
Han Xiao dan lainnya segera sampai di dalam kota Xianxie lebih tepatnya Istana Kekaisaran Yang, mereka melakukan ini agar tidak menarik banyak perhatian. Bahkan di dalam Istana Kekaisaran Yang, Han Xiao memilih halaman belakang yang sepi untuk tempat mereka mendarat.
"Qi Benua Angin Selatan lebih tebal dari sebelumnya." Han Xiao mengangguk puas, jika dalam waktu tiga juta tahun lebih ini Benua Angin Selatan justru menurun, pasti akan ada hal yang buruk. Tentu saja hal buruk itu tidak akan terjadi karena Xian Chin telah meningkatkan Kultivasinya, jadi sudah dipastikan bahwa Bintang yang berada didalam kekuasaannya akan meningkat.
Wilayah seorang Kaisar tidak terbatas hanya Alam Abadi, tetapi juga dua tingkat lainnya, hanya saja para Kaisar jarang memperhatikan dua tingkat tersebut karena tidak berguna bagi mereka. Hanya ketika ada bakat luar biasa barulah mereka mengarahkan mata pada dua tingkat ini.
"Ayo kita temui Ayah terlebih dahulu." Han Xiao bergegas menuju ke Aula utama.
***
Pada sebuah aula yang sangat mewah dipenuhi oleh berbagai dekorasi merah berkumpul orang-orang yang mengeluarkan aura kuat, wajah mereka sangat serius ketika menatap seorang pria yang duduk di kursi utama, yaitu Tahta.
"Kaisar Yang Qian, formasi yang ditinggalkan oleh Han Xiao hanya akan bertahan beberapa hari lagi. Tanah Suci Beladiri sungguh gigih menyerang selama tiga ratus tahun tanpa berhenti." Orang yang bicara ini adalah seorang gadis kecil yang memiliki bunga-bunga berterbaran disekelilingnya.
"Bunga Suci, aku tahu ini. Dalam tiga ratus tahun, di lima benua kami hanya sepuluh orang saja yang menembus Alam Dewa Sejati, sedangkan Tanah Suci Beladiri memiliki tiga puluh Dewa Sejati." Kaisar Yang Qian menghela napas berat.
Tiga ratus tahun Yang lalu, Kaisar Yang Qian, Bunga Suci, Ling Tian sang Petapa Gila, Kegelapan Suci, Xiao Qi, Presiden Akademi Meili, Xiao Wushuang, Xiao Jiang dan Yu Mao berhasil menerobos Alam Dewa Sejati berkat kenaikan mendadak kepadatan Qi di seluruh Lima Benua, tetapi karena pelonjakan Qi tersebut, kekuatan di Tanah Suci Beladiri melakukan perluasan wilayah mereka, saat ini seluruh Bintang telah menjadi wilayah Tanah Suci Beladiri, hanya menyisakan Lima Benua dan sebuah Benua misterius.
Lima Benua berhasil bertahan berkat formasi yang ditinggalkan oleh Han Xiao, peran sepuluh Dewa Sejati juga tidak luput dalam aksi melindungi Lima Benua. Pada awalnya Han Xiao memperhitungkan ketahanan dari Formasi sanggup bertahan dari serangan Dewa Sejati, tetapi tidak dalam hitungannya akan muncul tiga puluh Dewa Sejati karena peningkatan Kesatuan Monster Darah. Sebagai Alam tingkat kedua, seharusnya Kultivator paling kuat hanyalah Alam Dewa Roh, sulit untuk melepas belenggu menjadi Dewa Sejati. Itu karena Qi yang dibutuhkan tidak memadai! Dengan peningkatan Xian Chin, belenggu itu mudah dilepaskan karena kepadatan Qi bertambah.
"Beruntung Ratu pantai Selatan dan penjaga dari Tempat paling berbahaya di Benua Angin Selatan membantu kami, untuk saat ini kita harus mengambil inisiatif menyerang, bunuh secara perlahan untuk mengurangi jumlah musuh. Hindari kerugian kami." Kaisar Yang Qian pada kesimpulan mudah terakhirnya.
Lima Benua tidak hanya kalah jumlah, mereka juga kalah dalam kekuatan. Ini adalah perang sepihak.
