Perjalanan Hidup Ku

Perjalanan Hidup Ku
34. aku bekerja lagi


ibuk orang nya sangat baik sebener nya, walaupun kadang kadang juga marah marah, wajar ibu marah, mungkin ibuk juga ada masa nya di mana dia lelah dan capek,


karena mengurus lima anak nya sendiri, tanpa bantuan orang lain, mungkin ada orang lain yang baik juga, tapi tidak mungkin membantu keuangan kami.


jangan kan membantu meminjam kan uang, menyalur listrik saja di putus sepihak, di kira nya kita hanya numpang kali ya, karena kita orang miskin di kira kita tidak mampu bayar bulanan.


ibuk mungkin juga merasa lelah, tetapi tidak pernah menunjukan rasa lelah nya di depan anak anak nya,


karena ini lah aku bertekad untuk bekerja lagi, supaya bisa membelikan ibuk listrik, dan membahagia kan ibuk.


'' tia ayok kita berangkat nanti keburu siang tidak ada bus, ucap fina.


'' iya fin''


karena kita di kampung kemana mana harus naik bus, karena belum punya kendaraan sendiri, jadi mau tidak mau ya naik bus, bus nya pun lewat nya juga sampai jam delapan pagi, kalau siang sedikit sudah tidak ada bus yang lewat.


aku dan fina sudah ada di dalam bus, kami mengobrol soal pekerjaan, fina beruntung mendapat kan majikan yang baik, semoga orang yang akan menjadi majikan aku ini nanti juga baik. batin ku.


setelah turun dari bus, kami harus naik becak untuk sampai di rumah orang yang akan menjadi majikan aku.


'' tia ayo turun kita sudah sampai!" ajak fina.


" iya fin!" ucap ku lalu turun dari becak.


" tia ini rumah nya ayok saya antar kedalam dulu! ajak fina.


kalau aku lihat sih rumah nya berlantai dua tapi tidak terlalu besar, tapi apakah majikan aku juga baik, batin ku.


" permisi"""?


" iya sebentar" terdengar jawaban dari dalam rumah.


lalu pintu nya di buka dan keluar seorang perempuan, belum terlalu tua sih mungkin umur nya di atas mbak mia. batin ku.


" eh,,,fina silah kan masuk fin!"


" oh,,, iya siapa nama kamu mbak? tanya mbak rina.


" nama saya tia mbak"


aku juga memanggil mbak rina dengan sebutan mbak, karena mbak rina juga masih muda.lebih patas di panggil mbak dari pada ibu ibu.


" oke, kamu mau kan bekerja di sini?" rumah nya juga kecil kok dan nanti juga bantuin saya menjaga anak anak.


" iya mbak" jawab ku.


" aku jarang memasak soal lauk nanti beli saja, jelas mbak rina.


mbak rina orang nya sangat ramah, dan juga biasa saja tidak membedakan majikan dan pekerja.


" ya audah tia kalau begitu aku pulang dulu ya?" pamit fina.


" iya fin terimakasih sudah mengantar ku kesini, jawab ku.


" iya sama sama, semoga kamu betah ya tia bekerja di sini.


setelah fina mengantar ku di rumah mbak rina, fina pun pamit pulang, kini aku sudah di rumah mbk rina , mbak rina menunjukan di mana kamar ku.


lalu aku bergegas kekamar, dan menyusun baju bajuku yang aku bawa dari rumah.lalu aku istirahat karena baru sampai.


seperti nya mbak rina orang nya baik, orang nya juga sederhana tidak neko neko semoga aku betah bekerja di sini. batin ku menyemangati diri sendiri.


.


.


.