World Top System

World Top System
Mei Yang Imut


Ketika mereka sudah berada di dalam halaman istana, mereka dapat melihat seluruh keindahan dari Istana milik Yang Zhu.


Dan juga mereka dapat melihat sekelompok orang yang sedang berlatih dan 2 orang yang sedang melatih mereka.


Guan Yi dan Qin Yu menghentikan langkah kaki mereka.


''T-tuan, a-apakah mereka adalah p-pasukan milik Tuan?.'' Tanya Guan Yi dengan terbata.


Mereka sangat terkejut karena, mereka dapat merasakan pasukan milik Yang Zhu yang terlemah sudah berada diranah Saint*1.


Dan umur mereka juga yang termuda hanya 1 Tahun lebih tua dari usia putra mereka.


Dia juga melihat ada 2 anak kecil lainnya, yang sepertinya salah satu dari mereka berada di usia yang sama dengan putra mereka, sedangkan yang satunya lagi terlihat lebih muda dari putra mereka.


Anak laki-laki yang seumuran dengan putra mereka juga sudah berada di ranah Nirwana*9, Sedangkan anak perempuan Yang lebih muda dari putra mereka sudah berada di ranah Kaisar*9.


Dan juga, ada beberapa orang yang tingkat Kultivasinya tidak bisa mereka rasakan.


Seperti Zhu Zen, Cheng Xui, dan Luo Feng, juga ada beberapa orang lainnya, mereka berdua tidak bisa merasakan tingkat Kultivasi dari mereka, sama seperti disaat mereka bertemu dengan Yang Zhu.


Mereka berdua tau, jika Kultivasi beberapa orang itu sudah berada di atas mereka, dan itulah alasan kenapa mereka tidak dapat merasakan tingkat Kultivasi milik beberapa orang itu.


Yang Zhu juga menghentikan langkahnya, kemudian menjawab, ''Ah, mereka? Ya, mereka adalah Pasukan Agung pasukan milikku sendiri, dan untuk kedua anak kecil itu yang belum mencapai ranah saint, mereka berdua adalah adikku.'' Ucap Yang Zhu dengan bangga.


Dia sangat bangga karena semua orang yang berada dalam pasukannya sudah meningkat pesat.


Mereka semua sudah berada diranah Saint*1-9, dengan Luo Feng Yang memimpin mereka dan juga yang terkuat diantara mereka.


Dia juga bangga kepada kedua adiknya, dia tidak menyangka kultivitas mereka akan meningkat dengan cepat, bahkan hampir menyamai tingkatan Kultivasi pasukan agungnya.


Guan Yi dan Qin Yu benar-benar dibuat terkejut dengan semua itu.


Hal yang mereka lihat sekarang, sangatlah mustahil untuk ada, jika orang luar mengetahui tentang ini, bisa di jamin mereka akan sangat mewaspadai keberadaan Yang Zhu dan pasukannya.


Bahkan, bisa saja mereka akan menganggap Yang Zhu dan pasukannya adalah sekelompok monster yang sedang menyamar menjadi manusia.


Karena, Pasukan milik Yang Zhu bisa saja dengan sedikit usaha dapat menghancurkan seluruh benua Utara.


Bagaimana tidak? di benua Utara, hanya kaisar Qin saja yang sudah berada di ranah Saint*9.


Sedangkan pasukan milik Yang Zhu, mereka memiliki beberapa orang yang sudah berada di ranah Saint*9.


''paman, bibi, ayo kita kesana.'' Lanjut Yang Zhu lalu melangkah ke arah pasukannya yang sedang berlatih.


Guan Yi dan Qin Yu hanya mengikuti dengan diam, karena mereka bingung harus mengatakan apa untuk menanggapi semua ini.


Zhu Zen, Cheng Xui, dan Para Pasukan Agung yang melihat Yang Zhu datang mereka menghentikan latihan mereka lalu sedikit membungkukkan badan dan berkata secara bersamaan,


''Salam Tuan, Selamat datang kembali.''


Sedangkan Rei dan Mei, mereka juga menghentikan latihan mereka, dan berkata sambil berlari mendekat ke arah Yang Zhu,


''Kakak, kakak Sudah kembali.?'' Ucap mereka.


Setelah Mereka berada di dekat Yang Zhu, Yang Zhu langsung saja mengangkat tubuh mungil Mei dan menggendongnya, lalu menjawab.


''Ya, kakak sudah kembali.'' Ucap Yang Zhu sambil mengelus kepala Mei dan mencubit pipinya, kemudian berganti mengelus kepala Rei.


''Rei kau sudah kuat, kekuatanmu sudah hampir mencapai ranah Saint, mungkin sekitar seminggu lagi kamu sudah bisa menerobos.'' Ucapnya kepada Rei.


Rei yang mendengar itu sangat senang karena di puji oleh Yang Zhu, Rei segera menjawab, ''Iya kak, Rei akan menjadi lebih kuat lagi dan akan melindungi kakak dan juga adik Mei nanti.'' Ucapnya.


Yang Zhu hanya tertawa dan berkata, ''Hahaha, baiklah kakak akan menunggu Rei menjadi semakin lebih kuat, agar nanti Rei bisa melindungi kakak, Mei, dan juga semua orang yang harus Rei lindungi.'' ucapnya dan kembali mengelus kepala Rei.


