World Top System

World Top System
Energi Jahat Murni


"Hah, hah hah, Sial bocah ini sangat kuat." Gumam Tetua Ma, setelah dia menjaga jarak ketika Yang Zhu sudah berhenti menyerang.


"Kenapa Pak Tua? Apakah kau sudah kelelahan?" Ucap Yang Zhu dengan mengejek.


"Diam kau bocah sialan, aku akan lebih serius lagi melawanmu." Kemudian Tetua Ma mengeluarkan sebuah pedang tingkat Langit Menengah dari cincin penyimpanannya.


Yang Zhu yang melihat itu, juga ikut mengeluarkan pedang Hitam dari penyimpanan sistem dan berkata, "Karena kau sudah lebih serius lagi, maka aku juga akan sedikit serius bermain denganmu."


Mendengar Itu Tetua Ma terkejut, 'Sial, dari awal dia belum serius? Apakah dia hanya mempermainkanku sejak awal?' Batin Tetua Ma, Setelah itu pertarungan mereka kembali terjadi.


Tetua Ma langsung saja menerjang Yang Zhu dengan pedagang di tangannya.


Melihat Itu Yang Zhu tidak tinggal diam, dia juga menangkis serangan tetua Ma dengan pedagang Hitam.


Ting.


Yang Zhu tersenyum dan berkata, "haha, baiklah, ayo kita lanjutkan." Lalu Yang Zhu membalas serangan Tetua Ma dengan balas mengayunkan pedangnya setelah mendorong pedang Tetua Ma.


Ting. Ting. Ting, Aku masih Ting, Ting.


Mereka terus - menerus saling tukar serangan, tapi terlihat jika Yang Zhu lah yang memimpin atau lebih unggul dalam pertarungan itu, sedangkan Tetua Ma hanya bisa bertahan tapi juga sesekali menyerang.


Sekitar 10 menit kemudian, Terlihat tetua Ma yang sudah mulai kewalahan, sedangkan Yang Zhu masih dengan kondisi baik - baik saja.


"Hah, hah, Sialan kau bocah, berhenti bermain - main dengan Ku." Teriak tertua Ma yang masih menangkis serangan Dari Yang Zhu.


Slashhh.


Tangan Kiri dari tetua Ma yang tidak memegang apapun berhasil di potong oleh Yang Zhu


"Argghhhh, beraninya kau."


Yang Zhu berhenti menyerang dan hanya tersenyum, lalu berkata sambil menatap Tetua Ma yang berada 20 meter di depannya, "Baiklah Pak Tua, saatnya untuk mengakhiri pertarungan kita."


Yang Zhu berkata begitu karena dia juga sudah melihat jika Su bersaudara sudah berhasil mengalahkan 9 orang berjubah yang mereka lawan.


Yang Zhu kembali lagi menerjang ke arah tetua Ma, tapi ketika Yang Zhu telah berjarak 5 meter dari tempat Tetua Ma, ledakan besar terjadi di sekitar tetua Ma yang membuat Yang Zhu terdorong mundur sejauh 50 meter dan berhenti setelah jatuh di tanah


Booooommmmmmmm.


Yang Zhu kembali berdiri dan melihat ke arah Tetua Ma, yang sekarang tubuhnya sudah terlapisi sebuah energi berwarna merah kehitaman, dan tangan yang sudah berhasil Yang Zhu potong terlihat tumbuh kembali, seperti beregenerasi.


"Apa Yang terjadi? e-energi ini? Sistem apakah kau tau apa yang sedang terjadi?." Tanya Yang Zhu yang dapat merasakan energi jahat itu dari energi yang meluap - luap mengelilingi tetua Ma.


[Peringatan!!! Tuan harus segera membunuhnya, jika tidak dia akan berhasil menggabungkan seluruh energi jahat itu ke dalam tubuhnya, dan jika dia telah berhasil energi itu akan menjadi energi jahat Murni miliknya dan juga kekuatannya akan naik 1 ranah walaupun ada hukum alam.]


"Tapi kenapa dia memiliki energi itu, bukannya aku belum lama ini membunuh anaknya?." tanya Bingung Yang Zhu, karena dia tidak tau bagaimana Tetua Ma memiliki kekuatan itu, sedangkan dirinya belum lama ini membunuh anak dari tetua Ma


[Itu karena dia telah mengorbankan keluarganya yang lain, dan untuk anaknya itu, dia akan menggunakannya sebagai langkah terakhir untuk proses penggabungan energi jahat itu menjadi miliknya sendiri, dan dia akan berhasil mendapatkan energi jahat murni dari monster yang sangat jahat itu.]


[Karena Tuan telah membunuh anaknya, maka bisa dikatakan tuan telah membantu dirinya untuk melakukan proses itu.]


Mendengar itu Yang Zhu kaget, dia tidak menyangka jika tetua Ma yang terlihat sangat menyayangi anaknya sampai ingin membunuh dirinya yang sudah membunuh anaknya, malah akan melakukan hal seperti itu.


