
New York, 08.00 pm
Shane berdiri di depan pintu Zara, ia mengambil ponselnya lalu menghubungi Zara.
"Aku di depan. Ingin keluar?"
"Tidak," balas Zara sedang tidak mood setelah pertemuannya dengan ibunya.
"Ceklek," pintu terbuka. Benar bukan tebakannya. Seperkian detik kemudian Zara keluar.
"Kenapa kamu tiba-tiba mengajakku? Aku curiga denganmu. Atau kamu mulai jatuh cinta denganku," ujar Zara dengan wajah sombongnya.
"Hanya iseng saja. Kalau tid...