MENUJU KESUKSESAN

MENUJU KESUKSESAN
24


Tifin, jordan dan jack turun menuju lantai pertama dengan membawa tubuh kairo.


Anggota musuh yang telah menyerah terkejut melihat bos mereka yang sudah tidak bernyawa.


Sedangkan tiga tangan kanan kairo bergedik ngeri melihat pisau yang masih tertangcap di kepala bosnya.


mereka membayakan bagaimana tiffin yang hanya menggunakan pisau melawan kairo yang memegang pistol.


“Kalian semua yang telah menyerah harus memilih setia kepada genk tiger atau mati” kata tiffin dengan tegas


“Kami bersedia tunduk dibawah genk tiger” jawab mereka serentak


Jumlah musuh yang blum mati masih ada sekitar 3000an orang.


Setelah itu tiffin berjalan menuju ketiga tangan kanan kairo.


“Siapa diantara kalian yang ikut dalam merencanakan kematian riko dan sela tiga tahun lalu”


“Saya tuan” jawab leonard


“Apakah kamu tahu siapa yang membayar kalian”


“Saya tidak tahu tuan, saya cuma diperintahkan bos kairo”


Tiffin lalu pergi kesalah satu anggotanya dan meminjam senjata, tanpa basa basi lagi tiffin menembak kepala leonard yang masih diikat.


Dor


Kedua teman disamping leonard terkejud melihat temanya mati didepan mata mereka.


“Dan untuk kalian berdua, apakah mau bergabung dengan kami atau menemani teman mu diakhirat sana”


“Kami bersedia tunduk tuan” jawab jefri dan paul


“Pilihan yang bagus”


“Jordan hubungi ayub, perintahkan untuk mengambil alih semua bisnis yang legal dan musnahkan yang ilegal milik kelompok elang hitam”


“Baik bos”


Setelah membicarakan beberapa masalah lain mereka akhirnya memutuskan untuk membuat markas cabang ditempat markas elang hitam.


Dan yang menjadi ketua dimarkas cabang adalah jefri dan paul.


Tiffin sengaja memberi mereka berdua jabatan tinggi supaya mudah melihat apakah kesetian mereka bisa dipercaya.


(TING)


(Selamat tuan berhasil menyelesaikan misi)


(Mendapat poin 2000)


Tiffin yang masih berada dimobil hendak menuju villanya terkejud melihat hadiah yang diberi sistem tidak seperti biasanya.


‘Keapa hadiah dari sistem cuma poin saja’


(Sistem sudah terlalu banyak membantu tuan dengan hadiah yang besar)


(Dan mulai dari sekarang sistem hanya akan memberi hadiah tuan berupa poin)


(Tujuanya adalah agar tuan lebih berusaha dalam mengejar kesuksesan tuan sendiri)


‘Huh, baiklah aku memang terlalu mengandalkan sistem untuk mendapat kekayaan’


‘Sepertinya memang harus mengambil kuliah biar bisa belajar mengatur bisnis’


“Zeyn kenapa kamu masih latihan jam segini”


“Kenapa baju kakak banyak darah, apakah kakak terluka”


Bukanya menjawab pertanya tiffin zeyn malah balik bertanya karena melihat baju tiffin yang belum sempat digantinya.


“Ah itu, kakak dijalan habis membantu orang kecelakaan, dan darah orang itu terkena baju kakak” bohong tiffin yang tidak mau zeyn khawatir


“Pertanyaan kakak tadi belum kamu jawab lo” lanjut tiffin mengalihkan pembicaraan


“Aku ingin memperkuat diri kak biar bisa di andalkan kakak dan selalu dibawa kapanpun kalau ada masalah”


Sebenarnya zeyn tahu kalau tiffin habis bertarung walaupun dia tidak tau apa penyebab kakanya bertarung.


“Zeyn sebenarnya kamu sudah cukup kuat untuk kakak andalkan, tapi kakak tidak mau kamu terlibat masalah kakak”


“Apakah karena kakak belum menerima zeyn sebagai keluaraga seutuhnya”


“Bukanya begitu, kakak sudah menganggap zeyn sebagai keluarga kakak makanya kakak tidak mau kamu terlibat”


“Bukanya kalau keluarga harus saling berbagi suka dan duka, kenapa kakak cuma berbagi sukanya saja kepada zeyn”


“Ah sudahlah zeyn kamu sudah semakin besar, nanti kakak akan ajak zeyn kalau kakak terkena masalah”


“Horeee, terima kasih kak”


“Tidur lah, bukanya besok kamu sekolah”


“Tunggu dulu kak, zeyn mau ngasih surat dari guru zeyn”


“Surat apa ini”


Tiffin membuka surat yang diberikan zeyn kepada tiffin, dan tiffin terkejud melihat surat panggilan dari kepala sekolah.


“Apakah kamu berbuat salah disekolah zeyn” tanya tiffin setelah membaca surat tersebut


“Tidak kak, zeyn tidak pernah berbiuat salah disekolah”


Ke esokan hatinya.


Disekolah menengah pertama royal school, tepatnya diruang kepala sekolah terdapat sepasang suami istri dan juga anak mereka yang mukanya masih merah seperti habis kena tonjok.


“Dimana anak itu pak, saya tidak mau tahu hari ini juga dia harus dikeluarkan dari sekolah” kata perempuan disana


“Tenang buk sebentar lagi anak yang memukul anak ibu akan datang kesini bersama walinya” kata kepsek


-


-


-


-


To be continued


-


-


-


Bantu penecet tombol LIKE nya teman-teman💙