Ips 1 Vs Ipa 1

Ips 1 Vs Ipa 1
episode 14


Rendi :" ide yang bagus gue setuju oke para rakyatku sekarang kita jalanin hukuman dari Bu Sri dulu nanti istirahat kita pikirin caranya kabur


" baik bapak negara laksanakan " ucap mereka akhirnya mereka menjalan hukuman tersebut .dengan cara yang unik mereka memang menjalankan hukuman tapi dari bawah pohon dengan masih berdiri dan hormat.


elena :" bapak negara capek "


Rendi :" ibu negara capek ya sini :


Rendi menyadarkan kepala elena kepundak Rendi , elena pun tak menolak rasa capek yang dirasa mulai sedikit hilang beberapa saat mereka di posisi itu hingga elena melihat Rendi mengeluarkan banyak keringat dengan cepat elena mengelap keringat yang ada di kepala Rendi dengan sapu tangan milik elena .


elena :" panas ya bapak negara "( sambil mengelap keringat Rendi )


Rendi :" iya panas banget. udah nggak capek kok sampai ngelap keinget bapak negara "


elena :" enggak sama rasa terima kasih ibu negara buat bapak negara "


Rendi :" yang mana "


elena ;" semuanya kayak ni udah ngasih bahunya buat nyandar ibu negara terus semalem traktir es krim , pokoknya banyak deh "


Rendi :" iya sama sama ini juga udah jadi kewajiban bapak negara buat selalu ada buat ibu negara "


elena :" janji ya bapak negara gak bakal tinggalin ibu negara "


" janji bapak negara gak bakal ninggalin ibu negara " ucap Rendi sambil memeluk elena ,elena pun membalas pelukan Rendi mereka berpelukan beberapa saat hingga terdengar suara.


Tasya :" dunia rasanya cuma milik berdua yang lain ma ngekos "


Yola :" bucin terus "


Riko :" disini banyak nyamuk ya "


Kevin : " kayaknya kita bakal dapet traktiran ni"


Ara : " ditunggu ya bapak ibu negara traktiranya"


Rendi :" traktiran buat apaan "


elena :" iya perasan ulang tahu gue masih lama "


Kevin dan teman teman tepuk jidat punya temen nggak peka..


Riko :" traktiran pj bukan ultah "


elena Rendi :" siapa yang jadin kok gue gak tau"


Ara :" ya kalian berdua lah yang jadian "


elena Rendi :" kita gak jadian "


varo :" lah tadi gue liat si elena nyandar di bahu Rendi ,terus ngelap krenget habis itu pelukan "


Kevin :" gue juga liat , kalau nggak jadian ngapain pelukan "


Rendi :" ucapan terima kasih aja sama kebawa suasana "


elena :" tadi tu gue capek banget terus bapak negara nyuruh nyandar di bahunya , gue nyandar dong dong di bahunya Rendi terus gue liat dia kringeten banget gue lap dong karena gue ibu negara yang baik hati , terus gue ngucapin masih dia juga terus reflek aja pelukan "


Kevin :" Kalau gitu sini ibu negara nyendar di pundak babang Kevin terus babang kefin peluk pasti dengan senang hati kok "


elena :" sayangnya gue ogah nyandar terus peluk Lo "


semua mentertawakan Kevin karena ditolak mentah mentah oleh ibu negara tak terasa jam istirahat pun tiba


Rendi :" dengar sini wahai rakyat ku sekarang bagi kalian menjadi dua kelompok jika sudah , kelompok pertama segera menuju markas 10 menit kemudian disusul kelompok kedua dan ingat harus berhati hati jangan sampai bertemu guru atau anak osis "


" mengerti babak negara " ucap mereka semua


elena :" cepat selesaikan tugas negara waktu nya projek dimulai "


Rendi :" kelas IPS 1


"melakukan 1 hal yang sama secara bersama sama" ucap mereka "


mereka semua mulai menjalankan rencana mereka entah apa yang terjadi setelah ini dengan mereka kepala sekolah pun sudah pusing dengan kelakuan mereka bahkan kepala sekolah pernah berencana memisahkan mereka dengan mengacak kelas mereka namun gagal walau sudah diberitahu mereka tetap masuk ke kelas tersayang mereka IPS 1 .