
Fatma dan Noor pun bercerita panjang lebar tentang Yuna waktu kerja di pabrik Dan waktu mereka masih muda Yuna Yang memang kerja nyambi kuliah saat itu sering membantu sang kakak begitu juga dengan Noor yang sering membantu orang tuanya
"' Wah kaya nya asyik nih ngobrol berdua Emang kak Fatma kenal Noor "' kata Raudah Yang baru datang
" Eh kak idah dari mana ?" kata Noor bertanya
" Tuh bantu bantu antar besek untuk para tetangga " kata Raudah .
"' Oh iya kak Fatma belum dapat kak idah , Kak Fatma baru datang " goda Noor
" Ih de Noor ngak usah santai saja " kata Fatma
" Kak Fatma dapatnya nanti kak , karna ini yang di hulu dulu " kata Rahmah yang juga ikut bergabung
" Ya santai aja de, orang ngak dapat juga ngak pa pa yang penting tamunya dulu aja " kata Fatma
" Iya kak tapi memang dibagi rata untuk Yang dekat sini akan dibagi nya besok " kata Rahmah yang ikut membantu
" Oh gitu , berarti ini sudah semua Ya yuk kak pulang yuk. Noor mau mampir rumah kak Fatma " kata Noor tersenyum
"' Eh..... mau ngapain mampir rumah Fatma orang rumah nya Fatma itu kecil Dan lagian ngak ada apa apanya " kata Raudah
"' Siapa bilang , malah kak Fatma itu biar rumah nya kecil Tapi makanan nya lengkap Dan enak enak . kan Noor sering datang dan mampir kesini dulu ya ngak kak " kata Noorjannah pada Fatma Yang hanya dijawab senyuman oleh Fatma
" Hah.... kok bisa " kata Raudah
" Noorjannah itu teman kak Yuna dulu waktu masih kerja di kayu lapis kak. Jadi kak Fatma itu sudah kenal lama sama Noor " Jelas Rahmah Yang membuat Raudah kaget .kalo Noor teman Yuna Karna ia sering menjelek jelek Fatma di depan Noor .
" Ayo kak ..... kak Raudah mah, kak Noor duluan ya mau mampir dulu " kata Noor pamit Yang membuat Raudah malu luar biasa Karna Noor tak pernah mempermasalahkan Apa yang Raudah katakan
" Ya kak hati hati " kata Rahmah sepupu Yuna .Yang membuat Noor mengandeng tangan Fatma lalu pergi meninggal kan rumah Faridah setelah berpamitan dengan Yang lain .
Sedangkan Yuna duduk lemas kekenyangan ulah para teman temanya Yang menyiapkan banyak makanan Yang mau tak mau ia ikut memakan nya
"Ya Allah kenyang banget " kata Yuna
" Hahaha ..... tepar Yun , kan biasa kita lebih parah dari itu " kata Helen Yang membuat semua nya tertawa karna pas ngumpul hanya makanan yang mereka bayangkan .
" Mikha sudah makan nya nanti obesitas tuh badan " goda Alea Yang melihat Mikha Yang masih mengigit udang galah besar
" Tangung nona enak ini " kata Mikha tersenyum
Begitu juga dengan Anis yang masih
asyik memakan ikan bakar nya Yang membuat Yuna tersenyum Karna kedua pelayan nya itu menikmati makanan nya
Tampa rasa cangung
" Tambah Mik Nis masih banyak tuh Nanti buat para suami tinggal ambil yang masih baru . " kata Alea
" Nona ini namanya pesta benaran Kalo makan bisa sampe puas Mana enak lagi " kata Anis yang duduk bersandar Karna mereka makan lesehan.
" Hehehe....... biar kita senang Nis Mik ayo nambah lagi " kata Yuna
" Sudah nona nanti ngak bisa bangun " kata Mikha yang mulai berhenti makan Karna sudah kenyang membuat semua nya terkekeh melihat Mikha ikut bersandar .Dan mereka pun lalu ketiduran di karpet tebal di teras belakang Yang berjejer seperti pindang atau ikan sarden
" Lalai Lah ailallah ini para wanita pada pingsan atau lagi pada tidur sih " kata Malik Yang baru pulang Dan melihat meja Yang penuh dengan banyak makanan
Lalu Malik pun menghubungi Burhan .
