
Sekitar 5 menit terbang, Yang Zhu melihat sebuah pulau kecil.
Tapi ketika dia sudah berada di dekat pulau kecil itu, dia melihat seekor singa bersayap sedang melayang di langit seperti menunggu kedatangannya.
Yang Zhu mendekat dan berhenti sekitar 100 meter di depan singa bersayap itu.
Singa bersayap yang melihat Yang Zhu berhenti, dia membuka suara,'' siapa kamu? kenapa di alam ini kau bisa menerobos ke ranah Tyran.?''
Mendengar pertanyaan itu, Yang Zhu mengerutkan kening, seketika dia kaget saat merasakan kekuatan singa di depannya berada di ranah Tyran*9.
'Kenapa di alam ini bisa ada hewan yang berada di ranah Tyran*9, dan sepertinya dia bisa dengan leluasa menggunakan kekuatannya itu tanpa tertekan oleh peraturan alam, bukannya kekuatan yang melebihi peraturan alam akan di tekan sampai ranah Saint*9.?' gumam Yang Zhu dalam hati sambil menatap ke arah singa bersayap itu dengan waspada.
Walaupun kultivitasnya juga sudah berada di ranah Tyran, itu akan di tekan sampai ranah Saint*9 karena adanya peraturan alam, dan jika dia menggunakan Tubuh Agung kekuatannya hanya akan setara dengan seorang ranah Tyran*9.
Jadi jika dia bertarung melawan singa bersayap itu, Yang Zhu harus berjuang sekuat tenaga dan hanya mengandalkan keberuntungan saja untuk mengalahkan Singa bersayap itu.
'Sistem analisis.'
[Analisis.]
Nama: Tian Lu.
Umur: ???
Kelamin: Pria.
Kultivasi: Tyran*9.
Gelar: Penjaga Alam.
Melihat status gelar singa di depannya, Yang Zhu tambah kaget, karena dia tidak pernah mengetahui tentang adanya penjaga alam.
'Sistem apakah di setiap alam memiliki penjaga alam sepertinya dan kenapa umurnya tidak bisa dianalisis.?'
[Tidak Tuan, Di seluruh dunia ini hanya alam fana saja yang memiliki penjaga alam, dan untuk umurnya itu tidak bisa di analisis karena dia sudah ada sejak terbentuknya Alam Fana ini.]
Mendengar perkataan sistem, Yang Zhu langsung mengerti kenapa dia tidak mengetahui tentang adanya penjaga alam.
Tian Lu yang tidak mendapatkan jawaban dari Yang Zhu, dia langsung mengeluarkan tekanannya dan diarahkan kepada Yang Zhu.
''Aku bertanya sekali lagi, Siapa dirimu, dan apa tujuanmu datang ke sini?.''
Merasakan adanya tekanan yang menekan dirinya, Yang Zhu tidak terpengaruh sama sekali, karena dia memiliki tubuh dewa kematian, yang sudah digabungkan menjadi Tubuh Agung.
Yang Zhu menjawab dengan santai sambil tersenyum,''ah, maaf, aku hanya kaget karena di alam ini bisa ada hewan yang berada di ranah Tyran sepertimu.'' ucap Yang Zhu bersikap seolah tidak mengetahui siapa sosok singa itu.
''aku hanya kultivator biasa dari benua Timur yang ingin menyebrang ke benua Utara, dan aku datang ke pulau ini hanya untuk beristirahat sebentar.'' lanjutnya.
Melihat Yang Zhu yang tidak terpengaruh dengan tekanannya, Tian Lu mengerutkan keningnya.
'Kenapa dia seperti tidak terpengaruh oleh tekananku, siapa dia sebenarnya.'
Tian Lu langsung saja menggunakan kekuatan matanya untuk melihat kedalam diri Yang Zhu dan mencoba merasakan energi jiwa milik Yang Zhu.
Tian Lu memiliki kekuatan mata yang bisa melihat menembus kedalam diri seseorang, untuk melihat jika orang itu memiliki niat jahat atau tidak.
Tian Lu tidak melihat adanya niat jahat dari Yang Zhu tapi dia dapat merasakan energi dari alam lain di dalam tubuh Yang Zhu.
Dia menghilangkan tekanannya, dan kembali berkata,''bagaimana kau bisa menerobos ke ranah Tyran di alam fana ini? dan aku juga tau kalau kau sebenarnya bukan berasal dari alam fana ini, karena aku bisa merasakan adanya energi dewa walaupun sangat kecil di dalam tubuhmu'' Tanya Tian Lu.
Mendengar itu Yang Zhu tersenyum karena dia sudah menduga hal ini.
''seperti yang aku duga, Penjaga alam ini memang hebat.'' ucap Yang Zhu.
