Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 95


Sedang kan Yuna di kamar sedang membaca zikir sambil melihat gambar gambar Meri yang baru di kirim lewat ponselnya Dan tak lama ponsel Yuna pun berbunyi.


" Laksana raja di.laut ..... .... ...suara ring tone ponsel Yuna Yang mengambil potongan lagu melayu itu pun berbunyi


📱"Assalamualaikum Mer apa kabar " kata Yuna


📱" Walaikum salam " kata Meri sambil tersenyum di layar ponsel dengan mode vc.


📱" Kangen kapan kesini Yun " kata Meri


📱" Belum sekarang Mer , oh ya kamu sehat tuh muka kenapa kok manyun " kata Yuna


📱" Kangen aku kemaren ngajak Gita nginap sini ngak masalah kan Yun Gimana Alea sehat " kata Meri


📱" Alhamdulilah sehat semua Ya ngak apa biar teman lho Biar ngak kesepian Aman kan rumah nya " kata Yuna


📱" Aman Yun, tapi ya gitu kalo sendiri tetap bingung oh ya kemaren aku bertemu Rusdi dia nanya tentang Alea Aku bilang aja Kalo kamu yang menyelamatkan nya Tapi ngak cerita masalah dia nikah dengan Aldi dan dia juga nanya Benar ngak Yuna sudah nikah Aku bilang aja sudah sama ustad tampan " kata Meri bercerita .


📱" Ya terus nanya apa lagi " kata Yuna .


📱" Ya cuma bilang terlambat rupanya Rusdi itu diam diam suka sama kamu Yun Tapi sekarang kaya nya sama teman sekantor mu itu si Erna Karna aku lihat kemaren sore nya" kata Meri


📱" Ya alhamdulilah terus kamu kerja apaan sekarang Mer " kata Yuna


📱" Lagi kerja buat cafe uang yang lho kasih dulu Yun aku bikin buat modal jualan nasi uduk Terus hasilnya lumayan Lalu pas ngak sengaja dapat pesanan banyak ya ..... aku tabung Alhamdulilah sekarang aku bisa nyewa cafe kecil buat nongkrong abg abg ..Nasi uduk buka cabang dua tempat Yang jaga bibi nya Alea sama tetangganya pas butuh kerjaan jadi aku gaji saja mereka " kata Meri


📱" Syukurlah perlu tambah modal ngak tuh cafe " kata Yuna .


📱" Kalo lho nanam modal ngak nolak Yun mumpung baru buka dari pada aku syuting jadi figuran " kata Meri


📱" Ya sudah besok aku kirim ya . " kata Yuna.


📱" Alhamdulilah rezeki anak sholehah " kata Meri tersenyum .


📱" Trus gimana kamu disana Yun kerja ?" tanya Meri .


📱" Gue..... tunjuk Yuna pada dirinya sendiri


📱" Iyalah memang siapa lagi " kata Meri


📱" Sementara pekerjaan ku cuma makan tidur Mer Sambil nunggu suami pulang" kata Yuna.


📱" Hah.....enak banget ngak kerja lho hah....emang laki lho ngasih duit banyak " kata Meri tertawa


📱" Iya lah tinggal metik duit dan emas Mer Ngak bakal habis " kata Yuna terkekeh Karna menjual emas satu keping saja bisa mencapai 35 - 40 juta untuk Yuna itu cukup untuk dirinya sendiri


📱" Kaya Aladin aja Apa Malik ikut jadi Jin kaya Burhan juga . Yang dapat lampu ajaib sakti " kata Meri bercanda


📱" Iya lah asyik kan lho mau juga Mer " kata Yuna bertanya.


📱" Idih.... ngawur lho Yun gue masih hidup Dan masih waras ngak lah Sudah cukup gini aja kasihan emak sama adik gue dikampung " kata Meri


📱" Bagus lah kenapa emak sama adik lho nggak dibawa kesitu aja. Ketimbang lho kesepian " kata Yuna


📱" Emang boleh Yun, trus kamu nanti tidur dimana kalo kesini ." kata Meri


📱" Ya di kamar ibu jadi emak lho bisa tidur dikamar tamu dan adikmu bisa dikamar Alea . Kan nanti bisa bantu bantu lho jualan di cafe latihan kerja gajinya buat jajan ade lho Mer " kata Yuna


📱" Idea bagus Yun ya sudah aku pinjam modal ya buat nambah " kata Meri.


📱" Ngak usah minjam tak kasih kok " kata Yuna buat nambah modal tapi bila mampir sana aku makan gratis ya " kata Yuna bercanda


📱" Itu mah beres tampa lho minta saja pasti gue siapin " kata Yuna


Lama kedua nya ngobrol sampai waktu adzan ashar Yuna dan Meri pun berhenti ngobrol Lalu Yuna sholat ashar .


