
"Yui, sampaikan pesan kepada kaisar Hao cun, Zen akan datang untuk melamar Liu nuwa Lusa, tanyakan, apa saja mahar yang harus di berikan" ucap Kaisar Nan
"Baik yang mulia"
"Wussshh"
Yui langsung melesat pergi menuju kerajaan Hao ,kaisar Nan sudah memikirkan dengan matang, sepulangnya dia dari kediaman Nuwa dia langsung berpikir bahwa dia harus segera menikahi kekasihnya agar bisa selalu bersama
Yui telah sampai di depan gerbang istana dia bersiap untuk masuk dan memberikan titah Kaisar Nan
"Selamat datang pengawal Yui" sapa Para penjaga gerbang, Yui hanya menjawab dengan anggukan kepala saja, dan terus berjalan menuju Aula
"Katakan aku membawa titah Kaisar Bulan" ucap Yui pada kasim
"PENGAWAL YUI TELAH TIBA MEMBAWA TITAH KAISAR AGUNG MEYU SHEU NAN"ucap kasim lantang
Kaisar Hao, permaisuri dan para selir berdiri untuk menerima titah
" Hormat hamba kepada yang mulia kaisar Hao cun, permaisuri beserta selir, Hamba Yui ingin menyampaikan Bahwa Lusa kaisar Agung Meyu sheu nan akan membawakan ikrar pernikahan untuk melamar putri Liu nuwa, sekiranya diterima apa Mahar yang diinginkan" ucap Yui lantang
Kaisar Hao dan Permaisuri merasa bahagia dengan titah yang di bawa Yui, tapi dia berpikir kembali, Lusa adalah hari lamaran Pangeran ketujuh, namun mereka berpikir untuk sekalian merayakan dan mengadakan penyambutan untuk kedua belah pihak, namun bedanya Pangeran Ketujuh yang di lamar bukan melamar
"Katakan pada Kaisar Agung Meyu sheu Nan, Zen hanya ingin dia berjanji akan membahagiakan putri kami, dan mahar nya kami ingin Surat yang bertanda tangan Kaisar isi surat itu mengatakan bahwa Kerajaan Hao dan Bulan akan selamanya menjalin kekerabatan, " ucap Kaisar Hao mantap
Permaisuri dan para selir tersenyum, Kaisar mereka memang berjiwa Murni
"Permintaan di terima, hamba akan mengatakan pada yang mulia kaisar Nan tentang Permintaan Anda yang mulia, hamba permisi" ucap Yui, lalu dia pun melesat kembali ke arah kerajaan Bulan
"Lapor yang Mulia, kaisar Hao menerima titah anda dan mereka hanya ingin anda membahagiakan nona Nuwa dan Menginginkan surat kekerabatan sebagai Mahar" ucap Yui
"Dia benar benar ayah yang Bijaksana" ucap Kaisar Nan mengangguk puas
...****************...
"Nona, Nona"
"Hei kau berisik sekali" ucap Nuwa, Xue mei berlari dan terus memanggil namanya
"Selamat nona, Kaisar Nan mendatangkan pengawal Yui, dan mengantarkan titah nya untuk melamar anda" ucap Xue mei
Nuwa yang masih rebahan langsung terbangun, dia terkejut mendengar ucapan Xue mei, karena baru saja semalam dia mengatakan ingin melamar Nuwa dan ternyata dia benar benar melamarnya
"Bagaimana ini Miu, bukankah aku akan kembali ke dunia ku setelah Hidup Nuwa bahagia"? Tanya Nuwa
" Jalani saja nona, kehidupan anda di dunia nyata sudah di gantikan oleh Liu Nuwa yang asli anda dan dia telah bertukar tempat, dan dia juga telah hidup bahagia disana, Dewa agung mengabulkan doa nya, dia berkata ingin selamanya hidup disana, meow"ucap Miu
Nuwa terkejut, ternyata hatinya dan hati pemilik tubuh telah terhubung,
"Baiklah Miu, katakan ucapan terimakasih ku kepada Dewa,dan katakan pada Nuwa bahwa dia harus menjaga ayahku dan aku akan menjaga kakek dan tubuh ini dengan baik lalu hidup bahagia" ucap Nuwa menangis haru, akhirnya dia bisa menerima takdirnya dan hidup di dunia antah berantah itu
"Baiklah Xue, dandani aku dengan cantik, hari ini kita akan makan besar di dalam istana aku akan meminta banyak makan sebelum pergi meninggalkan kerajaan ini" ucap Nuwa
"Baik nona" ucap Xue mei bersemangat
"Kemana gadis datar itu Xue"?
