Perjalanan Hidup Ku

Perjalanan Hidup Ku
49. kembali bekerja


kemarin mas anto sudah berangkat ke bali bersama mas dio, rumah rasanya sepi satu persatu mulai sibuk bekerja, tadi nya aku tidak pernah merasa kesepian karena setiap aku pulang kerja semua pasti di rumah, sekarang baru terasa di saat aku di rumah semua pergi bekerja.


dulu waktu masih kecil kecil kami sering menghabis kan waktu bersama, tapi sekarang semua sudah berbeda saat kami sudah dewasa, kami jarang berkumpul karena sibuk dengan pekerjaan masing masing.


tanpa terasa waktu begitu cepat, perasaan baru kemarin kami sekolah, bercanda ria berkumpul bersama, kini semua sudah berubah.


setelah satu minggu aku di rumah kini sudah waktu nya aku kembali bekerja, aku tidak mau terlalu sedih, karena aku masih punya tanggung jawab bekerja di rumah bu tri.


" buk besok aku sudah kembali bekerja!


" cepet banget tia?


" iya buk aku kan cuti hanya satu minggu!


" sekarang di rumah tambah sepi tia, anto sudah kerja di bali, mia yang kerja di pabrik, dan kamu sekarang sudah mau berangkat lagi!


" iya sih buk tapi aku tidak mau menyia nyiakan majikan aku sekarang yang sangat baik buk, susah mendapat kan majikan seperti majikan aku sekarang!


majikan aku yang sekarang memang sangat baik, karna itu aku tidak mau menyia nyiakan nya, belum tentu aku pindah majikan bisa mendapat majikan seperti yang sekarang.


cukup sudah yang dulu dulu aku jadikan sebagai pengalaman buruk.


" besok kamu berangkat jam berapa tia?


" mungkin agak pagi buk soal nya kan bus nya pagi!


" lho gak di jemput sama majikan kamu?


" nanti di jemput di pemberhentian bus saja buk, biar tidak terlalu jauh kalau harus kesini kan terlalu jauh.


"ya sudah kamu hati hati di jalan.


aku sudah menyiap kan pakaian yang akan aku bawa kerja, karena waktu pulang kemarin ada beberapa baju yang aku bawa.


aku sudah di dalam bus perjalanan untuk berangkat kerja, dan tadi juga sudah telfon bu tri untuk di jemput di pemberhentian bus.


" tia..! bu tri melambai kan tangan nya.


" iya buk! aku langsung menuju tempat di mana bu tri memarkir sepeda motor nya.


" sudah lama menuggu buk?"tanya ku.


" belum baru sampai juga kok!


lalu bu tri melajukan sepeda motor nya menuju rumah, selama perjalanan kami pun saling diam, aku takut nya nanti malah bu tri tidak fokus membawa sepeda motor nya, makanya aku diam saja.


sebener nya kasihan juga melihat bu tri mebawa sepeda motor, karena bu tri juga sudah tua, andai aku bisa membawa motor pasti aku yang membawa motor nya, tapi apa yang bisa aku perbuat aku sendiri saja tidak bisa naik motor.


setelah lama perjalanan kini sudah sampai di rumah bu tri, karena aku berangkat nya masih pagi jadi bu tri belum berangkat ke kantor.


" mbak tia...! seru alin.


" eh.. alin, alif mana?


" ada mbak di samping rumah lagi main.


" oohh..ya sudah mbak tia taroh tas ke kamar dulu ya.


" iya mbak"


aku segera menaruh tas yang berisi baju yang aku bawa dari rumah , lalau aku menyusul anak anak di samping rumah yang lagi asyik bermain, karena bu tri sudah berangkat ke kantor jadi aku harus bisa mengatur waktu antara pekerjaan rumah dan menjaga anak anak.


.


.


.