
Lima hari pun telah berlalu, tiffin telah meyelesaikan ujiannya dia lulus dengan nilai terbaik disekolahnya. Saat ini dia sedang merayakan kelulusanya dengan makan bersama zeyn dan ketrin disebuah restoran mewah.
“Selamat ya kak atas kelulusanya, selamat juga untuk kak ketrin”… kata zeyn
Ya beberapa hari lalu ketrin sudah turun sekolah untuk mengikuti ujian kelulusan, dia juga sering bertemu dengan tiffin diluar sekolah dan juga sudah berkenalan dengan adik angakat tiffin yaitu zeyn.
“Termia kasih zeyn”… jawab tiffin dan ketrin bersamaan
“Kakak dan kak ketrin sangat kompak, kenapa tidak jadian saja”… kata zeyn
Mendengar kata dari zeyn ketrin terlihat bersedih karna sebentar lagi dia akan menikah dengan max.
“Anak kecil tidak pantas berbicara seperti itu, makan saja maknanmu”… kata tiffin
Melihat raut wajah ketrin yang berubah menjadi sedih tiffin kasian kepadanya.
“Habis ini kita akan kerumah mu, aku mau mengunjungi ayah dan ibumu”… kata tiffin
“Iyaa, aku akan membawa kalian menemui orang tuaku”… jawab ketrin
“Tidak, aku sendiri saja yang kerumahmu zeyn akan diantarkan supirnya untuk pulang kerumah”… kata tiffin
“Yahh padahal aku mau melihat rumah kak ketrin”… kata zeyn
“Bawa saja zeyn kerumah ku fin, kasian dia pasti kesepian dirumah nggak ada kamu”… kata jesica
“Baiklah aku akan mengajaknya, tapi jangan mengacau kamu disana zeyn”… kata tiffin
“Iya kakakku yang gantengg, terima kasih kak ketrin”… kata zeyn
Setelah selesai makan mereka pun berangkat kerumah ketrin dengan mengendarai dua mobil, tiffin dengan ketrin menggunakan mobil lamborghini veneno sedangakan zeyn dan supirnya mengendari mobil mini country.
Setelah sampai dirumah, ketrin mempersilahkan mereka berdua masuk, saat masuk mereka melihat kedua orang tua ketrin sedang duduk disofa ruang tamu sambil menonton tv.
“Eh anak mama sudah pulang, apakah mereka temanmu sayang”… kata mamanya ketrin
“Iya ma ini tiffin dan adiknya zeyn”… kata ketrin
“Halo tante, halo om”… kata tiffin dan zeyn bergantian menyalami mama ketrin dan ayahnya
“Apakah temanmu ini yang mengalahkan nilai mu sayang”… tanya ayahnya keketrin
“Iya ayah”… jawab ketrin
“Selamat ya atas kelulusan mu, silahkan duduk nak tiffin”… kata ayahnya ketrin atau daniel
“Makasih om”… jawab tiffin
Setelah berbincang bincang cukup lama, tiffin berencana mengaja daniel untuk berbicara empat mata.
“Om bisakah saya berbica dengan anda berdua saja, ada sesuatu hal yang ingin saya sampaikan”… kata tiffin
“Oh bisa, ayo keruang kerja ku”… ajak daniel
Ketrin penasaran apa yang mau dibicarakan tiffin dengan ayahnya berdua.
“Zeyn kamu tunggu disini ya”… kata tiffin kepada zeyn
“Iya kak”… jawab zeyn
Tiffin dan danielpun berjalan keruang kerja milik daniel, mereka berduapun sampai dan duduk disaling berhadapan.
“Begini om saya ada satu permintaan, bisakah om membatalkan pernikahan ketrin dan max”… kata tiffin to the poin
“Ohh jadi kamu sudah tau tetang itu, sebenarnya om juga tidak mau menikahkan putri om dengan anaknya rusdi yang bernama max itu, tapi karna hutang om dan om slalu ditekan oleh rusdi om tidak bisa apa apa”… jelas daniel
“Bukankah pak rusdi tidak lagi memegang saham diperusahaan om”… kata tiffin
“Kamu juga tahu itu, iya dua hari yang lalu saham rusdi dibeli oleh perusahaan volkswagen dengan harga yang sangat tinggi, walaupun rusdi tidak mempunyai saham lagi diperusahaan tapi hutang om masih ada sama dia”… kata daniel
“Berapa hutang yang dimiliki om ke pak rusdi itu”… tanya tiffin
“Sebenarnya hutang om cuma 200 juta tapi rusdi itu licik dan mengubah bunganya menjadi tinggi sehingga hutang om sekarang mencapai 1,5 m”… kata daniel yang terlihat kesal.
