Dua Penguasa II

Dua Penguasa II
Bab512. Pulang


Ne Zha menginginkan masa kejayaan Kesatuan Monster Darah kembali, pada masa itu Kesatuan Monster Darah memiliki banyak ahli yang tidak terhitung jumlahnya, para Kaisar bisa dilihat di manapun pada setiap Sekte yang terdapat di Bintang tingkat 4, dari sini dapat disimpulkan seberapa kuat Kesatuan Monster Darah sebelumnya! Kesatuan Monster Darah adalah ancaman bahkan bagi Tiga Alam Utama! Menggunakan metode penyatuan ini Ne Zha yakin akan banyak bakat luar biasa bermunculan. Bahkan di Alam terendah pasti ada mutiara dalam lumpur.


Setelah memikirkan rencananya, Ne Zha masuk ke Istana Xian Chin, di sana dia mendapati Feng Jin yang tengah berterbangan mengejar Xian Xuenai karena tubuh gadis itu kembali dikecilkan oleh Xian Xuenai. Ne Zha terkekeh ringan melihat hal tersebut.


Ne Zha mengalihkan pandangannya pada suatu arah, dari sana datang seorang gadis berjubah hitam, sosok gadis itu sangat berapi-api sekaligus anggun ketika dilihat. Pesonanya sangat memikat ketika dipandang, sebuah senyum lembut yang jarang dikenakan Ne Zha mencelos dari bibirnya ketika melihat sosok yang berhambur memeluknya.


"Zhaaaa! Kau selalu membuatku menunggu lama!" Gadis itu tak lain adalah Su Lihwa, dia memukul dada Ne Zha penuh kekesalan.


Ne Zha mengaktifkan kekuatan Waktu yang dimilikinya, dia menghela napas gusar saat mengetahui waktu yang dia habiskan di Menara Tianxia untuk melakukan pembersihan dan penyatuan Alam Semesta. Itu memakan waktu tiga ratus tahun! Ne Zha benar-benar tenggelam dalam prosesnya sehingga tidak mengetahui berapa lama waktu yang dia habiskan, Ne Zha merasa hanya sebentar. Namun, pada kenyataannya dia telah menghabiskan waktu tiga ratus tahun!


"Maafkan aku." Ne Zha memeluk Su Lihwa dan segera membawa gadis itu ke kamar yang disediakan oleh Xian Chin untuknya.


Setelah sampai di kamar, Ne Zha memberikan kecupan ringan pada kening Su Lihwa. Amarah yang membakar pada Su Lihwa langsung menghilang dalam sekejap.


"Kau!" Su Lihwa meringis tetapi tidak bisa lagi mengeluarkan kemarahannya, dia menginjak kaki Ne Zha membuat pemuda itu mengaduh terkejut.


"Ini yang kau lakukan ketika suamimu pulang?" Ne Zha menarik tengkuk Su Lihwa membuat kedua wajah mereka berhadapan sangat dekat, mereka hanya terpisah satu inci, dalam jarak seperti itu Ne Zha dan Su Lihwa bisa mendengar suara napas mereka yang mulai memberat.


Su Lihwa tersenyum kecil penuh tantangan pada Ne Zha, "Oh Tuan Ne Zha pasti sangat lelah setelah menyatukan Alam Semesta, Nona ini akan memberikan pijatan terbaiknya."


Kedua lengan ramping Su Lihwa melingkar di leher Ne Zha, gadis itu menyeret Ne Zha menuju ranjang.


"Bagaimana Tuan? Bisa kita mulai?" Su Lihwa dipenuhi dengan ekspresi main-main.


Ne Zha terkekeh melihat tingkah Su Lihwa yang benar-benar berperan sebagai Istri, tetapi hal ini sangat asing bagi Ne Zha. Su Lihwa adalah pribadi yang panas dan ganas, mendadak menjadi lembut seperti ini? Ne Zha bahkan sempat berpikir bahwa ada masalah pada kepala Istrinya ini.


"Sudahi permainanmu, sangat tidak cocok dengan karakter dirimu." Ne Zha berkata seraya mengulum tawa yang hampir pecah.


"Oh Tuan tidak menyukai peran istri ini?" Su Lihwa masih bermain perannya!


Tangan Ne Zha bergerak untuk menyentuh dahi Su Lihwa, "Lebih panas lima derajat, kau hampir demam," ujar Ne Zha.


