Married With Stepbrother

Married With Stepbrother
Bab 43


Yara termenung sedari tadi dengan menatap langit, kini Yara memiliki sesuatu yang sangat ia benci bahkan sampai ingin melenyapkan orang itu


Maya? Benar seseorang yang di benci Yara adalah Maya. Wanita itulah yang membuat orang yang di cintai nya tidak melirik Yara sebagai lawan jenis melainkan hanyalah seorang adik


Wajar saja jika Yara berpikir seperti itu, selama tiga tahun tinggal bahkan tidur di tempat yang sama tetap saja Ray tidak memiliki perasaan lebih pada Yara kerna rasa cintanya pada Maya


"Apa hebat nya wanita ja*lang ini?" Gumam Yara sambil melihat foto Maya di dompet Ray


"Benar kata kak Poppy dia tidak ada apa apanya, bahkan aku jauh lebih unggul dari segi manapun" Hina Yara


Sepertinya sifat buruk Yara mulai terlihat, apa maksudnya ini? bukankah sejak awal Yara tidak pernah terlihat baik? dia bahkan berani menentang senior dan bersikap acuh saat masa sekolah nya dulu


"Yara apa yang kau lakukan dengan foto itu?" Tanya Ray memergoki Yara yang tengah memegang foto wanita nya


"Apa yang kaka lihat dari wanita ini?" Tanya nya dengan terus memperhatikan foto Maya


"Apa maksud mu?"


"Dia bahkan tidak cantik kenapa kaka begitu mengilainya? aku bahkan tidak menemukan hal yang sepesial dari nya, tidak cantik, tidak pintar, tidak kaya, dia sangaaaaat biasa saja. Bahkan bisa di katakan dia jelek sungguh tidak cocok dengan kaka yang mendekati kata sempurna" Dengan terang terangan Yara menghina Maya di depan Ray


"Huh" Ray kenghela napas panjang mencoba tidak emosi dengan perkataan Yara "Melihat seseorang itu jangan dari luar tapi lihat lah dari dalam kerna cantik sesungguhnya itu bukanlah dari penampilan melainkan dari kebaikan dan tutur sikapnya" Ucap Ray


"Yara hentikan! Maya hanya tidak tau aku yang sebenarnya, berhenti menghina nya"


"Dasar bodoh! kaka benar benar bodoh, aku salah mengira kalau kaka pintar. Dia tidak tau apa apa tentang kaka tapi dia mau berpacaran bahkan di sentuh dengan kaka, menurut kaka itu apalagi selain kak Maya hanya menyukai rupa tampan berdompet tebal milik kaka? dia tidak tau saja pekerjaan kaka ahahah"


"Terserah kau mau ngomong apa yang jelas kaka mencintai nya" Ujar Ray lalu beranjak pergi ke ruangan rahasia nya


"Ck dia tidak termakan hasutan ku" Gumam Yara merasa kesal


"Kak Ray benar benar mencintai wanita itu, aduh bagaimana ini aku tidak ingin di tinggal sendiri di sini"


Kerna capek memikirkan hal itu terus, Yara pun pergi ke luar bersama Moco untuk berjalan jalan di dekat situ situ saja yang jaraknya paling jauh hanya 20 meter, lebih dari itu Yara tidak berani jika tidak ada Ray.


"Kita main di sini saja sampai sore ya Moco"


"Meong"


"Aku tidur dulu kalau ada apa apa bangunkan aku ok" Yara pun berbaring di rerumputan lalu tertidur dengan nyenyak nya, Sedangkan Moco bertugas untuk mengawasi keadaan sekitar dari hewan yang berbahaya.


Tbc...