Reincarnation System

Reincarnation System
Extra Part 1


Hari Hari Nuwa di lalui dengan begitu indah, tidak ada peperangan maupun perselisihan di kerajaan bulan,sudah hampir tujuh bulan dia menjalani hidup sebagai permaisuri, kaisar Nan semakin lama semakin mencintai nya, namun dia merasa khawatir, karena dia tak kunjung hamil, padahal dia sudah meminum pil kesuburan, lain hal nya dengan Xue mei, satu bulan menikah dia langsung mengandung, dan saat ini usia kandungan nya berusia enam bulan,dan kabar itu tentu saja membuat kerajaan Gao bersuka cita, pasalnya kaisar Gao yiyan akan memiliki cucu pertamanya,


Hari ini adalah hari pernikahan putri Gao suya, dia akan menikah dengan jendral agung Xiao bai, ternyata jodohnya tidak lah Jauh, setelah Nuwa menikah dengan kaisar Nan, Jendral perang itu merasa sangat sedih dan kecewa, dan ketika dia terpuruk, putri Gao suya selalu datang menghiburnya, hingga akhirnya mereka pun saling jatuh cinta,


"Apa yang permaisuri ku pikirkan"? Tanya kaisar Nan


" Nan, apa kau akan membawa selir pulang ke istana ini"? Tanya Nuwa


"Apa maksudmu sayang, tidak pernah terpikir olehku untuk melakukan hal itu, zen hanya akan mencintai Liu nuwa saja" ucap Kaisar Nan memeluk Nuwa


"Aku tau nan, mentri mu banyak yang memberikan suara agar Kau menikah kembali" ucap Nuwa menunduk, seumur hidupnya selama di zaman ini, baru kali ini Nuwa merasakan kesedihan yang teramat dalam, dia takut dirinya mandul dan takut kaisar Nan berpaling pada yang lain


"Jangan banyak pikir, Zen kaisar nya, mereka hanya mentri, tidak ada yang bisa menganggu kita tanpa dukungan mereka kita tetap kuat, karena kerajaan Bulan zen sendiri yang membangkitkan, kalaupun mereka keluar dari kerajaan ini maka kita hanya akan tinggal bersama dengan Yui dan kimi, asalkan ada Nu'er Zen tidak masalah" ucap Kaisar Nan


Nuwa memeluk suaminya dengan erat ucapan kaisar Nan membuat hatinya menjadi lebih baik dari sebelumnya,.


...****************...


Rombongan kerajaan Bulan telah tiba, Nuwa dan memakai pakaian khas permaisuri dia begitu cantik dan Anggun sehingga membuat semua gadis merasa iri dengan kecantikan nya


"Lihat itu, permaisuri kaisar Bulan benar benar cantik ya" ucap salah satu gadis


"Iya benar tapi sudah lama menikah mereka belum juga mendapatkan anak" ucap yang lainnya.


"Jaga mulut anda sebelum kepala anda menghilang" ucap kimi tajam


Para Gadis itu kaget, sejak kapan kimi ada diantara mereka, tubuh mereka merinding lalu memutuskan untuk bubar


Nuwa mendengarnya dengan jelas, dan dia hanya bisa berpura pura tuli saja


"Salam permaisuri" sapa Xue mei


"Xue" ucap Nuwa memeluk xue mei, dan hal itu membuat Xue mei kaget karena tidak biasanya Nuwa lesu seperti itu


"Ada apa, ayo ikut denganku"'ucap Xue mei menarik Nuwa ke kediaman pribadinya


" Ada apa Nu'er"? Tanya Xue mei lagi


Nuwa memeluk Xue mei dan menangis sejadi jadiny lalu menceritakan hal hal yang terjadi kepadanya, mulao dari hinaan orang dan juga para menteri yang mendesak suaminya untuk menikah lagi,dan dengan hal itu membuat Nuwa merasa lebih tenang, Xue mei terkejut mendengar isi hati Nuwa, selama dia merawat Nuwa, belum pernah dia melihat Nuwa dalam keadaan se down itu


"Siapa yang berani mengganggumu maka tiga kerajaan yang akan mendukungmu Nu'er, kami bersamamu" ucap Xue mei mengelus punggung Nuwa