Su Lihwa menepuk tangan Ne Zha untuk menyingkirkan dari dahinya, ekspresi Su Lihwa menjadi kesal karena kelakuan Ne Zha.


"Lihatlah Nona cantik ini sedang kesal." Ne Zha terkekeh seraya mencubit hidung Su Lihwa.


"Zhaaaa! Bisakah kau sedikit romantis?!" Su Lihwa mengerucutkan bibirnya.


"Aku tidak pandai berkata-kata seperti Han Xiao," kata Ne Zha.


Setelah menghabiskan waktu bersama Si Lihwa, Ne Zha berkumpul dengan Han Xiao dan lainnya di ruang makan.


Semuanya telah berkumpul segera Han Xiao membuka pembicaraan mereka.


"Bagaimana proses penyatuan ketiga tingkatan Zha?" Han Xiao bertanya, inilah yang dia khawatirkan juga.


"Semuanya berjalan dengan baik, hanya saja masih membutuhkan banyak waktu untuk menyatukan Alam Abadi, masih sangat lama sebelum ketiga tingkatan bersatu." Ne Zha menjelaskan semua secara terinci, bagaimana seluruh proses penyatuan Alam Semesta.


Saat ini Alam Semesta sedang menyatukan diri mereka, Ne Zha tidak bisa mengganggunya, ini akan memakan banyak waktu sebelum nanti menyatukan diri dengan tingkat lainnya.


Penjelasan singkat Ne Zha dicerna dengan mudah, semuanya sangat antusias menunggu kenaikan Kesatuan Monster Darah, ketika Kesatuan Monster Darah sudah menaik lagi, mereka tidak perlu khawatir tentang orang-orang terdekat mereka ketika berpetualang di Tiga Alam utama nanti!


Han Xiao dan Ne Zha sudah menginginkan petualangan di Alam Langit, di sana tokoh kuat seperti Shen Dao terdapat dimana-mana, Shen Dao sangat kuat, hanya saja dia jatuh dalam perangkap dan sudah terkena serangan mental secara parah sebelum jatuh.


Jenius Alam Langit juga sangat mengesankan, mereka membuat Han Xiao dan Ne Zha mengeluarkan kekuatan penuh ketika bertarung di Arena.


"Baiklah karena akan memakan waktu lama, kenapa kita tidak pulang terlebih dahulu? Aku rindu dengan Benua Angin Selatan." Han Xiao menyuarakan pendapatnya.


Su Lihwa segera menatap Ne Zha, "Benar Zha, aku juga ingin berkeliling di Benua Angin Selatan."


Ne Zha mengangguk, "Kita akan menuju Benua Angin Selatan."


"Ada yang perlu kalian persiapkan? Jika tidak kita akan berangkat sekarang." Han Xiao memandang yang lainnya.


Bing Xing, Yang Shui dan Qin menghela napas emosional ketika mendengar mereka akan menuju Benua Angin Selatan, tempat itu adalah pijakan mereka untuk bangkit dari nol hingga saat ini, bukan hanya mereka bertiga, tetapi Han Xiao dan Ne Zha juga sangat emosional ketika mengingat Benua Angin Selatan. Dari sanalah mereka memulai petualangan menakjubkan di Dunia Kultivator ini, manis pahit telah mereka rasakan di Benua Angin Selatan, sehingga bahkan mereka menemukan pasangan sejati di Benua tersebut.


"Tidak ada, kita bisa berangkat sekarang," ucap Yang Shui.


"Baiklah, semua bersiap." Han Xiao tersenyum lebar lalu membuka Portal Teleportasi.


Dulu jika ingin menuju tingkat kedua, mereka harus melewati lorong waktu seperti saat Xian Xuenai membawa Han Xiao dan Ne Zha. Namun, sekarang karena Han Xiao memiliki penguasaan Ruang Angka yang sangat tinggi, mereka hanya perlu melangkah sekali dan segera sampai di Benua Angin Selatan.


Saat Portal Teleportasi terbentuk, semua orang dapat merasakan hawa dari Benua Angin Selatan menerpa wajah mereka.


"Haish, aku rindu dengan Ayahku, bagaimana kabarnya sekarang?" Han Xiao teringat Kaisar Yang Qian.


Han Xiao, Xian Chin dan Bing Xing adalah yang pertama melangkahkan kakinya menuju Portal Teleportasi, setelah itu disusul oleh Ne Zha dan Su Lihwa sebelum Yang Shui, Qin, Feng Jin dan Xian Xuenai.