"Saat ini yang memimpin perang adalah Kuo Tie dengan tiga Dewa Sejati lainnya, kita bisa menyeret satu demi satu Dewa Sejati tersebut." Kegelapan Suci bertugas sebagai pengintai, karena wujudnya yang merupakan bayangan kegelapan, dia bisa bergerak dengan santai tanpa khawatir akan diketahui oleh musuh.
"Aku akan pergi denganmu." Ling Tian menatap Kegelapan Suci.
Jelas bahwa Kegelapan Suci akan meminta tugas ini untuk dia lakukan sendiri, Kegelapan Suci terlihat tidak bergerak, tetapi siapapun dapat merasakan bahwa dia sedang menatap Ling Tian.
"Mereka sedikit merepotkan, kau boleh ikut," ujar Kegelapan Suci.
Setelah Kaisar Yang Qian menutup pertemuan, semua orang segera membubarkan diri, hanya menyisakan Kaisar Yang Qian, Xiao Qi, Xiao Jiang dan Xiao Wushuang.
"Kau sudah menggunakan harta yang ditinggalkan oleh Han'er? Dengan kehadiran Han'er dan Zha'er pasti masalah ini akan teratasi dengan mudah." Xiao Qi menatap lekat kepada Kaisar Yang Qian.
"Kita tidak tahu apa yang sedang dihadapi oleh dua anak itu, juga Alam Abadi sangatlah jauh, aku tidak bisa meminta mereka bergegas kemari. Itu akan sangat berbahaya." Kaisar Yang Qian menghela napasnya saat melihat sebuah giok di telapak tangannya.
Ini adalah Giok Komunikasi yang ditinggalkan oleh Han Xiao, Giok Komunikasi ini tidak perduli jarak sejauh apapun Han Xiao, Kaisar Yang Qian pasti akan bisa menghubunginya selagi masih berada di Alam Semesta Waktu.
Han Xiao meminta Kaisar Yang Qian untuk menghubunginya saat Lima Benua membutuhkan bantuan, tetapi Kaisar Yang Qian merasa tidak ingin merepotkan anaknya itu dengan bergegas pulang dari Alam Abadi ke tempat ini. Lebih tepatnya Kaisar Yang Qian takut mengganggu Han Xiao dan Ne Zha, siapa tahu jika mereka tengah berada dititik terobosan? Atau sedang berada pada kondisi hidup dan mati?
Karena alasan itulah Kaisar Yang Qian tidak menghubungi Han Xiao meskipun kini Lima Benua tengah dalam bahaya laten.
"Benar, Han'gege pasti sedang dalam kesibukannya, kita tidak bisa merepotkan dia pasti memiliki hal yang harus di urus, juga perjalanan dari Alam Abadi kemari sangatlah jauh membutuhkan waktu bertahun-tahun." Xiao Wushuang yang biasanya ceroboh kini memiliki pemikiran yang luas.
Xiao Jiang tidak mengatakan apapun, tetapi jelas komplikasi dalam matanya membuat siapapun bingung, dia menginginkan Han Xiao pulang agar menyelesaikan masalah mereka, tetapi dia juga khawatir dengan kedua saudara laki-lakinya yang sedang berpetualang di Alam Abadi itu.
***
Di luar formasi pelindung, serangan gencar terus jatuh tanpa sedikitpun jeda. Ada empat orang yang sangat menonjol dalam penyerangan itu.
"Formasi ini sangat kuat! Sigh formasi pertahanan di Tanah Suci Beladiri mungkin hanya layak disebut mainan anak-anak di depan Formasi pelindung ini." Salah satu dari empat orang itu menggelengkan kepala ringan.
"Teruslah berusaha, dengan begini kita akan menghancurkan Formasi dalam beberapa hari lagi, usaha selama tiga ratus tahun akan terbayarkan. Aku sungguh penasaran dengan Lima Benua ini, bukankah Lima Benua ini hanyalah Benua menengah?" Seorang pria dengan perawakan kekar penuh luka berkata dengan dingin.
"Kuo Tie, kerahkan kekuatanmu agar pertanyaanmu cepat terjawab." Seorang wanita berbicara pada pria bertubuh kekar dan penuh luka itu.
Ya, orang kekar itu adalah Kuo Tie yang dibicarakan oleh Kegelapan Suci, sedangkan tiga sosok di sampingnya adalah Dewa Sejati lainnya.