
Setengah jam berlalu.
“Gimana ini pak, dimana anak itu dan walinya, jangan kira saya orangnya tidak sibuk, saya rela nmeninggal kan perusahaan saya” kata bapak yang disana
“Bapak kan tau siapa saya saya adalah salah satu donatur disekolah ini, apakah karna masalah ini bapak mau saya mencabut saham saya disini” lanjut bapak itu mengacam
“Tunggu sebentar ya pak, saya akan coba hubungi lagi wali anak itu”
Kepala sekolah mengambil hp di mejanya hendak menelpon tiffin dan sebelum menelphon terdengar suara ketukan pintu.
Tok tok tok
“Masuk” jawab kepala sekolah
Dan terlihat didepan pintu masuk lah duo orang anak mudan yang menuju ke dalam ruang kepsek.
“Itu dia ma, yang memukul aku” kata haikal teman sekelas zeyn
“Hei anak kecil dimana orang tua mu, kenapa kau membawa anak jalanan seperti ini untuk menjadi wali, apakah kau membayar dia” tanya mama haikal
“Dia memang kakaku” jawab zeyn
“Apakah adik saya ada membuat masalah” tanya tiffin santai tanpa memperdulikan ocehan mama haikal
“Apakah kamu wali zeyn” tanya kepala sekolah
“Betul saya kakaknya”
“Hei anak muda kamu bertanya adik mu ada membuat masalah kan, kamu lihat anak saya mulanya lebam karna dipukul adik mu, bagaimana kamu mau bertanggung jawab” tegas ayah haikal
“Betulkah zeyn apa yang dikatakan om ini” tanya tiffin kepada zeyn
“Betul kak” jawab zeyn
“Memang adik kamu sangat nakal, sini biar aku yang mewakili ibumu untuk menghukummu” kata mama haikal sambil bergerak hendak menjewer telinga zeyn tapi dengan cepat tiffin menghalangi.
“Apakah ibu sudah mendengar penjelasan adik saya, kalau belum jangan coba-coba menyentuhnya” kata tiffin
“Jelaskan zeyn kenapa kau memukul temanmu”
“Sebenarnya dia sering membuli aku dan teman ku dan kemarin dia memukul teman ku ditoilet dan memasukan kepala teman ku kedalam closet, jadi aku memukulnya untuk memberipelajaran kepadanya” jelas zeyn
Haikal nampak panik mendengar penjelasan daro zeyn dia hanya diam saja tidak berani membantah penjelasan zeyn.
“Anak itu berbohong pak mana mungkin anak saya membuli temanya, saya tahu anak saya seperti apa” kata mama haikal
“Pak apakah ada cctv didekat toilet” tanya tiffin
“Tidak perlu memeriksa cctv, saya adalah donatur disekolah ini, sekarang saya mau bapak mengeluarkan anak ini dari sekolah” kata ayah haikal
“Baiklah saya sudah putuskan, zeyn akan dikeluarkan dari sekolah ini karna telah memukul temanya dan berbohong tentang masalah ini” kata kepala sekolah mengambil keputusan
“Benarkah bapak donatur disekolah ini, bukankah sekolah ini 100% milik perusahaan royal duth”
“Silahkan adik berdua keluar dari sekolah ini” kata kepala sekolah mengusir zeyn dan tiffin
Mendengar semua itu tiffin mencoba menghubungi jesica asisstenya.
“Halo jes, kamu ada dimana sekarang”
“Seperti biasa bos saya ada kantor, ada keperluan apa bos menghubungi saya”
“Bisakah kamu kesekolahnya zeyn sekarang”
“Apakah ada masalah disekolah zeyn bos”
“Iya ada sedikit masalah disini”
“Baik bos saya akan segera kesana, tunggu 10 menit saya akan tiba disekolah”
“Pak bisakah saya menunggu orang disini, masalah ini belum saya anggap selesai pak”
“Hei anak muda siapa yang kau hubungi, apakah kau menghubungi presiden untuk membantu mu” kata mama haikal
“Sebaiknya kalian berdua segera keluar dari sekolah ini” kata kepala sekolah
“Tidak perlu pak kami ingin melihat siapa yang akan datang menolongnya” kata ayah haikal
10 menit kemudian datang mobil BMW M4 coupe yang menghebohkon seisi sekolah itu karna terlihat mewah bukan hanya terlihat saja harganya juga mencapai 2,4 miliar.
Setelah mobil mewah itu terparkir ditengah lapangan, keluar seorang wanita cantik dan elegan menuju keruang kepala sekolah, dia adalah jesica
Jesica langsung masuk tanpa mengetuk pintu,
Jangankan kepala sekolah ayahnya haikal saja terkejut melihat siapa yang datang.
Siapa yang tidak tau jesica dia adalah orang yang sering menggantikan tiffin sebagai CEO perusahaan terbesar diindonesia yaitu ROYAL DUTH dan dia memegang saham 20% disana sedangkan 80%nya masih dipegang tiffin.
-
-
-
-
To be continued
-
-
-
Jangan lupa like dan coment guys buat semangat author lanjut menulis karya ini hehehe💙