Married With Stepbrother

Married With Stepbrother
Bab 96


Masih berada di mansion tua, suruhan Ruby sebagian mulai masuk ke dalam nya. Tidak ada siapapun selain benda benda usang


"Bagaimana apa sudah ketemu?" Tanya Ruby


"Belum Nona?"


"Bagaimana bisa? bukan kah dia bersembunyi di sini. Bahkan aku melihat nya masuk ke sini semalam dengan membawa buah buahan hutan dan burung untuk kucing nya"


Ruby memang sempat melihat Yara tapi ia tidak berani masuk sendiri, maka dari itu ia memanggil bawahannya terlebih dahulu untuk mengepung tempat itu agar Yara tidak bisa kabur kemanapun


"Tapi Nona dia memang tidak ada di sini"


"Mungkin dia bersembunyi, di bawah kasur atau di dalam lemari. Cepat cari!"


Mereka sibuk mencari menggeledah seluruh ruangan di mansion besar tak berpenghuni di tengah hutan tersebut




Di sini Yara berlari, hari sudah menjelang subuh tadi ia sempat di hadang srigala tapi hewan itu tidak memperdulikan nya, dengan gitu Yara selamat dan terus melanjutkan perjalanannya menuju tempat yang pernah menjadi tempat ia tinggal selama tiga tahun lebih



Jika kalian menebak tujuan Yara rumah Ray maka jawaban kalian benar. Rumah Ray letak nya di antara kelilingan binatang buas serta tanaman beracun dan rute yang membingungkan, orang yang melangkah ke sana adalah orang nekad yang gila



Agha dan Jever saja tak ingin ke sana lagi setelah sekali berhasil lepas keluar hidup hidup



Sepertinya keberuntungan sedang berada di pihak Yara, lihat lah ia berhasil menemukan rumah kecil itu serta kunci nya yang tergeletak di kursi goyang di teras



"Terimakasih Tuhan" Ucap Yara dengan syukur nya, ia hapus air matanya lalu masuk ke dalam rumah dan mengunci nya kembali



"Moco lihat lah ada makanan mu, kau makan lah dulu aku akan mengecek persediaan dulu"



Yara ke dapur dan menemukan makanan yang belum ekpired dalam kemasan instan, dengan cepat Yara mengangkut nya untuk di bawa keruangan rahasia Ray, tak lupa juga ia mengambil kompor untuk merebus air




"Kak Ray, Yara rindu cepat lah pulang atau kaka hanya akan menemukan mayat ku saja nanti" Ucap nya



Yara membuka lembari untuk mengambil pakaian serta alat alat mandi, ia berencana untuk berdiam diri di ruang rahasia. Bagaimana pun tempat ini cepat atau lambat akan di temukan, Yara sangat berterima kasih pada Ray kerna membuat ruang rahasia yang memiliki toilet serta keran air bersih di dalamnya



"Moco" Teriak Yara memanggil Moco setelah berkemas



"Meong"



"Kita akan tinggal di bawah untuk sementara, ayo kita masuk sebelum orang orang jahat itu datang"



Yara akhirnya masuk ke ruangan rahasia itu, hanya Yara dan Ray saja yang mengetahui kunci nya bahkan Agha dan Javer tidak tau di mana kunci tersembunyi dari ruangan itu kerna mereka menemukan nya secara tidak sengaja dan setelahnya tidak tau apa apa



"Kemana perginya semua organ?" Tanya Yara sendiri kerna tak mendapati apapun selain senjata yang berada di ruang terdepan sebelum masuk ke area ini



"Mungkin sudah di kirim kak Ray" Tebak Yara, kemudian ia beralih tidur di sofa beristirahat dari segala kelelahan setelah semalaman kaki nya menapak.



Tbc.



WOI COMENT WOI AND LIKE WOI



Kalau macam ini jadi patah semangat dan malas up banyak