''Hahaha, Iya Mei juga sudah sangat Kuat, kakak sangat senang Rei dan Mei bisa menjadi kuat seperti sekarang.'' Ucap Yang Zhu kemudian kembali mencubit pipi Mei karena dia sangat gemas melihatnya.


''Oh iya, Kakak membawakan teman untuk Rei dan Mei, namanya Guan Yu, nanti Rei dan Mei sering mengajaknya bermain ya.'' Ucap Yang Zhu kepada Rei Dan Mei, sambil menunjuk ke arah Guan Yu yang berada di pelukan Guan Yi.


''Baik Kak, jika nanti Mei dan kak Rei akan pergi memetik buah bersama Bibi Xui, Mei Akan mengajaknya kak.'' Ucap Mei bersemangat karena akan mendapatkan Teman baru.


Sedangkan Cheng Xui yang di panggil bibi oleh Mei wajahnya berubah, dan Zhu Zen langsung saja menertawainya.


''hahaha, Bibi, Hai Bibi Xui, hahahaha.'' Ucap Zhu Zen sambil tertawa.


seketika Cheng Xui menjadi marah karena Zhu Zen menertawainya, lalu berkata, ''K-kau, beraninya kau menertawaiku? akan aku beri pelajaran kau nanti.''


''Aku akan menunggu pelajaran itu darimu bibi Xui, hahahaha.'' balas Zhu Zen sambil tertawa tidak memperdulikan perkataan Cheng Xui.


''nanti juga Mei akan mengajaknya pergi memancing bersama dengan Kak Rei dan Paman Zen.'' Lanjut Mei.


Tawa Dari Zhu Zen seketika terhenti mendengar perkataan Mei, dan sekarang bergantian Cheng Xui yang tertawa sambil berkata,


''Hahaha, apakah memancing itu sangat menyenangkan PAMAN ZEN.'' Ucap Cheng Xui dengan menekan kata Paman kepada Zen.


Mendengar itu, Zhu Zen hanya diam tidak menjawab.


karena seperti biasa, Wanita akan selalu menang jika beradu mulut, jadi Zhu Zen tidak ingin menjawabnya.


***


''Paman, Bibi, Kalian bisa menggunakan tempat ini untuk tinggal disini, Dan jika paman dan bibi, juga Guan Yu ingin berlatih, kalian bisa mencari tempat yang nyaman untuk berlatih dimana saja, paman dan bibi juga bisa ikut berlatih bersama dengan pasukanku nanti jika kalian menginginkannya.'' Ucap Yang Zhu.


Sekarang mereka sudah berada di salah satu kediaman di dalam halaman istana Yang Zhu.


Di Istana Milik Yang Zhu juga memiliki beberapa Rumah mewah kecil selain barak tempat tinggal prajurit.


Tapi Barak prajurit di istana Yang Zhu berbeda dengan barak-barak di istana pada umumnya, karena Barak di istananya seperti rumah-rumah kecil yang cukup mewah.


Dan masih-masing orang atau yang sudah berkeluarga di pasukannya, akan mendapatkan 1 rumah untuk mereka tinggali.


(itu gak bisa disebut barak juga sih, hahaha. aku juga bingung mau sebut kek gimana, pokoknya terserah akulah, hahaha)


''Tuan, Tempat ini terlalu bagus untuk kami, kami bisa menggunakan salah satu barak di istana tuan saja.'' Ucap Guan Yi.


''Benar Tuan, Kami tinggal di salah satu barak saja Tuan, dan tempat ini tuan bisa berikan kepada keluarga tuan nanti.'' ucap Qin Yu membenarkan perkataan suaminya.


Yang Zhu hanya tersenyum, kemudian berkata, ''Tidak apa-apa paman, Bibi. aku memang sudah menyiapkan tempat ini untuk paman dan bibi tinggali, jadi paman dan bibi bisa menggunakan tempat ini, Lagi pula seluruh keluargaku sudah tinggal di kediaman utama istana.''


Yang Zhu sebenarnya juga baru membuat tempat tinggal ini untuk diberikan kepada Keluarga kecil itu ketika mereka baru saja tiba tadi, jadi Yang Zhu sengaja berkata seperti itu.


Melihat mereka sudah tidak bisa menolak, Guan Yi langsung menjawab, ''Baiklah Tuan, Terimakasih.'' Ucapnya.


''Tidak usah dipikirkan Paman, Masuklah dan beristirahat, Kalian bisa memulai kegiatan kalian besok pagi.'' Ucap Yang Zhu.


''Baik Tuan, Kalau Begitu kami masuk dulu, dan sekali lagi kami sangat berterimakasih Tuan.'' balas Guan Yi.


''Baiklah Paman.'' Jawab Yang Zhu singkat sambil tersenyum ramah.


Setelah itu mereka masuk kedalam kediaman baru mereka.


Yang Zhu juga segera meninggalkan tempat itu, dan menuju ke kediaman utama istana dengan berjalan santai menikmati keindahan dari istana miliknya.


_____


Makasih yang udah baca, mohon dukungannya:)