Aku berbeda

Aku berbeda
Dendam


"Mengapa kamu bilang aku memiliki aura tubuh yang berbeda?, bukankah semua orang juga memiliki aura yang berbeda beda??.." Tanya Lily kembali pada hantu wanita tua kembali.


"Memang semua orang memiliki aura yang berbeda, tapi hanya sebagian yang memiliki aura yang menggoda. hihihihihihi.." Jawab hantu wanita tua itu pada Lily.


"Benar sekali katamu, setiap kali aku datang ke tempat tempat yang ada penghuninya hantu seperti kalian, pasti mereka semua akan langsung keluar dan melihatku. " kata Lily kembali pada hantu wanita tua.


"Oh ya, kamu bilang tadi suka dengan anak anak, lalu, mengapa kamu suka menculik mereka?." Tanya Lily kembali pada hantu wanita tua itu dengan penuh penasaran.


"Aku sebenarnya tidak menculik mereka, aku cuma meminjam mereka sebentar untuk ku ajak bermain bersama. Ini semua kulakukan karena aku kangen dengan anakku. " Jawab hantu wanita tua itu dengan nada sedih, seakan tidak ingin menceritakan kisahnya yang sudah lama terpendam.


"Kalau kamu tidak mau menceritakannya tidak apa apa, tapi kalau kamu butuh teman untuk mendengarkan ceritamu, aku siap menjadi temanmu. " Kata Lily kembali pada hantu wanita tua tersebut.


"Terimakasih Lily, kamu anak yang baik, baiklah aku akan berbagi sedikit kisahku padamu. " Jawab hantu wanita itu lagi.


Tak lama kemudian, muncul sosok wanita muda yang cantik dengan pakaian putih, rambut lurus sebahu, dan memiliki mata yang indah. Dia lalu duduk disebelah Lily, sambil memeluk Lily dan menangis pelan.


"Sebenarnya aku dulu mempunyai anak yang sangat cantik.. dia lah semangatku. Tetapi, dia dibunuh oleh ibu mertuaku cuma gara gara tidak suka dengan anakku. " Jawab hantu wanita tua itu dengan lirih.


"Dulu aku sama suamiku menikah secara diam diam, karena kami memang saling mencintai.. jadi kupikir setelah menikah semuanya akan indah dan baik baik saja, tapi.. ternyata dugaanku salah. Ibu mertuaku sangat membenciku, apalagi setelah anakku lahir, dia bahkan sudah berkali kali ingin mencelakakan anakku, tapi selalu gagal.. akhirnya dia menyerah dan pergi ke dukun. " Jawab hantu wanita tua itu kembali.


"Lalu apa yang diperbuat dukun itu pada anakmu?" Tanya Lily kembali pada hantu wanita tua itu.


"Awalnya aku tidak tahu apa yang diperbuat dukun itu pada anakku, aku tahu dari cerita Bibi yang disuruh ibu mertuaku. Awalnya aku tidak percaya pada cerita Bibi, namun aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri, Ibu mertuaku menyuruh Bibi untuk menyiksa ayam cemani lalu membunuhnya dengan cara mencekiknya sambil menyebut namaku." Kata Hantu wanita tua itu pada Lily sembari menangis.


"Sejak saat itu, anakku yang masih bayi sering menangis tanpa sebab dan sakit mendadak lalu meninggal. " Kata hantu wanita tua itu kembali pada Lily.


"Lalu sejak anakku meninggal, q menjadi depresi, dan sakit, lalu aku bunuh diri. " Kata Hantu wanita tua itu kembali.


"Lalu apa yang terjadi dengan suamimu?. " Tanya Lily yang masih penasaran dengan cerita hantu wanita tua itu.


"Tidak lama setelah aku pergi, suamiku dijodohkan oleh ibunya dan kini sudah bahagia dengan istri barunya. Sejak saat itu aku menjadi sangat dendam dengan ibu mertuaku dan sangat benci dengan mantan suamiku, hingga akhirnya aku sering mencelakakan orang yang lewat dijalan, dan menculik anak anak untuk ku ajak bermain. " Kata Hantu wanita tua itu kembali pada Lily.