
Setelah mendengar apa yang dikatakan orang itu, wajah Zhao Fengxia dan Chu Hong berubah.
Chu Hong ingin membantah, namun melihat wajah sinis Yin Wushuang keinginannya hilang seketika.
Kata-kata Yin Wushuang saja telah menghalangi Chu Hong dan ibunya saat ini, setelah adanya pembelaan dari Han Li, mereka justru lebih terlihat bersalah di mata Kepala Sekolah!
Sial! Bagaimana Yin Wushuang bisa begitu cerdik?
Seketika penjaga keamanan menunjukkan rekaman video CCTV.
Seluruh peristiwa yang terjadi di kelas 3 B kemarin malam diputar di laptop.
Wajah Kepala Sekolah menjadi semakin muram, di samping itu Zhao Fengxia dan anak perempuannya Chu Hong merasa sangat tidak tenang.
Adegan demi adegan rekaman video diputar, dari video tersebut dapat dilihat bahwa Wakil Kepala Sekolah Zhao Fengxia yang memulainya terlebih dahulu.
Kejadian Chu Hong tak perlu diragukan lagi, sudah jelas dia berlari dan mematahkan tangannya sendiri, lalu siapa yang harus disalahkan? Siapa yang mendorongnya?
Semua adegan dari awal hingga akhir jelas-jelas mendukung posisi Yin Wushuang.
Namun Zhao Fengxia dan Chu Hong menyangkal, adegan ini tidak sama dengan 'Kejadian sesungguhnya'!
Kepala Sekolah mengambil nafas dalam-dalam, menutup buku catatannya dan menatap Zhao Fengxia, dengan suara rendah ia berkata : "Wakil Kepala Sekolah, dapatkah anda menjelaskan ini semua?"
Pada saat ini, ia merasa dipermainkan dan diperdaya, hal ini benar-benar tidak dapat ia terima.
"Kepala Sekolah, saat itu aku hanya berencana untuk memberi pelajaran kepada Yin Wushuang, tapi anda bisa melihat sendiri bagimana sikapnya, jika tidak mendisiplinkannya dengan benar..."
"Disiplin? Apakah disiplin berarti menyerang orang dari belakang? Apakah kamu tahu istilah mengajar dengan keterampilan dan kesabaran? Jika setiap guru sama denganmu, lebih baik jadikan saja sekolah ini penjara!"
Pernyataan dari Kepala Sekolah ini membuat Yin Wushuang sedikit terkejut, awalnya ia berpikir bahwa Kepala Sekolah adalah pribadi yang tidak kompeten, tetapi ternyata ia hanya salah sangka, hal ini membuatnya binggung.
Zhao Fengxia ditegur oleh beberapa juniornya, sehingga hal tersebut membuatnya semakin malu.
"Kepala Sekolah, aku mengakui bahwa sikapku tidak baik, tetapi bagaimana dengan Yin Wushuang? Dialah yang melanggar peraturan sekolah terlebih dahulu!"
"Kamu juga diam! Kau mengatakan bahwa Yin Wushuang mematahkan lenganmu, tapi jelas-jelas kamu berlari dan mematahkan lenganmu sendiri!"
Saat ini Kepala Sekolah dengan menunjukkan wajah yang penuh emosi kepada Chu Hong.
"Kepala Sekolah, meskipun lenganku tidak dipatahkan oleh Yin Wushuang, namun dialah yang membuat tanganku terkilir sebelumnya, aku benar-benar tidak bohong!"
Kepala Sekolah menatap Yin Wushuang lagi.
Yin Wushuang berkedip dengan polos, lalu seketika berkata : "Kepala Sekolah, aku tidak pernah ada dendam dengan Chu Hong di masa lalu, dan tidak ada masalah juga dengannya baru-baru ini, lalu mengapa aku harus membuat lengannya terkilir?"
Han Li mengangguk, kemudian berkata. "Kepala Sekolah, Chu Hong adalah tukang bully di sekolah, ia selalu merasa berkuasa! Banyak siswa yang bisa bersaksi akan hal ini!"
Chu Hong mengertakkan giginya sambil memandang Yin Wushuang lagi, ia melihat gadis itu tertawa dan mengejeknya, seketika ia berteriak dengan suasana hati yang sangat marah, "Dasar wanita ******! Aku akan membunuhmu!"
Mata Yin Wushuang sangat dingin.
Tanpa menunggu Chu Hong memulainya duluan, Han Li dengan tanggap menangkis pergelangan tangan Chu Hong, lalu berkata. "Lihatlah Kepala Sekolah, 'Siswa berprestasi' ini tidak hanya memukul orang tetapi juga menyumpahi mereka!"
Chu Hong terbiasa melakukan intimidasi di sekolah, karena semua orang tahu bahwa ibunya adalah Wakil Kepala Sekolah dan ayahnya adalah Kepala Dinas Pendidikan, sehingga kemanapun ia pergi, ia akan merasa berkuasa.
Bahkan Yin Xue'er tidak berani berurusan dengan sikap Chu Hong yang sudah keterlaluan.
Keras kepalamu, tidak hanya akan menyerangmu secara verbal, namun juga membuatmu tidak bisa berkata-kata.
Pada akhirnya Chu Hong tidak bisa berkata apa-apa, ia benar-benar merasa khawatir dan hancur.
Dibandingkan dengan Yin Wushuang. Pengalaman Chu Hong masih terlalu dangkal, ia hanya bisa menggunakan kekuasaan orang tuanya untuk bertindak seenaknya di sekolah.
Yin berdiri sambil tersenyum, lalu berbicara dengan suaranya yang rendah, "Kepala Sekolah, setelah melihat semua kejadian ini, bukankah anda harus menghukum mereka berdua?"
...πΉπΈπβ€ππΈπΉ...