibu-ibu yang membawa barang belanjaan yang amat banyak sedang mencari kendaraan umum.
Dan dia pun membantu ibu-ibu tersebut membawakan barang belanjaannya dan mencarikan kendaraan umum seperti taksi.
Lalu setelah itu dia kembali ke halte bus sekolah dan saat dia sampai ke halte bus tersebut, bus tujuan arah rumahnya sudah berangkat dan tidak ada bus lain, jadi dia harus memutar arah ke halte bus yang agak jauh dari sekolahnya.
Ketika dia sedang berjalan di sepanjang jalan tiba-tiba dia mendengar suara orang berkelahi.
"Loh kok seperti ada orang yang berkelahi, suaranya sangat jelas". Kata pria itu dalam hati.
Lalu Pria tersebut pun mendekati arah suara tersebut dan betapa kagetnya dia melihat teman-temannya sedang berkelahi dengan segerombolan pria berjas hitam berbadan besar.
"Ini bahaya, kenapa mereka berkelahi?". Tanya pria tersebut.
Akhirnya dari kejauhan pria tersebut pun mengeluarkan sebuah listrik dari dalam tangannya dan mengarahkannya pada sekumpulan pria berjas hitam tersebut.
Dan listriknya pun berhasil lalu membuat pria berjas tersebut terkena sengatan listrik tersebut dan pingsan.
"Loh ada apa ini?".Tanya Brian.
"Loh listrik". Joni bingung.
"Listrik ini bukan kah Rion". Dalam hati Andri.
Saat mereka sedang kebingungan, tidak berapa lama ada suara langkah kaki yang mendekat ke arah mereka.
"Teman-teman kalian tidak apa-apa?". Tanya Orang tersebut dengan nada khawatir.
Mereka pun langsung melihat ke arah orang tersebut dan terkejut.
"Rion". Sahut mereka bertiga (Andri,Santi dan Joni).
Bersambung ~~~~
...Terimakasih sudah membaca novel saya ☺️...