The End Of Revenge

The End Of Revenge
Bab 20: Eve Cartez


Chris menatap adiknya yang tak berdaya di atas kursi dengan sorot mata yang tajam dan dingin.


"Eve Cartez," ucap Chris, membuat Shane mengangkat kepalanya saat nama kekasihnya di sebut.


"Putri dari Regan Cartez. Pria yang sudah membunuh ibuku. "


"Kamu tahu tentang kebenaran itu. Aku membunuh keluarga Cartez. Tapi satu orang keluarga Cartez selamat. Seorang pria berlagak pahlawan menyelamatkannya," kata Chris membuat Shane terkejut. Pada akhirnya kakaknya akan mengetahui semuanya.


"Kenapa? Kenapa kamu membantunya?" bentak Chris meninju wajah Shane.


"Di..dia tida..k bersal..ah kak," jawab Shane terbata.


"Benar. Tapi ditubuhnya mengalir darah Regan Cartez. Dan aku membenci itu," balas Chris.


"Tidak ada satu orang pun yang bisa menghalangiku untuk memusnahkannya," kata Chris penuh dendam.


Flashback On


Shane berjalan menuju lorong kecil dan sempit. Ia menemui kakaknya setelah pulang sekolah. Tempat tinggal Chris tidaklah aman, dengan hati-hati, ia memegang tas sekolahnya agar tidak ada yang mencurinya. Chris menghubunginya dan memintanya untuk mengantar uang ke tempat tinggalnya. Chris lagi-lagi memerasnya dan mengancamnya jika ia mengatakannya pada Axton ayah mereka. Shane selalu mengambil uang tabungannya untuk diberikan pada Chris. Terkadang ia juga mengambil uang ibunya tanpa ibunya tahu.


Shane tiba di depan rumah kayu kecil. Chris tinggal di rumah itu bersama dua orang temannya. Shane mengetuk pintu berkali-kali namun kakaknya tidak mendengarnya. Shane memberanikan dirinya masuk ke dalam rumah itu. Untung saja di sana tidak ada teman Chris yang sangat menakutkan. Shane melihat botol alkohol berserakan di lantai. Narkoba Rumah itu seperti tidak terawat. Terkadang Shane kasihan melihat kakaknya hidup seperti gelandangan. Sementara ia hidup mewah di rumah mereka.


Samar-samar Shane mendengar kakaknya berbicara dengan seseorang lewat ponselnya.


"Dua hari lagi. Akhir yang kutunggu-tunggu. Mereka akan berlibur di pulau milik keluarga Regan Cartez. Kita akan menghabisinya saat itu juga," kata Chris tertawa.


Shane mundur saat Chris sudah mengakhiri panggilannya. Shane berpura-pura baru datang dan tidak mendengar apapun.


"Aku masuk karena kakak tidak mendengarnya saat berkali-kali aku mengetuknya," kata Shane.


"Berikan uangnya bocah," kata Chris tidak peduli. Ia hanya menginginkan uang dari Shane saja.


"Shane mengeluarkan uang dari dalam tasnya dan memberikannya pada Chris.


"Kak, aku tidak punya tabungan lagi," kata Shane takut. Chris menatap tajam adiknya. Apa itu maksudnya agar dia tidak meminta uang lagi padanya.


"Sial... apa kamu ingin menikmati sendiri harta keluarga Halburt," kata Chris marah. Shane menggeleng. Bukan seperti itu maksudnya.


"Tidak kak, aku hanya tak ingin daddy curiga karena aku selalu meminta uang padanya," ujar Shane gemetar.


"Hartanya tidak akan habis hanya karena gelandangan seperti meminta sedikit uang dari mu," kata Chris datar.


"Pergilah, aku tidak ingin melihat wajah polos mu itu," kata Chris mengibaskan tangannya mengusir Shane.


Shane mencari tahu tentang Eve. Dengan bantuan ayahnya, Shane mendapat nomor pelayan yang selalu bersama Eve. Shane yakin, wanita itu akan ikut liburan. Sore hari sebelum Chris menjalankan aksinya, Shane sudah mengirim pesan pada pelayan itu. Hanya itu yang bisa Shane lakukan. Berharap, Eve selamat.


Flashback Off