
anak anak ips yang mendengar tepukan elena dan rendi langsung bangun membuka simpel telinga dan kembali ke bangku masing masing sementara anak anak ips 1 masih melongo hingga perintah dari Rendi dan elena mengagetkan mereka .
elena :" wahai rakyatku sekarang kalian semua kedepan cuci muka 10 menit sudah masuk ke kelas "
Rendi :" dan kalian para osis tunggu disini dulu 10 menit kita masuk ke kelas baru nanti rapat atau apapun itu "
setelah mendengar perintah dari Rendi dan elena mereka langsung melakukankan apa yang mereka perintahkan bahkan aldo dan yang lainya juga mematuhi ucapan Rendi.
Julian :" eh kok kayak ada yang aneh tapi apa ya "
Aldo :" astaga ketua osisnya kan gue kenapa malah gue yang dikasih perintah sama Rendi mana nurut nurut aja "
Dimas :" udah terima aja gak liat tadi tatapan elang nya Rendi sama elena bikin takut "
Aldo :" tapi harga diri gue sebagai ketua osis sma nusa bangsa jatuh dong "
tak lama kemudian Rendi dan yang lainya datang masuk kedalam kelas dan duduk di bangku masing masing .
Aldo :" oke sebelumya maaf jika mengangu waktunya kedatangan kita kesini untuk melakukan patroli "
Rendi :" patroli apa bang "
elen :" patroli barang barang yang dilarang dibawa di sekolah "
mereka pun mulai mengeledah tas tas mereka semua lagi lagi anak ipa satu dibuat kaget kalau kaget terus lama lama sakit kaget jantung bagemana tidak isi tas mereka hanya ada 1 buku tulis dan 1 bolpoin . dan dibuat geleng geleng malah membawa barang barang antik biasanya yang mereka sita itu bedak , cermin , komik , atau bahkan rokok dan yang lainya sama sekali mereka tidak bawa tapi malah menemukan baju , gelas , piring , gayung , mie instan ,ember , botol akua kosong bahkan panci pun ada ini mereka ada di sekolah atau dirumah .
Ara :" eh itu kenapa gelas gue disita biasanya yang disita itu bedak , cermin sisir "
Riko :" panci Mak gue itu ngapain dibawa kan bukan rokok atau komik "
elen :" seharusnya saya yang tanya ngapain kalian bawa gelas dan perkakas yang lainya ini kan sekolah bukan rumah "
Rendi ;" kan Bu guru pernah bilang sekolah itu rumah kedua kita "
elena :" nah dirumah kan ada piring , gelas dan yang lainya jadi kita bawa "
Caca :" terus gunanya kalian bawa ginian kesekolah buat apa "
Ara :" kalau piring sama gelas selain makan dan minum buat ketukan pas kita dangdutan "
Tasya :" kalau ember sama panci tempat duit "
Dimas :" duit apan duit kas kelas "
Yola :" bukan tempat kumpulin duit saweran sama tiket konser "
Julian :" konser apa "
Yola :" dangdut penyanyinya bapak sama ibu negara "
Kevin :" kalau gayung itu dibawa buat iringi konser bisa , kumpulin duit juga bisa atau buat mandi di markas "
Riko :" nah kalau botol ini kita kumpulin kalau udah banyak kita jual nanti dapet duit "
Evan :" duitnya buat apan terus yang pegang siapa "
Rendi :" duit itu gue yang pegang nah uangnya kita buat bayar parkir motor kalau bolos "
elena :" kalau mie instan ya buat dimakan "
elen :" kan masih mentah emang gimana makanya kan ada dikantin "
varo :" dikantin mahal sepuluh ribu satu mangkok ini sepuluh ribu dapet empat bungkus kalau masaknya gampang tinggal ke belakang sekolah buat api pakek daun kering sama kertas "
Kevin :" masaknya pakek panci nanti makanya pakek piring sama sendok yang kita bawa "
Julian :" tapi itu ribet kalau mau mie instan tinggal persen makan bayar beres "
Ucup :" nah itu kita menerapkan sistem hemat pangkal kaya dan boros pangkal miskin nah maka dari itu kita bawa sendiri dan gue mau tanya ini sebenarnya patroli atau tanya jawab sih"
Sinta :" yaudah kita pamit karena gak ada barang yang kita cari malah Nemu benda antik "
anak ipa pun segera pergi dari kelas ips 1 kalau mereka lama lama bisa bisa ketularan pikiran anak anak ips yang unik itu dan membuat mereka pusing nantinya .