"Maksud anda Kimi, dia sedang berlatih pedang dengan tetua Liu, sepertinya dia benar benar ingin menjadi pengawal anda nona" ucap Xue mei
"Setelah ini aku juga akan membuat kau dilamar oleh pangeran Holan" ucap Nuwa
"Tidak nona, saya hanya ingin mengikuti anda, saya tidak pantas menjadi keluarga istana Gao, saya hanya anak yatim dan seorang pelayan" ucap Xue mei
Nuwa berbalik dan menggenggam tangan kecil Xue mei lalu mengelus nya lembut
"Tidak ada siapapun yang berani menolak Xue mei ku, kau adalah jijie ku, akan ku bunuh siapapun yang berani menghina atau menyakitimu, mereka akan berurusan dengan Liu Nuwa jika mereka berani melakukan itu" ucap Nuwa
"Seumur hidupku hanya ingin bersama anda nona hiks, hiks" Xue mei menangis haru mendengar ucapan Nuwa
"Tidak, kau berhak hidup bahagia, Pangeran Holan adalah pria yang cocok dengan Mu Permaisuri Gao Holan hahaa" ucap Nuwa menggoda Xue mei
"Ah nonaa" wajah Xue mei pun berubah merah padam setelah mendengar godaan Nuwa
"Sudah sudah, cepat aku sudah lapar" ucap Nuwa
...****************...
"Kakek, apa kau tidak ingin aku menikah, maka aku akan meninggalkan Nan demi kakek" ucap Nuwa
"Kau berkata apa haha, bod0h sekali, kakek menangis karena terharu dan juga bahagia, gadis kecil kakek telah dewasa dan akan segera menikah berbahagialah Nak, kakek menyayangimu" ucap Tetua Liu
Nuwa menangis tersedu sedu di dalam pelukan tetua Liu ,justru dia yang lebih tidak menyangka akan betah di dunia itu dan tidak ingin kembali ke Dunia nya
"Sudah, sekarang berhenti menangis, hanya boleh ada senyuman yang menghiasi bibirmu itu, berjanjilah pada kakek" ucap tetua Liu
Nuwa mengangguk lalu diapun pamit menuju kerajaan Hao.
...****************...
Dua hari kemudian, tibalah saat nya acara lamaran Nuwa dan pangeran ketujuh,acara akan di laksanakan secara megah dan besar besaran
"Tidak kusangka kita akan mengadakan lamaran di hari yang sama" ucap pangeran Qian ran
"Hahah, mana hamba tau, tiba tiba saja Nan tampan akan datang melamar"'ucap Nuwa tertawa puas
" Cihh" pangeran ke tujuh sebenarnya punya perasaan lain kepada Nuwa, namun apalah daya, mereka memang tak ada jodoh
"Putri Meylin dan Bangsawan Gong telah tibaaa" teriak kasim
Seperti biasa adat saling hormat di laksanakan sebelum mereka di persilahkan duduk
"Yang mulia kaisar agung Meyu sheu nan telah tiba" teriak kasim lagi
Semua mata memandang ke arah rombongan kaisar Nan yang membawa hampir seratus buah peti emas, Kaisar Hao sampai berdiri takjub melihat benda yang dia bawa oleh kaisar Bulan
"Hormat kami kepada yang mulia kaisar Agung Meyu sheu nan" ucap mereka yang ada di aula
"Diterima, kaisar Hao cun, Zen membawa sembilan puluh sembilan peti emas, dan satu surat kekerabatan sebagai mahar untuk melamar putri anda Liu Nuwa, " ucap Kaisar Nan lantang
"Kemarilah Putraku, putriku telah menerimamu sebagai calon suaminya
" Prok prok prok"
"Hebat sekali putri Nuwa mendapatkan mahar terbanyak sepanjang masa, sungguh luar biasa"
Suara ricuh semua orang yang menyaksikan pun pecah, mereka salut kepada kaisar Nan karena tidak berbasa basi dan melamar Nuwa secara langsung, banyak gadis yang menatap iri kepada Nuwa saat ini
"Nan tampan anda gentle sekali" ucap Nuwa
"Apa itu sayang"?
" Anda benar benar laki laki" ucap Nuwa cengengesan
"Hemm nakal sekali" ucap kaisar Nan menyentil hidung Nuwa,
Lalu mata Nuwa memperhatikan putri Meylin, dia terlihat pemalu, karena selalu menundukan kepalanya
"Dia gadis yang sangat murni" bisik Nuwa pada pangeran ketujuh
"Syukurlah setidak nya dia akan menurut padaku" ucap Qian ran
"Tukkk"
"Dia akan jadi istrimu bukan pelayan" ucap Nuwa mengetuk dahi pangeran ketujuh dengan jari nya, tanpa mereka sadari kedekatan mereka terlihat oleh keluarga bangsawan Gong
"Kami keluarga Bangsawan Gong ingin melamar pangeran Bupati Qian ran untuk menjadi mempelai laki laki putri hamba yang bernama Meylin" ucap tuan Gong
"Jawabannya ada pada putra Zen sendiri, bagaimana pangeran ketujuh"? tanya Kaisar Hao
" Aku menerima nya" ucap pangeran Ketujuh lantang
Mata Putri meylin langsung berbinar setelah mendapat jawaban tersebut, tadinya dia sangat khawatir akan di tolak, ternyata tidak seperti yang dia bayangkan
Dua keluarga pun saling bertukar Mahar, dan acara berjalan dengan sangat meriah.
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
Wah Nuwa udah mau Otw pelaminan ni Gays 😅