
2 hari kemudian, mereka telah tiba di pintu gerbang istana kekaisaran Han.
Setelah menunjukan kartu identitas, mereka masuk kedalam istana dan berhenti di kediaman Kaisar.
''Ayo masuk, ayahku pasti sedang istirahat.'' kata Han Fei.
Setelah itu mereka memasuki kediaman Kaisar, sedangkan 2 pengawal lanjut melakukan tugas mereka.
''Nak, apakah kau yakin bisa menyembuhkan anakku?.'' tanya Han Qiao.
''Kakek tenang saja, aku akan melihat kondisi kaisar terlebih dahulu.'' balas Yang Zhu
Setelah berjalan dan sampai di sebuah pintu kamar, Han Fei mengetuk pintu.
Tok.
Tok.
Tok.
Tok.
Di dalam kediaman kaisar memang tidak memiliki penjaga bahkan pelayan pun tidak ada, karena mereka tidak ingin kehidupan pribadi mereka terganggu.
tidak berselang lama pintu terbuka.
''Oh, anakku kau sudah pulang?.'' tanya seorang wanita cantik.
''Salam Ayah.'' ucap wanita itu kepada Han Qiao dengan sedikit membungkuk.
''Salam Ibu, aku dan kakek baru saja tiba, bisakah aku melihat kondisi ayah?.'' ucap Han Fei sedikit membungkuk memberi salam.
''Ayo masuk, Tapi siapa dia.'' Tanya ibu Han Fei, sang Permaisuri sambil menatap Yang Zhu.
''Ahh, Ini adalah Yang Zhu, dia juga ingin melihat kondisi ayah, apakah bisa?.'' Ucap Han Fei sambil menarik tangan Yang Zhu untuk mendekat.
Permaisuri yang melihat itu tersenyum, lalu mengajak mereka masuk.
Setibanya di dalam, terlihat sang kaisar yang sedang terbaring tidak sadarkan diri di atas kasurnya dengan tubuh yang pucat.
''beberapa hari yang lalu sewaktu kamu pergi, ayahmu lagi-lagi mengalami hal itu kembali dan tidak sadarkan diri sampai sekarang.'' ucap permaisuri yang terlihat sedih.
''Terus apa kata Tabib yang memeriksa?.'' tanya Han Qiao.
''mereka tetap hanya mengatakan seperti biasanya, sedikit kelelahan saja dan butuh istirahat, tapi kondisinya sudah lebih parah dari sebelumnya.'' ucap permaisuri.
''Ehmm, permisi apakah aku bisa melihat kondisi kaisar? siapa tau aku bisa sedikit membantu.'' ucap Yang Zhu.
Mendengar itu, Permaisuri menatap Han Fei dan Han Qiao, melihat mereka mengangguk dia langsung mengijinkannya.
setelah mendapatkan ijin, Yang Zhu mendekat ke arah kaisar dan bertanya kepada sistem,
'Sistem apa yang terjadi kepada kaisar, apakah kau bisa membantuku?.'
[Bisa Tuan.]
[terdeteksi... Racun bunga tulip hitam, racun bunga tulip hitam adalah racun yang secara perlahan akan memakan esensi kehidupan dari seseorang yang meminumnya hingga kering dan mati.''
Melihat penjelasan itu Yang Zhu mengangguk, lalu berkata.
''Seperti dugaanku, kaisar memang meminum sebuah racun yang bisa menguras habis esensi kehidupannya.'' ucap Yang Zhu.
''Dan sekarang kondisi kaisar sudah sangat parah, mungkin 2 atau 3 kali lagi kaisar mengalami hal-hal seperti ini kembali, kaisar akan mati saat itu juga.'' Lanjutnya.
mendengar itu mereka semua langsung panik, Han Fei berkata,
''Jika begitu apakah ada Sesuatu yang bisa menyembuhkan ayah? kumohon sembuhkan ayahku Zhu-gege.'' ucapnya memohon.
''Benar nak apakah ada sesuatu yang bisa kau lakukan untuk anakku? jika kau benar-benar bisa menyembuhkannya aku akan melakukan apapun yang kau minta.'' ucap Han Qiao.
''Nak Yang Zhu, ku mohon sembuhkan suamiku.'' tambah permaisuri.
''Aku bisa saja menyembuhkan kaisar, tapi...'' Yang Zhu menggantung kata-katanya.
''Aku bisa melayani dan menuruti apa yang kau inginkan Zhu-gege, kumohon selamatkan ayahku.'' ucap Han Fei.
Mendengar itu Yang Zhu menatap Han Fei sambil tersenyum, tapi kemudian dia menggeleng lalu berkata,
''bukan itu yang aku inginkan Fei'er, maksudku tidak ada gunanya jika kita menyembuhkan kaisar, bila kita tidak menangkap orang yang memberi racun ini.'' ucapnya.
Han Fei yang mendengar itu, wajahnya memerah karena sudah salah mengira, dan lagi dia mengatakan seperti itu tepat di depan kakek dan ibunya.
''kalian pasti sudah tau pasti ada seseorang yang memberi racun ini pada kaisar bukan, di tambah dengan tabib, pasti ada yang sudah mengatur semua ini?.'' tambah Yang Zhu.
