
“Tenang saja ket aku akan baik-baik saja”
“Kamu memang keras kepala, baiklah tapi hati-hati”…
Setelah pulang sekolah merekapun bertemu diarena balap terdapat banyak penonton disana memang setiap harinya ada saja lomba balap terjadi disana.
“Apakah kau siap kalah fin”… kata max meremehkan
“Cih,, lihat saja nanti, kurasa lomba ini kurang seru kalau ngga ada taruhanya”… kata tiffan
“Ohh kau ingin balapan ini ada taruhannya, kau terlihat sangan yakin memenangkan balapan ini, walaupun motormu bagus tapi kau baru saja bisa mengendarai motor ingat itu”… kata max
“Apakah kau tidak berani taruhan, taruhanya gampang yang kalah akan menjadi budak yang menang selama 1 bulan, apakah kau berani”
“Baiklah, kau jangan menyesal”
Terlihat mereka bersiap-siap digaris star, ketika sebuah bendara dikibarkan tiffin dan max menancapkan gasnya.
Balapan ini hanya satu putaran saja, dan arena terdapan banya tikungan tajam.
Terlihat diawal max memimpin, tiffin yang dibelakang mulai manambah kecepatan motornya untuk menyusul max, saat akan mendekati tikungun terakhir tiffin menyelip motor max.
“Gila nyalinya sangat besar ditikungan tajam tanpa mengurangi kecepan, sunggu gila”… kata max tak percaya dengan keberanian tiffin
Dan akhirnya tiffin memenangkan balapan tersebut.
“Sekarang sudah selesai, kau tidak akan mengingkari taruhan kita kan”…kata tiffin
“Aku bukan tipe orang yang mengikari janji”
“Baiklah aku pegang kata-kata mu”
‘(TING)’
‘(Selamat tuan berhasil menyelasaikan misi)’
‘(Mendapatkan 100% saham volkswagen)’
‘(Mendapatkan skil dewa bisnis)’
‘(Mendaptkan poin 500)’
“Apaaa, hadiah ini terlalu besar aku mendapan kan perusahaan otomotif terbesar didunia”… kata tiffin dalam hari terkejut
“Kamu kenapa fin seperti orang terkejut, apakah kamu baik-baik saja?”… tanya ketrin
“Ah tidak apa-apa aku hanya melamun saja tadi”
“Aneh”
“Selamat ya kamu menang, kamu hebat sekali mengendari motornya, padahal aku belum pernah melihat mu mengendarai motor”… kata ketrin
“Yah mungkin cuma kebetulan saja”… jawab tiffin
Setelah itu tiffin pun mengantarkan ketrin pulang kerumahnya dan iya melanjutkan pulang kerumahnya sendiri.
Setelah sampai dirumah dan slesai membersihkan diri dia menerima telphone dari nimor tak dikenal.
“Iya dengan saya sendiri” jawab tiffin
“Perkenal kan nama saya jesica saya adalah mantan CEO volkswagen, saya mau menanyakan kapan tuan akan menandatangi surat perpindahan pemilik perusahaan volkswagen”… tanya jesica
“Oh itu, kita bisa bertemu besok di cafe xanta jam 3 sore”
“Baiklah tuan saya akan datang besok”
Setelah menutup telphone tiffin pun berbaring di kasurnya.
“Sistem buka profil”
‘(PROFIL)’
‘(NAMA : FIENNES TIFFIN)’
‘(UMUR : 16 TAHUN)’
‘(KECERDASAN : 3/10)’
‘(KEKUATAN : -/10
‘(SKIL : - MEMASAK 1/10 - DEWA BISNIS 1/10)’
(ASET : - VOLKSWAGEN - KAWASAKI NINJA H2)’
‘(POIN : 700)’
“Mungkin aku harus membeli skil bertarung suapay bisa melindungi diriku, aku harus lebih hati-hati karna telah terjun keduni bisnis”… kata tiffan
“Sistem apakah kau ad rekomendasi untuku memilih skil bertarung”
‘(Sistem menyarankan skil dewa barbar)’
“Berapa haraga skil itu”
‘(500 poin tuan, apakah tuan mau membelinya)’
“Baiklah beli skil itu dan aktifkan saja langsung”
‘(Skil dewa barbar behasil dibeli)’
‘(Mengaktifkan skil dewa barbar)’
‘(Proses 20%…..40%…..)’
“Akhhhhh….” … teriakan kesakin tifin, tubunya seperti dihancurkan tulangnya seperti dipatahkan
‘(60%…..80%….100%)’
‘(Skil barbar aktif)’
Setelah menerima kasikan yang luar biasa akhirnya tiffin tidak sadarkan diri.