Aku berbeda

Aku berbeda
Kisah Lena


"Tega banget sih orang tua mu Lena. " Ujar Lily pada Hantu kecil itu.


"Aku akan ceritain kisahku sama kakak, tapi kakak harus pergi dulu dari coffe ini, sebelum wanita jahat itu mengganggu kakak dan teman teman kakak. " Ucap Lena pada Lily.


"Baik Lena, tapi janji ya, nanti cerita ke aku. " Balas Lily kembali.


"Iya kak, tetapi sebelum kakak pulang kakak bawa bunga kopi ini ya, karena aku tidak bisa meninggalkan coffe ini, jadi lewat bunga ini q bisa bercerita sama kakak. " Ujar Lena kembali pada Lily.


"Maksud kamu, kamu tidak bisa pergi dari coffe ini Lena?,. " Tanya Lily kembali pada Lena karena penasaran.


"Iya kak, selama ada tali dan mantra itu yang masih mengikat jasadku, aku tidak bisa pergi kemana mana kak. " Jawab Lena kembali.


"Yak ampun, jahat sekali orang tuamu, semoga suatu saat dibalas ya. " Balas Lily geram mendengar cerita Lena.


***


Setelah itu, Lily pun mengajak teman temannya untuk segera pulang ke rumah..


"Aris, pulang yuk.. yang lain juga yuk, dah hampir isya, hawanya juga agak serem. " Ucap Lily pada teman temannya.


"Iya ris, pulang yuk, aku setuju sama Lily, takut mau ke toilet daritadi, gara gara dengar ceritamu. " Jawab Yul Yul.


"Ayok tak anterin Yul, ke toilet kan?, aku juga mau ke toilet ini. " Ucap Sinta.


"Aku juga ikut dong.. aku penasaran sama toiletnya. " Balas Ayu.


"Lah Ayu ini gimana sih, yang lain mau ke toilet karena ketakutan, eh ini anak malah penasaran sama toiletnya. " Balas Ryan.


"Ih, gak papa to, semakin ingin tahu itu semakin baik. " Balas Ayu sewot.


"Iya deh, ngalah, cewek memang selalu benar, dan cowok gak ada benarnya di mata cewek. " Balas Ryan mengalah.


"Lily, kamu mau ikut ke toilet juga gak?,. " Tanya Sinta pada Lily.


"Iya udah deh, aku ikut. " Jawab Lily pada Sinta.


Dan karena toiletnya dua, jadinya Lily dan teman temannya pun bergantian. Karena penasaran dengan bau apa itu, Lily pun bertanya pada Sinta.


"Hey Sin, kamu mencium bau sesuatu gak?,. " Tanya Lily pada Sinta.


"Gak ih, hidungku lagi bampet soalnya. " Jawab Sinta pada Lily.


"Memang kamu mencium bau apa Lily?,. " Tanya Yul Yul.


"Gak sih, aku cuma nanya kok, mungkin hidungku lagi sensitif ajah. " Ucap Lily kembali pada Yul Yul, karena tidak ingin menakuti teman temannya.


"Aku sudah selesai, ahh leganya. " Ucap Ayu sembari keluar dari toilet.


"Langsung senyum lega ya yu. " Kata Lily.


"Iya nih, udah enakan nih perut, ternyata gak enak ya nahan itu, haha. " Balas Ayu.


"Iyalah, bahaya loh, bisa mengakibatkan penyakit. " Jawab Sinta.


"Betul itu. " Ucap Nana.


Tiba tiba ada bunyi dari samping toilet..


"Krekkk... krekkk.."


"Ih, apa ituh?,. " Tanya Ayu.


"Ayok Sin, cepetan, aku takut ini. " Kata Nana pada Sinta didalam toilet.


"Iya iya bentar lagi selesai ini. " Jawab Sinta dari dalam.


"Krekkk.. krekkk.. "


Bunyi itu berbunyi lagi.. sontak Lily dan teman temannya pun berlari keluar dari toilet.. dan tentu saja itu mengagetkan barista dan para karyawan di Coffe itu.