''K-kau mengetahui tentang diriku.?'' Tanya Tian Lu yang kaget mendengar ucapan Yang Zhu.
''Tentu saja aku mengetahui tentang dirimu.'' balas Yang Zhu, Lalu Yang Zhu mengaktifkan Tubuh Agungnya.
BOOOMMMMMM.
Merasakan energi Yang keluar dari dalam tubuh Yang Zhu, Tian lu tambah kaget, tapi kemudian Tian Lu tersenyum, dan berkata,
Yang Zhu kembali menonaktifkan mode Tubuh Agungnya, dan langsung mengikuti Tian Lu.
***
Sekarang mereka berdua sedang berbicara sambil membakar ikan di tepi pantai.
Tian Lu juga sudah berubah menjadi wujud manusianya yang seorang pria paruh baya Tampan tapi masih kalah dengan ketampanan Yang Zhu, agar supaya bisa lebih mudah untuk berinteraksi dengan Yang Zhu.
''Aku Tidak menyangka jika akan bertemu dengan orang yang memiliki takdir besar sepertimu.'' ucap Tian Lu dengan tersenyum.
''hahaha, aku juga tidak pernah terpikir akan bertemu dengan penjaga Alam ini, yang hanya akan keluar jika alam yang di jaganya berada dalam bahaya.'' Ucap Yang Zhu.
''Tentu saja aku akan keluar jika ada orang yang menerobos ke ranah Tyran di alam rendah ini, dan jujur saja sebelumnya aku berpikir jika kau akan membahayakan Alam ini.'' ucap Tian Lu.
''Jadi kenapa kau bisa berada di alam Fana, apakah kau memiliki urusan di alam rendah ini?.'' Lanjutnya.
''Tidak ada, aku hanya ingin jalan-jalan saja.'' ucap Yang Zhu yang berbohong sambil tersenyum canggung, karena dia tidak ingin mengatakan kepada siapapun alasan kenapa dia bisa berada di alam ini.
Bahkan kepada kedua istrinya saja dia belum mengatakannya.
Tentu saja Tian Lu mengetahui jika Yang Zhu berbohong, tapi dia juga tidak bertanya lebih lanjut, dia yakin Yang Zhu memiliki alasan sendiri yang tidak ingin dia katakan dan Yang Zhu tidak mungkin akan membahayakan Alam ini.
''hmmm, baiklah jika kau tidak ingin mengatakannya, aku juga tidak akan bertanya lebih lanjut.'' ucap Tian Lu.
Yang Zhu hanya menanggapinya dengan tersenyum.
***
Setelah makan, Yang Zhu merasa energinya sudah kembali pulih, Yang Zhu bangkit berdiri dan berkata,
Karena Yang Zhu tadi sempat menggunakan Tubuh Agungnya, energinya yang kacau akibat menerobos sudah kembali normal.
''Baiklah, aku akan melanjutkan perjalananku, kita akan bertemu kembali lagi suatu hari nanti.'' ucap Yang Zhu.
''baiklah, senang bertemu denganmu, namaku adalah Tian Lu, siapa namamu?.'' Tanya Tian Lu, karena dari tadi mereka belum saling memperkenalkan diri.
tapi yang tidak di ketahui oleh Tian Lu, jika Yang Zhu sudah mengetahui namanya.
''Namaku Yang Zhu, senang bertemu denganmu Tian Lu, sampai jumpa.'' balas Yang Zhu, lalu Yang Zhu langsung terbang meninggalkan pulau kecil itu dan kembali melanjutkan perjalanannya.
Sedangkan Tian Lu, dia bergumam,''semoga kau baik-baik saja Yang Zhu.'' ucapnya sambil menatap kearah Yang Zhu yang telah menghilang dari pandangannya.
_____
Mendapatkan kesengsaraan petir hanya di akhir dari ranah aturan alam (Saint) jika berpindah ranah alam udah gak dapat, nanti pas udah di akhir dari ranah aturan alam bakal dapat lagi kesengsaraan petir lagi (Half God).
di tingkat kekuatan Kultivasi alam immortal, Yang Zhu hanya bisa melawan 1 tingkat di atasnya dengan menggunakan Tubuh Agung,
contoh, Yang Zhu yang berada di ranah Tyran*1, jika dia menggunakan kekuatan Tubuh Agungnya, kekuatan Yang Zhu akan setara dengan ranah holy Tyran*1, 1 ranah di atas ranah aslinya.
Tingkat Kultivasi alam immortal.
- Tyran*1-9.
- Holy Tyran*1-9.
- Dao*1-9.
- Holy Dao*1-9.
- Immortal*1-9.
- Holy Immortal*1-9.
- Half God*Awal-Menengah-Puncak.
_____
Makasih Yang Udah baca, mohon dukungannya:)