
mereka yang mendengar ucapan Arkan dan Bayu menjadi tertawa karena melihat wajah ketakutan mereka karena ancaman yang di berikan elena .
mereka segera menuju tembok belakang sekolah dimana mereka akan masuk melalui pintu itu .
Sinta :" jadi bapak negara kita bakal masuk lewat tembok belakang sekolah memangnya gak ada jalan lain mana harus manjat pohon saya kan gak bisa manjat .
Rendi :" tenang mereka akan membantumu dan kau tak perlu hawatir "
ahirnya mereka semua memanjat tembok satu persatu setelah dirasa aman mereka pun segera memasang alat perekam suara dan camera yang telah mereka beli dengan uang kas
penjaga sekolah dan satpam juga tidak akan datang karena kopi mereka sudah diberi obat tidur . mereka memasang alat alat itu mulai dari koridor lantai atas , gudang belakang sekolah , dan ruang kepala sekolah dan beberapa kelas setelah semua dirasa sudah terpasang mereka segera kembali ke warung tempat biasa mereka berkumpul .
dan sekarang mereka sedang melihat kemampuan bayu dan Arkan yang sedang merentes cctv dan menghapus rekaman kejadian saat saat mereka memasang alat perekam . mereka semua kagum dengan kemampuan mereka berdua entah dari mana mereka belajar menjadi heker dan merentes cctv .
elena :" hebat dari mana kalian belajar merentes dan melakukan ini semua "
Tasya :" les ya , atau kalian emang yang pegang vail rekaman cctv sekolah "
Arkan :" engak lah tasya mana ada duit buat les beginian dan satu lagi kita siapanya kepala sekolah , atau karyawan sampai disuruh pegang fail cctv sekolah kita bisa lakuin ini ya dari yautub "
Rendi :" Bayu Arkan apakah fail ini tidak akan kembali jika di rentes oleh heker terkenal dan lebih hebat dari kalian "
Bayu :" bapak negara tenang saja itu tidak akan terjadi kita sudah memastikanya sebaiknya sekarang kita lihat apakah perekam suara dan camera di itu berjalan dengan baik "
keesokan harinya mereka kembali ke sekolah dan di salah satu sudut sekolah tepatnya di kelas 11 ipa 1 sedang terjadi perundingan bukan untuk membuat peraturan baru atau membicarakan tentang kenakalan murit murid sma garuda tapi mereka sedang membicarakan tentang sivat aneh kedua teman mereka siapa lagi kalau bukan Dimas dan Sinta .
Caca :" kalian perhatin deh kok ahir akhir ini Sinta sama Dimas jarang ya ikut kumpul osis atau sekedar untuk main bareng kita "
Evan :" iya apalagi mereka selalu menghilang entah kemana mana barengan lagi "
Julian :" Munggkin mereka pacaran emanya lo jomblo dari lahir "
Evan :" gue gak jomblo ya emang belum ketemu yang cocok aja lagian jomblo triak jomblo "
Aldo :" sudah dari pada kalian bertengkar membahas hal yang tidak sebaiknya kalian diam dan terima nasib kalau kalian berdua ini tidak laku dan akui aja kalau gue ini paling ganteng di kelas 11 ipa 1 "
Caca :" Aldo ini kalau ngomong suka bener "
Evan :" hey Aldo Caca omongan Lo nyakitin hati gue sama aja kalian tidak berperikemanusiaan "
Julian :" sudahlah Van akui saja omongan Aldo itu bener dia paling ganteng di kelas 11 ipa 1 dan kita harus ingat dia itu gak pernah di tolak sama cewek tapi selalu nolak cewek so sadar diri aja "
Vina :" hey kalian gue tadi gak sengaja denger berita terbaru kalau ternyata sekolah ini ada dua organisasi sasi baru namanya pas dan pipa yang artinya pembenci anak ips dan pembenci anak ipa "
" apa " ucap mereka semua dengan kompak bahkan beberapa anak yang sedang membaca buku namun mendengarkan pembicaraan mereka juga terkejut