Ips 1 Vs Ipa 1

Ips 1 Vs Ipa 1
episode 35


Aldo dan kawan kawan menuju kelas IPS 1 mereka membuka pintu kelas dan apa yang mereka lihat mereka melihat kelas yang begitu kacau ada yang sedang memukul ember , mengangkat sapu sebagai gitar , ada yang bertepuk tangan , berjoget , ada yang sedang berganti di panggung kalian pasti tau jawabannya elena dan Rendi mereka menggabungkan beberapa meja untuk mereka jadikan sebagai panggung bersama dengan beberapa gitaris , meja meja sebagai pengiring mereka letakan berjejer sebelah panggung dan untuk para penonton mereka akan menata di depan panggung , dan yang berjoget mereka di belakang penonton yang duduk di kursi :" jika ada yang bisa membayangkan kelas mereka maka bisa di sebut tempat konser bukan kelas lagi ,Aldo dan kawan kawan kaget bukan kepalang apa yang mereka liat kenapa tak ada yang menegur mereka karena belum ada yang menyadari kedatangan Aldo dan kawan kawan mereka masih asik dengan dunia mereka masing masing hingga suatu teriakan menghentikan


mereka .


Aldo :" berhenti semua apa yang kalian lakukan "


mereka semua menoleh ke sumber suara tapi mereka tak akan bertindak karena Rendi dan kawan kawanya bisa mengatasi semua mereka sangat percaya kepada Rendi dan kawan kawan bisa melawan para osis sialan , mereka memang tak menyukai para anggota asih apa lagi anak anak IPA 1.


Rendi turun dari panggung dan menghampiri Aldo dan teman teman yang sedang mencak mencak tidak jelas ,


Rendi :" ibu negara dan rakyatku kita kedatangan tamu istimewa "


elena :"wah sungguh kehormatan tiada tara ketua OSIS dan para anggotanya menghampiri kita "


Kevin :" sepertinya mereka ingin nonton konser degan kita secara suara bapak dan ibu negara merdu pasti mereka semua terkesima "


Aldo :" Rendi apa yang terjadi kenapa kelas berantakan itu juga tadi ngapain berisik banget "


Caca :" itu kalian tadi kenapa naik meja , buat suara nggak jelas "


elen :" kalian lagi ngapain sih ada yang joget joget gak jelas "


elena :" bang Aldo dan para osis yang terhormat tanyanya bisa satu satu nggak pusing jawabnya "


Rendi :" sebenarnya kedatangan kalian kesini ngapain Dateng Dateng udah kayak wartawan aja banyak nanya "


Aldo :" ya kami denger kelas kalian ribut makanya kesini dan kalian jelasin ini semua "


"benar bapak negara " Jawab mereka kompak


Sinta :" memangnya apa yang memuat kalian ngerayain kesenangan "


Riko :" yang pertama kita habis ngerjain Bu Desi


kedua kita nggak jadi ulangan , ketiga kalau Bu Desi tau kita yang ngerjain Bu Desi pasti kita kena hukum karena hukum "


Tasya :" kita ninggalin pelajaran dan Mungin yang paling bahagia kita "


"bisa ke hotel " ucap seluruh kelas


elen :" kalian seneng karena ngerjain guru dan gak jadi ulangan "


"iya " jawab mereka semua


Caca :" kok bisa nggak jadi ulangan perasan kalau Bu Desi nggak pernah bunda ulangan walau ada acara sepenting apapun "


elena :" karena kita buat rencana yang luar biasa"


Rendi :" pertama kita taruh tinta warna merah di kursi guru , nempel tu warna di rok , karena panik Bu Desi keluar kelas ma sebelum Bu Desi keluar kita. siram lantai pakai air jadi bu Desi kepleset rok nya pun sobek "


Julian :" terus kalian lagi ngapain berisik banget"


elena :" cumak buat konser nyanyi , tepuk meja , pukul ember sama galon , nyawer joget itu aja gak lebih "