Sambil duduk makan menikmati makanan yang masih banyak diatas meja.
" Walaikum salam langsung masuk saja han tuh lihat kedapur belakang " kata Malik pada Burhan
" Alamak ..... parah ini " kata Burhan yang lalu menelepati Aldi dan Jafar sambil mencicipi makanan di atas meja...
" Enak jadi lapar " kata Burhan
" Makan lah tuh para bumil mungkin ingin masak buat kita Tapi mereka sudah kekenyangan lebih dulu " kata Malik
"' Hahaha .... mereka biasa ustad seperti itu kalo pas sudah kenyang pada ketiduran Maklum lagi pada hamil " kata Burhan
" Ya biarkan saja mumpung doyan Asal ngak macam macam " kata Malik Yang menikmati Ayam bakar kecap masakan para istri mereka .
Tak lama Aldi dan Jafar pun datang Sepulang kerja langsung berbelok ke rumah ustad Malik
" Hadeh gimana mengangkatnya " kata Jafar
"' Tunggu pada bangun bro ,makan aja dulu tuh meja penuh hasil para bumil Mereka masak bareng tadi " kata Burhan yang lagi makan
" Boleh tuh kebenaran lagi lapar kita " kata Jafar yang lalu mengambil piring Dan ikut makan . Yang membuat Aldi tak mau kalah ikut makan juga.
Malik hanya tersenyum , entah siapa yang punya ide Yang membuat semua begitu terasa kebetulan karna pas mereka pada lapar sepulang bekerja.
Dan setelah selesai makan mereka membawa istri mereka pulang kerumah masing masing .
" Eugh........kok sudah dikamar " kata Yuna kaget ketika terbangun Yang hampir magrib
" Ayo sholat dulu " kata Malik yang menghampiri Yuna Yang sudah bangun
" Bi kok ngak dibanguni " kata Yuna
" Mau di bangun kan gimana orang disuruh bangun masih tak bergeming Ya abi biarin aja " kata Malik
" Ih ..abi trus Alea sama Yang lain nya mana " kata Yuna
" Sudah diangkut para suaminya Tadi langsung pulang Masa kaya ikan sarden dibelakang " kata Malik
" Hehehe ...... maaf ya bi, dinda sholat dulu " kata Yuna
" Ya sana " kata Malik mengelengkan kepala nya Karna sang istri jarang sampai telat sholat Dan baru kali ini terjadi
Namun Malik bisa memaklumi apa yang terjadi .Karna Yuna baru berkumpul Dengan teman teman nya karna kangen
Malamnya Yuna dan Malik saling bercerita Tentang apa saja .kegiatan mereka siang tadi Yamg membuat Malik senang Dan sudah bisa tersenyum Karna seperti yang ia harapkan Yuna sudah aman di kota ini .Untuk sementara waktu
Apalagi disini hampir jin muslim Dan orang orang gaib .
Disisi lain Cea dan Clea terkapar lemas di tampar sang kakak Karna mereka tak menemukan Aliya
" Kalian bodoh ,kalo besok masih tak bisa menemukan mereka mending kalian keluar dari kota ini Karna aku tak mau mereka mencari kalian untuk menangkap ku " kata pria itu
" Ya kak kami akan pergi dari sini dan pulang ke tempat bibi dulu " kata Clea
" Ya jangan datang kesini bila kalian .tak bisa menemukan nya .Habisi mereka dengan cara aman ." kata sang kakak
" Ya kak ...." kata Clea yang memang sudah lelah mencari Aliya di setiap kota Yang mereka datangi Begitu juga Cea. Tapi hasilnya nihil Mereka tak menemukannya
" Sudah pergi sana " kata Pria itu Yang lalu meninggal kan dua adiknya Menuju ruang kerjanya .
****Maaf telat up date karna tadi banyak kerjaan belum bisa disambi 🙏🏻🙏🏻 trimasih masih setia menunggu *****