
Tiffin akhirnya telah sampai dilantai ketiga dan iya menuju keruangan besar milik kairo.
Setelah masuk kedalam ruangan milik kairo yang tidak dikunci terlihat kairo yang duduk dikursi kebesaranya sambil mengisap rokoknya.
Prok prok prok
Suara tepuk tangan kairo
“Ternyata anak muda sekarang sudah sangat hebat”
“Kau adalah tiffin anak dari riko dan sela, ternyata aku salah besar membiarkan kamu hidup dan sekarang bibit yang ku biarkan bertumbuh besar dan berniat membalas dendam atas kematian orang tuanya, sunggu drama yang bagus untuk difilm kan”…. Kata kairo panjang lebar
“Aku sudah tau kamu yang merencanakan kecelakan orang tuaku, yang aku tidak tau adalah tujuan mu merencanakan itu, dan siapa kepala dari rencana itu” kata tiffin mulai panas
“Lebih baik kamu jangan tahu karna orang yang membayarku bukan lah orang sembarangan”
“Siapapun orang itu, akan ku bunuh”
“Darah dibayar darah” kata tiffin matanya sudah merah mengingat orang tuanya
“Karna kamu tidak mau memberitahu ku siapa kepala dari rencana pembunuhan orang tuaku, kamu harus bertanggu jawab atas kematian mereka”
Tiffin berlari kedepan menerjang kairo dengan menggunakan pisaunya.
Pisau tiffin berjarak sekitar 1 cm dari leher kairo l, tapi dengan cepet kairo bergeser kekanan menghindari itu.
“Kemampuan mu belum cukup untuk membunuhku anak muda” kata kairo memprofokasi
Tiffin membuang pisaunya lalu menerjang lagi menggunakan skil dewa barbarnya.
Tedangan tiffin tepat mengenai dada kairo,
Kairo termundur 5 langkah akibat tengdangan tiffin.
Tidak terima dirinya tertendanga kairo maju mernerjang kearah tiffin, tinjuan yang sangat cepat dari kairo mengatah ke kepala tiffin.
Dengan gesit tiffin bergeser kesamping kairo dan menendang kearah belakang kairo.
Karna menerima tendanga dari tiffin lagi, kairo kehilangan keseimbangnya.
Tiffin bergerak lagi menuju kairo yang masih terkelungkup, dia menginjak kepala kairo dengan keras sehinga hidung kairo patah dan mengeluarkan darah.
Lalu tiffin mengambil pisau yang telah dibuangnya tadi.
Saat tiffin hendak mengambil pisaunya, kairo dengan sisa tenaganya mengambil pistol disaku celananya lalu mengarahkan ketiffin.
Dor dor dor
Tiga kali siara tembakan terdengar dari ruangan kairo.
Jordan dan jack yang sedang bertarung melawan 3 orang tangan kanannya kairo berhenti senjenak memdengar suara tembakan tersebut.
“Jack cepat selaikan pertarungan ini, ak punya pirasat buruk terhadap bos”
Jack mengangguk dan lanjut bertarung, dan setelah beberapa saat mereka berdua berhasil membuat ketiga tangan kanan kairo menyerah.
Setelah mengikat ketiga orang tua itu jordan dan jack meminta anggota lainya menjaga ketiganya.
Lalu mereka berdua naik kelantai tiga, dengan hati hati jordan membuka pintu ruangan kairo.
Dan mereka terkejud melihat tiffin yang duduk seperti bersemedi, terlihat dibahu tiffin mengeluarkan banyak darah.
Beberapa menit yang lalu.
Tiffin tidak menyangka bahwa kairo menyimpan pistol disaku celananya, karena tidak sempat menghindar bahu kiri tiffin terkena 1 peluru sedangan 2 peluru lainya mengenai kakinya.
Dengan cepat tiffin melemparkan pisau yang dipegangnya dan tepat mengenai kepala kairo, setelah memastikan kairo telah mati, tiffin mencoba menghubungi sistem
“Sistem bantu aku”
(Sistem merekomendasikan tuan membeli pil penyembuh tingkat max yang bisa menyembuhkan luka atau penyakit apa saja”
“Berapa poin yang akan kukeluarkan untuk pil itu”
(Harga pil tersebut sebesar 1000 poin)
‘Mahal sekali harganya, tidak apa lah mungkin habis ini akan mendapat banya poin setelah menyelesailan misi’
“Baillah sistem beli pil itu”
(Pembelian berhasil)
(Tuan tinggal memakan pil tersebut lau duduklah dan rasakan khasiatnya selama 10 menit)
Tiffin segera memakan pil itu dan duduk bersila.
Kembali kesekarang.
Jordan dan jack bingung mau ngapain, karna melihat bosnya yang seperti menyembuhkan diri.
Setelah beberapa menit menunggu tiffin akhirnya membuka matanya dan berdiri terlihat seperti tidak terjadi apa apa kepadanya.
Melihat itu jordan dan tiffin terkejud, apakah anak muda itu masih manusia.
“Bos apakah kau tidak apa apa” tanya jordan
“Aku tidak apa apa hanya tertembak tiga kali oleh kairo” kata tiffin
“Apakah anggota musuh yang lain sudah menyerah” tanya tiffin
“Sudah bos semuanya diikat dan dikumpulkan di lantai pertama” jawab jack
“Baiklah, bawa mayat kairo kita akan berkumpul dilantai pertama”
-
-
-
-
To be continued
-
-
-
I hope you enjoy💙