BUKAN SUPERHERO

BUKAN SUPERHERO
Hari Minggu (2)


Mereka semua pun akhirnya sampai di wahana permainan. Mereka pun akhirnya menuju tempat parkir yang disediakan untuk memarkirkan motor mereka.


Setelah mereka selesai mermakirkan motor mereka, mereka semua pun membeli sebuah tiket masuk dan sebuah karcis untuk menaiki berbagai wahana di wahana permainan tersebut.


Sesampainya mereka membeli tiket masuk dan karcis akhirnya mereka pun masuk ke wahana permainan tersebut.


Di wahana permainan tersebut terdapat berbagai macam wahana permainan, di wahana permainan tersebut terdapat juga stand-stand berbagai jajanan makanan dan minuman, serta ada juga pasar malam.


"Wah padahal masih pagi udah seramai ini apalagi malam". Kata Radit takjub.


"Iya ramai banget ya padahal mau menuju siang nih, banyak jajanannya juga lagi". Kata Selly takjub melihat berbagai stand jajanan yang berjejer.


"Apalagi kalau malam katanya ramai, nah suka ada pasar malam". Kata Santi.


"Nah karena udah sampai enaknya kita mau naik wahana permainan, makan nih". Kata Doni.


"Ah kalau gue sih enaknya makan dulu". Kata Acep dengan semangat.


"Pikiran lo malah makan melulu Cep"


Kata Radit.


"Serah gue lah, gue-gue ini kenapa lo yang sewot". Balas Acep.


"Udah-udah jadi mau ngapain dulu nih kita". Kata Andri yang menengahi Radit dan Acep yang akan saling serang mulut.


"Gimana kalau kita naik dulu sedikit beberapa wahana permainan sambil menunggu siang, nah kalau hari sudah siang kita baru jajan makanan untuk makan siang". Kata Amel mengusulkan ide.


"Bagus tuh ide Amel". Kata Irvan.


"Oke deh jadi mau naik wahana apa dulu!"Tanya Andri kepada teman-temannya.


"Gimana kalau naik rollercoaster". Saran Riska.


"Boleh deh, yang lain setuju kan". Tanya Joni.


Yang lain pun mengangguk yang artinya setuju. Akhirnya mereka pun menaiki wahana permainan rollercoaster.


Bagi Rion ini adalah pengalaman dia bermain bersama teman-temannya sangat menyenangkan, Rion tidak akan melupakan kenangan ini.


Setelah mereka menaiki wahana rollercoaster mereka pun melanjutkan ke wahana permainan yang lainnya dan mereka pun menyempatkan untuk foto-foto bersama, menggunakan handphone maupun foto box.


Hari pun tidak terasa sudah semakin siang , dan mereka pun mengunjungi salah satu kedai jajanan di wahana permainan tersebut untuk makan siang bersama. Mereka pun mulai memesan makanan dan minuman mereka.


Akhirnya pesanan mereka pun datang dan mereka pun mulai menyantap makanan dan minuman yang mereka pesan, sambil mengobrol.


"Wah tadi permainannya seru ya". Kata Acep.


"Yap, coba tengok ini foto-fotonya juga bagus, nanti aku kirim ke chat group ya". Kata Siska sambil memamerkan foto di handphonenya.


Akhirnya mereka pun selesai makan,dan mereka pun melanjutkan menaiki wahana yang lainnya.


Selesai menaiki wahana mereka pun lanjut jalan-jalan ke stand- stand jajanan kuliner dan sesekali mencoba stand permainan, menembak kaleng, melempar bola, memancing dan lainnya agar dapat hadiah.


Akhirnya hari pun tidak terasa sudah semakin malam, stand-stand pun semakin banyak, ada juga pasar malam yang sudah di buka, dan ada juga sebuah pertunjukan sulap.


"Eh guys kita kemana lagi ya".Tanya Doni.


"Gimana kalau kita lihat pertunjukan sulap saja sepertinya ramai". Saran Riska kepada teman-temannya.


Dan mereka semua pun setuju untuk melihat pertunjukan sulap. Selesai mereka melihat pertunjukan sulap mereka pun berjalan-jalan menuju pasar malam untuk melihat-lihat dan sesekali membeli apa yang mereka inginkan. Rion pun membeli sesuatu untuk Ibu dan adiknya dari pasar malam, setelah berkeliling di pasar malam, mereka pun memutuskan untuk menaiki wahana terakhir sebelum pulang yaitu wahana kincir angin, mereka sengaja menaikinya pada malam hari dan menjadi wahana terakhir yang dinaiki agar menarik karena bisa melihat pemandangan indahnya kota pada malam hari di atas langit.


Mereka menaiki wahana kincir angin di bagi 2 kubu, kincir angin pertama di naikin oleh para cewek seperti Santi,Selly, Amel dan Riska. Kincir angin kedua dinaiki oleh para cowok ada Rion, Radit, Andri, Acep, Joni, Doni dan Irvan.


Mereka semua pun senang bisa melihat pemandangan indahnya kota pada malam hari bersama teman meski dibagi 2 kubu. Saat mereka sedang menikmati pemandangan tiba-tiba semua listrik di wahana bermain padam.


Mereka pun terkejut dan melihat ke bawah, semua orang panik, mereka pun tidak bisa turun ke bawah. Para cewek bahkan kaget dan ketakutan.


Dibawah semuanya gelap, dan para pemandu wahana, serta satpam di wahan tersebut segera bertindak agar kita tenang dan mengikuti arahannya, mereka akan membenarkan sumber listrik di wahana permainan tersebut.


"Gimana ini". Kata Radit kaget.


"Tenang-tenang kita ikutin arahan para petugas". Kata Rion menenangkan teman-temannya.


"Oh iya para cewek gimana kabarnya". Tanya Doni khawatir.


"Coba aku telepon Selly". Kata Joni.


Setelah melihat-lihat dari atas, Rion pun akhirnya menemukan sumber listrik wahana tersebut, dan mencoba menggunakan kekuatan listriknya menggunakan tangannya dan mengalirkan listriknya ke arah sumber listrik tersebut.


"Semoga berhasil". Kata Rion dalam hati.


Akhirnya usaha Rion pun berhasil dan wahana permainan kembali berjalan serta lampu-lampu yang padam akhirnya menyala kembali.


"Syukurlah berhasil". Lanjut Rion dalam hati dan tersenyum lega.


Dan mereka pun akhirnya turun dati wahan kincir angin tersebut. Dan para cewek pun yang turun dari wahana permainan juga dengan kondisi sok dan ketakutan.


Akhirnya mereka pun membantu para cewek untuk menenangkan diri di bangku taman. Setelah para cewek merasa tenang akhirnya mereka pum berinisiatif untuk segera pulang ke rumah keburu lebih malam dan juga besok mereka harus sekolah.


Mereka pun akhirnya menaiki motor mereka masing-masing dengan boncengan seperti tadi kecuali Selly yang asalnya bersama Riska menjadi bersama Irvan, karena rumah mereka dekat.


Akhirnya setelah memberikan tiket parkir mereka pun keluar dari tempat parkir, menuju rumah mereka untuk pulang.


*Terimakasih bagi yang sudah mau membaca jangan lupa vote ya 😊🙏*