''Iya Benar tapi kami belum bisa untuk mengurus hal itu, karena situasi sekarang ini.'' ucap permaisuri.
''Kita sedang bersiap untuk berperang dengan kekaisaran Wei, beberapa bulan yang lalu, putra mahkota mereka datang untuk melamar cucuku, karena cucuku tidak menyukainya, jelas kami menolak.'' ucap Han Qiao.
''dan setelah itu mereka langsung menyatakan perang sebelum pergi.'' lanjutnya.
''Kekaisaran Wei ya, Hmmm. baiklah setelah menyembuhkan kaisar, aku akan membantu kalian mencari orang yang memberikan racun ini.'' ucap Yang Zhu.
Mendengar itu mereka semua senang, apalagi Han Fei tanpa sadar dia langsung memeluk Yang Zhu.
''Terimakasih Zhu-gege.'' ucapnya.
Tapi kemudian dia tersadar, dan segera melepaskan pelukan dengan wajah yang memerah.
Permaisuri dan Han Qiao hanya tersenyum saja melihat tingka Han Fei begitu juga dengan Yang Zhu.
''kita hanya perlu meminumkan Pil ini untuk Kaisar.'' ucap Yang Zhu sambil mengeluarkan sebuah pil dari Penyimpanan sistem.
''Pil apa ini? kenapa aku merasakan energi dari Pill ini sudah melebihi pil tingkat langit?.'' ucap Han Qiao.
''Ini pil pemulihan Tingkat dewa. dan mungkin pil tingkat dewa satu-satunya di alam ini.'' ucap santai Yang Zhu.
mendengar itu mata mereka bertiga melebar.
''P-pil tingkat D-dewa?.'' ucap mereka bersamaan.
''Nak, dari mana kau mendapatkan pil ini?.'' tanya Han Qiao.
''Aku mendapatkan Pil ini dari sebuah reruntuhan.'' balas Yang Zhu yang berbohong.
''Ini minumkan keada kaisar.'' lanjut Yang Zhu, sambil memberikan Pil itu kepada Permaisuri.
''apakah kau yakin ingin memberikan Pil berharga ini kepada kami.'' tanya permaisuri yang ragu untuk mengambil pil itu.
Yang Zhu hanya menganggukkan kepalanya.
Permaisuri menerima Pil itu, lalu berjalan mendekati kaisar.
Dia mendudukan kaisar dan memasukan pil itu kemulut kaisar, lalu memberikan air.
Perlahan-lahan kulit kaisar kembali seperti semula dan matanya perlahan terbuka.
''uhuk-uhuk, apa yang terjadi?.'' tanya kaisar yang sudah sadar.
''Ayah/suami'' ucap Han Fei dan permaisuri, lalu mereka memeluk kaisar.
Sedangkan Han Qiao hanya berdiri saja dan berterima kasih kepada Yang Zhu.
''Terimakasih nak, kekaisaran Han tidak akan melupakan hal ini.'' ucapnya.
''jangan terlalu dipikirkan kek.'' balas Yang Zhu.
lalu Yang Zhu mengeluarkan 1 pil pemulihan tingkat langit, kemudian berkata,
''ini kek ambilah, pil ini bisa menyembuhkan orang itu.'' ucapnya kepada Han Qiao.
''k-kau, nak apakah kau mengetahui mengenai hal itu?.'' tanya Han Qiao yang kaget.
Karena Yang Zhu mengetahui hal yang hanya dia, kaisar dan permaisuri saja yang tau, bahkan Han Fei tidak mengetahuinya.
Yang Zhu hanya tersenyum kemudian memberikan Pil itu kepada Han Qiao.
Han Qiao menerima Pil itu lalu berkata,
''sekali lagi terima kasih nak, sepertinya setelah ini keluargaku bisa melepaskan tanggung jawab yang berat ini, dan hidup seperti biasa dengan seorang menantu, hahaha.'' ucapnya tertawa lalu berjalan pergi.
sedangkan 3 orang yang sedang menikmati kebersamaan keluarga tidak mengetahui apa yang Yang Zhu dan Han Qiao bicarakan.
Setelah mereka selesai dengan urusan mereka, dan Han Fei juga sudah menjelaskan semua yang terjadi dan tentang bantuan yang Yang Zhu berikan, kaisar bangkit berdiri dan berjalan mendekat kepada Yang Zhu.
''Nak, terima kasih. jika bukan karena mu, mungkin aku akan Mati tidak lama lagi.'' ucap kaisar sedikit membungkuk.
''Ahh, tidak usah di pikirkan kaisar, membantu orang sudah menjadi kebiasaan ku.'' balas Yang Zhu.
''Bukankah sekarang lebih baik kita mengurus para Tikus- tikus itu?.'' lanjutnya.
''Kau benar, ayo kita pergi ke ruang pertemuan, aku akan memanggil semua petinggi kekaisaran ini dan menyelesaikan semuanya sebelum melanjutkan persiapan untuk perang.'' ucap kaisar.
Setelah itu mereka bangkit dan berjalan menuju ke ruang pertemuan.
Setelah keluar dari kediaman Kaisar, kaisar menyuruh salah satu pengawal untuk menyampaikan pesan, bahwa akan di adakan pertemuan kepada semua petinggi kekaisaran.
_____
makasih yang udah baca, mohon dukungannya:)