
sementara di sisi lain ibu negara kita dan para rakyatnya sedang berpikir dimana mereka dapat mencari informasi tentang organisasi pipa dan pas .
elena :" para rakyatku kira kira dimana kita bisa dapat informasi tentang pas dan pipa bapak negara juga belum kasih kabar kira kira bapak negara berhasil gak ya mbujuk sakti biar bubarin atau cegah perpecahan ini biar gak semakin. parah "
Kevin :" kita berdoa aja semoga bapak negara berhasil mencegah perpecahan ini ngomong ngomong kalau kita mau cari informasi kita tanya aja sama anak ips atau anak ipa kalau perlu para osis "
Tasya :" Lo gila mereka itu gak bakal langsung jawab jujur apalagi para osis kayaknya mereka belum tahu masalah ini kalau mereka tau mereka bakal bubarin organisasi itu kadang jujur aja nih ya ibu negara saya sebagai rakyat mau berpendapat walopun kita udah damai nih sama para osis tetep aja bawaannya agak malas ketemu mereka "
Yola :" bener tuh ibu negara apalagi kalau ketemu tuh sama Vina sama Caca mulutnya sih udah gak pedes lagi tapi tatapannya ituloh ibu negara tajemnya ngalahin pisau"
Riko :" bilang aja Lo takut sama mereka "
Yola :" emangnya Lo gak takut sama dua nenek sihir itu ya mungkin karena mereka perempuan Lo laki laki tapi gue yakin Lo pasti takut kan sama dua beruang kutub 11 ipa satu Evan sama Julian "
Riko :" enak aja ngapain gue takut buktinya gue waktu itu bisa ngalahin Evan "
Yola :" itu juga karena gue coba kalau gak ada gue Lo pasti udah kalau "
varo :" udah udah gak usah berantem dulu kenapa ada masalah yang lebih penting nih tapi omongan Kevin sama Tasya bener juga kita harus bicarain ini sama anak ipa tapi siapa yang bakal ngerti dan sejalan sama pikiran kita "
Ara :" nah gue tahu gimana kalau kita bicara sama Sinta dan Dimas bukanya kayaknya dari semua anak osis mereka berdua yang bener dan agak sejalan sama kita "
varo :" tapi kita mau nemuin mereka di mana alamat rumah kita gak tahu , nomer telpon kita nggak punya sekolah juga udah bubar dari tadi "
Kevin :" udah kita cari aja di sekolah kayak ruang OSIS misalnya bukanya kadang ada yang jaga atau lembur sampai sore siapa tahu aja mereka ada di sana "
mereka pun dari warung belakang sekolah langsung berlari mengelilingi seluruh sekolah dan benar saja usaha mereka tidak sia sia ternyata Sinta dan Dimas sedang berada di ruang osis . mereka pun langsung masuk dan menemui mereka membuat mereka berdua terkejut .
Sinta :" ibu negara ada apa nih rame rame pada kesini kok belum pada pulang tumben "
elena :" benar gue netralin jantung gue yang berdebar debar dulu gara gara lari keliling sekolah buat cariin Lo berdua"
Dimas :" memangnya ada apa ibu negara "
elana :" pertama tama gue mau cerita sesuatu yang penting dan orjen gue mau mintak sama kalian jangan pernah bilang ini ke siapapun apalagi temen temen kalian para anggota osis "
Dimas :" kita juga anggota osis ibu negara "
elena :" kalian pengecualian jadi gini bapak negara baru aja dapet kabar dari salah satu murit sma nusa bangsa kalau ternyata sekolah ini tuh udah terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok pipa dan pas ahirnya ibu negara pun menjelaskan dari awal sampai akhir apa yang dia ketahui kepada Sinta dan Dimas , elena juga meminta agar mereka membantu menyesaiksn masalah ini