
Rendi :" bukan saya pak kami dihukum oleh Bu Sinta iya bilang kalau kalian ribut saya kasih hukuman ya kami mau dong pak terus Bu Sinta bilang lakukan hukuman yang belum pernah kalian lakukan "
elena :" ya kami pilih hukuman bantuin para tukang dong pak selain kita belum pernah lakuin itu kita dapet keuntungan pertama dapat pahala dan yang ke dua dapat upah "
jika kalian bertanya kenapa mereka berbohong soal bu Sinta padahal dia yang menyuruh alasannya karena mereka tidak mau Bu Sinta mendapat masalah akibat mereka
pak Abdul :" terus mau kalian apa sekarang "
pak Abdul memilih mengalah dari pada berhadapan dengan anak anak ips sudah pasti akan kehabisan kata kata untuk menjawab apalagi murit muritnya ini berbeda dari yang lain sudah berbeda dari yang lain , dijadikan satu kelas , kompak , ada pemimpinya lengkap sudah
Ara :" ya bapak harus membayar kami kami sudah bekerja membantu para tukang "
varo :" dan bayarannya pun harus sama seperti tukang dapat uang dan jatah makan yaitu 70 . 000 untuk pekerjaannya dan 30 000 untuk makan "
Tasya :" jika bapak tidak membayar kami bisa melaporkan bapak dengan laporan orang yang memperkerjakan sesorang tanpa membayar dan itu bisa kita tuntut "
Rendi :" bapak bayar saja totalnya seratus ribu dikali 30 orang totalnya 3 juta "
pak Abdul yang mendengarkan penjelasan anak anak ips 1 ini sampai bingung sebenarnya mereka ini pelajar , kuli bangunan , depkolektor atau hakim atau yang lainya sampai mengerti urusan upah kuli , pintar menagih sampai mengerti hukum ahirnya dengan berat hati pak Abdul memberikan uang kepada anak ips 1 , dan dengan senang hati mereka menerima .
pak Abdul :" baru kali ini saya lihat murit minta uang sama gurunya "
setelah menerima uang dari pak Abdul mereka langsung memesan bakso faforit mereka di kantin .
Rendi :" wahai rakyatku semua sekarang jadual makan kita apa "
Rendi :" siap para rakyat mang Ujang baksonya 30 es teh nya 30 juga "
mang Ujang :" siap bapak negara dan para rakyatnya ditunggu sebentar oiya ini kok kaya ada yang kurang ibu negara nya mana "
elena :" disini mang kenapa nyariin kangen "
Ujang :" iya kangen sama suaranya juga duitnya "
Rendi :" jangan mang jangan kangen sama ibu negara kan ini punya saya mending sekarang mang Ujang bikinin baksonya "
Ujang :" iya deh takuk nanti kalau saya kangen sama neng elena nanti teh pawangnya marah "
" bener itu mang nanti bapak negara marah sama mamang gara gara ibu negara " ucap mereka kompak .
tak lama pesanan mereka datang mereka pun segera memakainya .
elena :" pimpin doa Ucup "
Ucup :" baiklah teman teman doa mulai Allah huma bariklana fima royak tana wakina ada banar amiin "
" amin ucap mereka semua
memang satu kegiatan yang unik dari anak anak ips saking kompaknya mereka makan saja ada jadualnya dan sama sebelum makan pun mereka berdoa bersama sungguh anak anak yang taat agama saat yang lainya jika lihat makanan akan langsung makan anak anak ips akan berdoa terlebih dahulu , jika anak anak sma nusa bangsa akan malu jika membayar uang dengan koin lima ratusan maka anak anak ips akan membayar dengan koin lima ratusan semuanya alasannya sih simpel biar gak susah cari kembalian sungguh anak anak yang berbeda dari yang lainya .