“Aku akan mengganti hutang om itu”… kata tiffin
“Aku tau kau sebenarnya mencintai putriku kan, dan putriku juga kelihatanya mencintai mu, tapi kamu tidak mungkin bisa melunasi hutang om”… kata daniel
“Kenapa kamu bertanya tentang itu, tentu saja aku mencari tahu namanya fiennes tiffin, walaupun aku belum pernah bertemu tapi aku tau namanya”… kata daniel
Jordan mulai sadar nama tiffin sama dengan pemilik volkswagen.
“Jangan bilang kamu adalah pemilik volkswagen”… kata daniel tidak percaya
“Maaf menyembunyikanya sebelumnya om”… kata tiffin
“Tapi jangan beritahu kesiapa siapa informasi tentang diriku om, aku mempunyai suatu hal untuk tidak menampakan diriku dipublik”… lanjut tiffin
“Om akan merahasiakanya, Om masih tidak percaya pemilik volkswagen semuda ini bahkan dia berteman baik dengan putriku”… kata daniel
“Itulah kenyataanya om, aku akan meneransfer uanganya kerekening om”… kata tiffin
Setelah selesai dengan urusan mereka, tiffin dan daniel pun keluar dari ruangan kerja itu dan menuju keruang tamu.
Tiffin dan zeyn pun berpamitan kepada orang tunya ketrin karna sudah sore dan mereka hendak pulang kerumah, ketrin mengantarkan mereka berdua sampai keluar rumah.
“Apa yang kamu bicarakan tadi dengan ayahku?”… tanya ketrin yang masih penasaran dengan obrolan ayahnya dan tiffin
“Bulan masalah besar, baiklah kami pamit dulu samapai jumpa”… kata tiffin
“Sampai jumapa kak ketrin, terima kasih kuenya tadi sangat enak”… kata zeyn
Tiffin dan zeyn pun masuk kedalam mobil, zeyn ikut dengan tiffin karna supirnya sudah pulang duluan tiffin yang merintahkan untuk duluan.
“Kau tidak merepotkan tadi disana kan”… tanya zeyn
“Tidak kak, aku hanya minta dibuatkan kue oleh kak ketrin”… kata zeyn dengan polos
“Kamu ini, itu merepotkan namanya”… kata tiffin
Merekapun sampai kerumah. Dan beristirahat, Malam harinya zeyn menemui tiffin didalam kamarnya.
“Kak boleh kah aku masuk”… kata zeyn didepan kamr tiffin
“Masuk lah”… kata tiffin sambil memainkan hpnya
Zeyn pun masuk dan duduk dipinggir kasur, tiffin mematikan hpnya dan melihat kearah zeyn
“Ada apa zeyn, apakah ada sesuatu yang ingin kamu bicarakan?”… tanya tiffin
“Sebenarnya aku ingin berlatih ilmu beladiri kak untuk melindungi diriku dan juga kakak, mau kah kakak mengajari ku”… kata zeyn
“Kenapa kau tiba tiba ingin berlatih ilmu beladiri”
“Aku sering dibuli disekolah, dikatain anak yatim piatu kak”… kata zeyn terlihat sedih
Melihat zeyn sedih karna dibuli tiffin kesal dengan pihak sekolah yang tidak mengawasi anak anak.
“Baiklah aku akan mengajarimu nanti, tapi ingat ilmu beladiri itu hanya digunakan untuk melindungi diri dan keluarga kita, bukan untuk menindas orang lain”… kata tiffin
“Terima kasih kak, aku akan mengingat pesan kakak”… kata zeyn terlihat bahagia
“Sudahlah, pergi kemarmu kakak ingin beristirahat”… kata tiffin
Setelah zeyn keluar dari kamarnya tiffin berbaring dikasurnya dan mencoba berbicara dengan sistem karna sudah lama dia tidak mendengar suara sistem.
“Sistem apakah kau masih ditubuhku”
(Masuh tuan, selamanya sistem akan berada ditubuh tuan)
“Kenapa beberapa hari terakhir kamu tidak memberiku misi”
(Misi bisa didapatkan tergantung situasi dan keaadan tuan)
“Oh begitu aku mengerti aku kira misinya akan ada setiap hari ternyata tidak”
“Ohiya sistem apakah kamu ada solusi cara melatih adik ku belajar ilmu beladiri”
(Sistem merekomendasikan tuan untuk membeli pil penguat tubuh dan buku latihan tapak suci)
“Bisakah kau jelaskan apa itu pil penguat tubuh dan buku tapak suci”
(Pil penguat tubuh berfungsi memperkuat fisik dan jiwa penggunanya cara penggunaanya adalah dengan memasukan pil kedalam air, setelah itu pengguna bisa merendam tububnya menggunakan air yang telah dilaruti pil tersebut selama 1 jam)