Sorenya Yuna membeli bubur candil yang lewat depan rumah sang mertua bersamaan sang kakak datang Mengantar Buah rambutan dan duku hasil panen di kampung mertuanya.


" Assalamualaikum de " kata Kak Fat


" Eh kebetulan kak Fat mau bubur ngak " kata Yuna menawarkan


" Boleh tapi ada ipar nya kak Fat juga dirumah pesan 6 ya yun " kata Kak Fat Yang tahu adiknya itu ngak pernah perhitungan


" Ya bubur nya sepuluh ya bu yang buat sini Enam bungkus " kata Yuna


" Lah kebanyakan de , Nih hasil kebun kata Fatma menyodorkan sekantung rambutan dan duku .


" Dari tanjung " kata Yuna


" Iya ipar yang bawa Mereka mau nginap disini pinjam kamar Yuna ya de " kata kak Fatma .


" Ya pake aja " kata Yuna karna rumah mereka Adalah warisan sang ibu


" Nih bubur nya sepuluh mau wajik juga ngak nak, nih uwa bawa banyak sama kue bika kentang juga " kata si penjual


" Lah dari tadi mak ini yang kucari " kata Yuna yang langsung mencomotnya satu dan memakannya Bika kentang khas kalimatan .


" Ya ngak nolak mak tanya yang bayar dulu " kata Kak Fatma melirik Yuna


Ambil sepuluh sepuluh mak sisa nya buat disini " kata Yuna yang duduk di teras


" Wah Fat borong bubur nih " kata tetangga Fatma yang menyapa Fatma banyak membeli bubur .dan jajanan


" Iya buat tamu mak " kata Fatma tersenyum .


" Sekarang sudah kaya ya pake kalung mahal si Farid juga emang samsul kerja apa jangan jangan......" kata tetangga Fatma


" Ini kalung di belikan Yuna mak juga buat Farid hasil Yuna kerja di jakarta bukan dari mas samsul ya kan de ..ini juga jajanan de Yuna yang bayar tanya aja uwa nih yang jual " kata Fatma yang memotong cepat omongan miring tetangga nya yang kadang nyinyir .


" Iya mak mau ini candil nya masih ada kok " kata Yuna menawarkan .Bersamaan dengan umah yang keluar mendengar pengakuan Fatma .


" Alah paling cuma bercanda kan " kata tetangga Fatma mencibir .


" Ngak Rus ambil saja Yuna yang bayar kok sini " kata Umah yang terkenal di hormati penduduk kampung sekitar lingkungan itu.


" Ah umah bisa saja " kata tetangga Fatma .


" Ini tinggal 4 bungkus ya mau kan " kata si penjual .Karna Yuna sudah memborong nya habis .


" Ya wa trimakasih ya umah Yuna Fat duluan ya " kata tetangga Fatma yang berlalu


" Ya mak " kata Fatma pada tetangganya itu yang slalu iri kehidupan orang lain Tapi Yuna dan Fatma tak ambil pusing mereka tetap slalu baik pada tetangga nya


Sedangkan Yuna menyuruh menghitung semua pembelian termasuk yang tadi dibawa tetangga sang kakak


" Umah ini wajiknya sama kue bika bisa buat sarapan besok sebelum masak Yuna suka " kata Yuna . Yang membeli banyak untuk nyemil karna ia tak Diperbolehkan keluar rumah jadinya Yuna menunggu orang lewat buat jajan


" Semuanya " 235 ribu nak " kata si penjual . pada Yuna


" Nih 250 sisa nya buat uwa ya. Lusa kesini lagi ya wa saya pesan ini bika nya sama wajik 50 50 " kata Yuna


" Iya nak , lusa uwa bawakan trimakasih ya nak " kata si penjual senang lalu bergegas pergi


" Banyak banget nak , ini ngak dibawa Fatma separonya " kata Umah sambil melirik kalung emas sekitar 15 gram pemberian menantunya Dengan bandul intan yang tak bisa diremehkan pasti harganya mahal Sedang kan menantunya Tak memakai apapun cuma anting di telinga Yuna


" Wah kalung baru ya Fat umah baru lihat " kata umah basa basi.


" Iya umah di belikan de Yuna Farid juga umah " kata Kak Fatma sambil melirik Yuna.


" Umah mau juga nanti kalo abi pulang kita beli " kata Yuna .Yang membuat Umah kaget. Karna umah sebenarnya juga lama ingin membeli kalung Tapi karna ada tanggungan umroh kemaren kalungnya terjual dan belum bisa menggantinya


" Ah ngak nak , cuma Fat makin cantik saja Tapi hati hati ya Fat usahakan pergi pake hijab " kata umah.


" Aduh maaf umah " kata Fatma merasa bersalah karna Lupa. Dan pastinya tetangga nya tadi mengira dirinya pamer .


.