
Setelah mereka selesai makan di kantin dan mengobrol-ngobrol sedikit, Santi dan Selly pun ijin undur diri duluan karena ada urusan dengan Amel entah urusan apa, itu urusan wanita.
"Hei kalian kita duluan ya, soalnya Amel tadi ngirim pesan ke gue disuruh ke perpus ada urusan katanya". Kata Santi.
"Emang urusan apa sih Santi". TanyaAcep.
"Lo, mau tahu aja Cep urusan cewek, rahasia tahu". Balas Santi
Acep pun langsung pundungan.
"Ya udah gapapa". Kata Andri menengahi sebelum terjadi keributan.
Akhirnya Santi dan Selly pun pergi ke perpustakaan tempat Amel menunggu.
Saat Santi dan Selly sudah pergi mereka pun kembali melanjutkan obrolan mereka.
"Guys, kita ngapain lagi ya!" Tanya Radit kepada teman-temannya.
"Ngapain ya enaknya". Kata Acep sambil berpikir.
"Gimana kalau kita main basket yu kali-kali aja, sebagian ajak cowok-cowok dikelas kalau kurang". Kata Rion.
"Boleh sih udah lama juga, coba gue kirim pesan di group kelas cowoknya ada yang mau ikutan gak, kalau mau langsung kumpul di lapangan yang ada ring basket". Kata Andri sambil mengetik pesan di handphonenya.
"Ide bagus tuh". Kata Radit yang setuju dengan Andri.
Akhirnya Andri pun mengirim chat di group kelas. Sambil menunggu balasan dari teman di kelasnya mereka pun akhirnya melanjutkan obrolan mereka dan menghabiskan minuman mereka.
Handphone Andri pun berbunyi dan melihat ada balasan chat di group kelas.
"Guys kata si Doni sebagian yang mau ikutan udah kumpul di lapangan". Kata Andri.
"Wah akhirnya ayo". Kata Radit senang.
Akhirnya mereka pun segera menghabiskan minuman pesanan tersebut dan berlalu pergi dari kantin ke lapangan.
Setibanya di lapangan ternya Doni, Irvan dan yang lainnya sudah kumpul.
"Hai bro udah pada ngumpul nih". Tanya Radit
basa-basi.
"Udah dari tadi kali Radit". Balas Doni
"Ya lah gue cuman nanya aja Don". Kata Radit kesal.
"Ya udah karena yang ikut semuanya cuman ada 6 orang gimana kalau kita bagi 5 orang 5 orang sebagian wasit". Kata Andri.
"Oke setuju, timnya kita acak". Kata Doni yang setuju dengan Andri.
Akhirnya mereka pun melakukan pengacakan tim. Seperti tim Rion, diantaranya, Andri, Doni, dan 2 orang teman mereka Soni dan Ahmad.
Lalu di tim Radit ada, Acep,Irvan, Budi dan Bagas.
Setelah mereka dibagi tim, dan yang jadi wasit adalah Joni wakil ketua kelas mereka katanya dia gak mau jadi pemain dia ingin jadi wasitnya saja sekalian sebagai pencatat skor.
Nah akhirnya pertandingan pun dimulai, banyak sorak-sorak ramai dari anak-anak perempuan kelas mereka yang ikut menyaksikan pertandingan anak cowok kelas mereka.
Anak-anak perempuan tersebut tahu tentang pertandingan tersebut dari group chat yang dikirimkan oleh Andri tadi, yang menonton pun terbagi menjadi 2 tim pendukung, pendukung pertama ada tim Rion dan tim Radit.
Setiap bola yang di masukan okeh tim Rion atau tim Radit. Para pendukung langsung bersorak heboh.
Kelas lain yang penasaran akhirnya pun ikut menonton juga.
"Tim Rion mana Suaranya". Kata Santi semangat.
"Hore"jawab pendukung tim Rion heboh.
Radit yang melihatnya pun syok.
"Buset heboh bener nih, tim Rion paling banyak". Kata Radit.
"Yah namanya cewek suka ngelihat yang tampan, baik dan pintar macam Rion". Kata Acep.
Akhirnya mereka pun melanjutkan pertandingan basket mereka dengan penuh semangat karena adanya pendukung tim.
"Eh lo Santi kenapa jadi pendukung tim Rion, gak tim Radit Santi". Tanya Selly.
"Ogah ah, gue kesel sama dia". Balas Santi
"Lah kan lo suka ribut melulu ya sama dia itu akhirnya, secara tidak langsung kalian itu makin akrab". Kata Selly jahil.
"Ogah, gak juga deh gue sama dia akrab yang ada kayak tom and jerry". Kata Santi kesal.
"Jangan gitu lo Santi, bisa-bisa benci jadi cinta". Kata Amel.
Mereka pun tertawa dan Santi cemberut. Pertandingan pun semakin sengit.
Tiba-tiba bel pun berbunyi pertanda waktu istirahat selesai dan murid-murid harus segera masuk ke kelas.
Dan pertandingan pun usai dengan tiupan peluit Joni yang entah dapat dari mana peluitnya.
Dan hasilnya pun sudah ditentukan pemenangnya tim Rion dan kawan-kawan, para pendukung pun bersorak. Akhirnya mereka pun bubar dan masuk ke kelas bersama-sama.
Sebagian ke kantin untuk membelikan minuman untuk yang habis bertanding karena capek dan haus.
*Terimakasih bagi yang sudah mau membaca novel saya ini maaf bila ceritanya kurang seru atau pendek, saya masih belajar🙏 dan jangan lupa kritik dan sarannya agar saya semangat dalam membuat novel saya ini serta jangan lupa vote ya, terimakasih banyak😊*