Dan lagi yang ternyata dia telah membantu proses penggabungan energi jahat Tetua Ma dengan membunuh putra tetua Ma.


"Sial, aku harus segera membunuhnya." Kemudian Yang Zhu kembali menerjang ke arah Tetua Ma.


Tapi sayangnya langkah Yang Zhu terhenti karena sudah terlambat, dan tetua Ma telah berhasil melakukan proses penggabungannya.


"Hahahaha, kekuatan ini? Sangat kuat hahahaha." Terdengar tawa Tetua Ma.


"Bocah sialan, dengan kekuatanku yang sekarang aku akan membunuhmu, hahaha." Lanjutnya sambil menatap Yang Zhu yang berada 30 meter di depannya.


Yang Zhu memang berniat untuk tidak terlalu sering menggunakan Kekuatan Tubuh Agungnya, lagi pula kekutan Tetua Ma masih setara dengan kekuatannya, karena Yang Zhu bisa melawan orang yang berada 5 tingkatan di atasnya.


Tetua Ma langsung saja menyerang Yang Zhu.


"Teknik seribu pedang: serangan 2 pedang." Teriak Tetua Ma.


Dan terlihat 2 pedang muncul di depannya dan langsung menuju ke arah Yang Zhu.


Yang Zhu tentu saja tidak tinggal diam, dia langsung melesat menggunakan langkah cahayanya ke arah tetua Ma dan langsung menyerangnya setelah menepis 2 pedang yang sedang menuju ke arahnya.


Tringgg.


Ting. Ting. Ting. Ting.


Lagi - lagi terjadi kembali pertempuran di antara mereka, tapi kali ini mereka terlihat seimbang.


Yang Zhu terus mengayunkan pedangnya dan tetua Ma yang menangkis dan kembali menyerang.


Melihat Serangannya gagal, Yang Zhu melompat mundur, tapi tetua Ma langsung saja menerjang ke arah Yang Zhu dan siap untuk menusuk perut Yang Zhu menggunakan pedangnya.


Dengan Pengalaman bertarung Yang Zhu yang lebih baik dari Tetua Ma, tentu saja Yang Zhu dapat menghindarinya, dengan menangkis menggunakan pedang miliknya.


Dan kembali Yang Zhu menyerang dengan langsung mengincar leher Tetua Ma, melihat itu Tetua Ma langsung melompat mundur untuk menghindari serangan Yang Zhu, Tapi,


"Teknik Pedang Pemusnah, Gerakan pertama: Tebasan kilat."


Srasshhhhh.


Argghhhh.


Yang Zhu berhasil menebas bagian pundak kanan tetua Ma, dan terlihat sobekan memanjang sampai di bagian dada kirinya dan juga terlihat darah yang sudah berwarna merah kehitaman keluar dari robekan itu.


'Sial, walaupun dengan kekuatan yang sudah sebesar ini, aku juga masih belum bisa mengalahkannya, siapa sebenarnya bocah itu?' Batin tetua Ma setelah melompat mundur dan memegang luka sobek karena serangan Yang Zhu.


"Baiklah pak Tua, sudah saatnya kau pergi dari alam ini dan menjadi penduduk baru alam neraka, aku harap di sana kau bisa menemukan tetangga yang baik." Ucap Yang Zhu dengan datar, lalu dia mengangkat salah satu tangannya,


"Teknik Pedang Pemusnah, Gerakan Kedua: Hujan Pedang."


Lalu muncullah ribuan pedang yang berwarna hitam di atas langit.


Tetua Ma yang melihat itu merasa putus asa, dia tidak menyangka jika dia telah menyinggung orang yang salah.


Jika saja dia tidak memiliki pikiran untuk merebut Yang Zhu dari tangan kekaisaran Qin, pasti di masih akan menikmati seluruh kekuatannya saat ini juga kekayaannya, dan membantu sekte seribu pedang untuk perlahan - lahan menguasai alam ini.


Boooommmmmmm.


Ledakan besar terjadi di sekitar tempat pertarungan mereka setelah Yang Zhu menurunkan tangannya dengan diikuti jatuhnya ribuan pedang itu.


Beruntung Su bersaudara sudah pergi menjauh setelah melihat jika pertempuran Yang Zhu dan tetua Ma sudah di luar batas mereka.


dan tentu saja mereka kaget, mereka tidak menyangka jika kekuatan Yang Zhu yang dari awal hanya menunjukan kekuatan seorang ranah kaisar*1, ternyata memiliki kekuatan yang sangat menakutkan.


Bahkan su bersaudara berpikir jika Yang Zhu ingin menguasai seluruh alam rendah ini, pasti bisa dilakukan dengan muda olehnya.


[Selamat, Tuan berhasil membunuh seorang ranah Tyran*6, mendapatkan,...]


[Selamat, Tuan Berhasil menerobos keranah Tyran*2.]


_____


Makasih yang udah baca, mohon dukungannya:)