Setelah merasa lebih baik, Nuwa pun memutuskan untuk kembali ke aula, terlihat disana Suaminya sedang berbincang dengan para kaisar lainnya,hati Nuwa semakin kuat sekarang, Xue mei benar, siapa yang berani mengganggu kehidupannya maka tiga kerajaan akan bergerak untuk membantu nya


"Apakah sudah lebih baik sayang" ? Tanya kaisar Nan, dia tau apa yang di lakukan Nuwa dengan Xue mei, Nuwa hanya mengangguk saja sebagai jawaban bahwa dia sudah baik baik saja sekarang


Tetua Liu melihat jelas kesedihan di mata Nuwa, namun dia tidak ingin bertanya dulu, sebelum cucunya sendiri yang memberitahunya


"Selamat putri Suya, aku membawakan mu hadiah" ucap Nuwa memeluk putri suya dan memberikan nya satu kotak perhiasan


"Terimakasih Nu'er, hei ada apa ini, ada bekas tangisan disini" tunjuk putri Suya ke arah mata nuwa


"Aku baik baik saja" ucap Nuwa berusaha untuk tersenyum


"Kaisar Nan ku peringatkan padamu, jika anda berani menyakiti Nuwa kami maka kami akan menancapkan bendera peperangan" ucap Putri Gao suya tajam


"Kau jangan mengancam Nan tampan ku jijie" ucap Nuwa, lalu mereka pun tertawa mendengar ucapan Nuwa yang kini kembali ceria,


"Makanlah yang banyak sayang" ucap kaisar Nan memberikan sebuah piring berisi makanan, Nuwa makan seperti biasa, namun tiba tiba saja kepalanya terasa pusing dan perutnya juga mual mencium bau makanan yang saat ini dia makan


"Nan" panggil Nuwa


"Ada apa sayang"?


" Kepalaku "


"Brukk"


Mata kaisar Nan hampir meloncat melihat istrinya tiba tiba pingsan


Suara ricuh terdengar, Tetua Liu langsung berlari ke arah cucu nya yang saat ini berada di pangkuan kaisar Nan


"Beri dia ruang, bawa ke kediaman ku" ucap putri Suya, para tamu ricuh melihat Nuwa yang tiba tiba pingsan


Nuwa di letakan di pembaringan, lalu dengan cepat tetua Liu memeriksa denyut nadi Nuwa, ada senyuman terbit di bibirnya


"Apa yang terjadi kakek"? Tanya Kaisar Nan


" Kita tunggu sampai dia Siuman" ucap nya, lalu tak lama kemudian Nuwa pun sadar


"Ughh"


"Sayang, kenapa kamu tidak bilang, jika kamu sakit, tidak perlu datang kemari" ucap Kaisar Nan cepat


"Nu'er kau seorang peramal, apa kau tidak bisa meramal masa depan mu sendiri"? Tanya tetua Liu


Nuwa mengernyit mendengar ucapan kakek nya,


" Tentu kakek, seorang peramal tidak bisa meramalkan hidup nya sendiri, hanya bisa merasakan firasat saja" sahut Nuwa


"Lalu kenapa kamu tidak memiliki firasat, bahwa kamu sedang mengandung" ucap tetua Liu


Nuwa, kaisar Nan, kimi dan Xue mei terkejut mendengar ucapan tetua Liu


"Benarkah kakek"? Tanya Nuwa meneteskan air mata


" Disana ada dua bayi" ucap tetua Liu


Nuwa memeluk erat Kaisar Nan, dia menumpahkan kembali airmata nya, tapi kali ini adalah airmata bahagia karena dia mendapatkan kabar yang sangat baik


"Nan, akhirnya kita akan memiliki anak kita sendiri hiks hiks" ucap Nuwa di pelukan kaisar Nan


"Selamat Nu'er, kamu akan menjadi seorang ibu untuk dua bayi sekaligus" ucap Xue mei bahagia


"Mulai sekarang, jaga dirimu dengan baik, jangan melakukan aktivitas yang berat, jaga kesehatan agar kamu memiliki bayi yang sehat" ucap tetua Liu mengelus rambut Nuwa


Hari ini kebahagiaan menghampiri kerajaan Bulan, Nuwa mengandung dua janin yang nantinya akan menjadi matahari nya seluruh kerajaan, mereka tercipta dari seorang ibu dan ayah yang luar biasa, tentu saja mereka akan mempunyai takdir yang sangat baik.


Bersambung~🌻