Suamiku Dari Kota Saranjana

Suamiku Dari Kota Saranjana
Bab 297


Aya pun lalu menyiapkan mangkok Dan bersamaan dengan Amar datang bersama Yusuf Sedang kan Malik asyik makan soto nya Yang membuat keduanya menelan air liur karna Melihat Malik yang makan dengan lahap


" Bang ngak nawarin kita , enak ya " kata Yusuf menyindir


" Iyalah mau " kata Malik tersenyum


" Mau dong " Sahut Amar .


" Ya sudah nak Amar ,suf makan disini dulu baru kesana nih mangkok nya lebih kok ini " kata umah


" Ya umah tadi Yuna memborong banyak tuh kuenya juga Mik bawa turun kita lesehan saja " kata Fatma


" Ya non " kata Mikha di bantu Anis Dan mereka pun lalu makan bersama Begitu juga Malik yang menambah porsi makan nya karna lapar sampai memakai sisa sang istri


Sedangkan di rumah pengantin Raudah berbisik pelan pada Faridah di kamar Karna banyak orang


" Far Malik nanti ikut hadir " kata Raudah


" Hah..... nggak salah kak, bukan nya dia masih di Kairo Apa Yuna juga ikut " kata Faridah kaget


" Katanya sih ikut mereka cuma sampe sore trus pulang " kata Raudah


" Hah .... kok bisa bawa istri hamil pulang pergi .Ngak kasihan apa " kata Faridah bingung Karna kini ia sudah menikah Dan sekarang Malik juga pasti Tahu siapa suami Faridah


" Entah lah mana kakak tahu " kata Raudah Yang belum pernah melihat Yuna lagi. Karna terakhir bertemu Yuna pas smp Dan Raudah masih gadis .


*********


Tak lama hari semakin siang para undangan pun lumayan banyak .Tapi sayangnya diadakan di halaman rumah hingga jadi sempit Tapi mau apa lagi karna tempat dan biaya nya terbatas Karna kini Faridah tak mengajar lagi


Sedang kan Yuna mengantar teman temannya untuk pulang lebih dulu .Karna Yuna akan ikut datang bersama Malik untuk menghadiri undangan Faridah .


" Hati hati ya dijalan " kata Yuna


" Ya beb trimakasih ya , kami pulang duluan ya " kata Helen


" Ya jangan lupa kali belanja ingat pulang " kata Yuna pada 3 pasang temannya itu..


" Kami pamit bro trimakasih banyak " kata Burhan


" Ya ustad senang bisa kumpul begini " kata Aldi


" Ya kapan kapan lagi kita jalan jalan ya bro " kata Jafar Yang senang punya banyak teman .


" Ya trimakasih semuanya " kata Yuna


Lalu setelah pamit mereka pun pulang Yang membuat para tamu melihat mobil mewah mereka dengan mata terbelalak . Sedangkan Malik duduk merangkul Yuna sambil bersandar di mobil nya


" Ya bro hati hati " kata Malik melambaikan tangan . Dan Malik pun menutup mobilnya dengan sarung mobilnya Lalu mengandeng Yuna pergi dari halaman Masjid .


" Bukan nya itu ustad Malik sama istrinya Yuna " kata tetangga Faridah


" Iya itu kok mereka bisa datang ya , bawa mobil lagi " kata tetangga yang lain


" Iya , kok bisa emang mereka naik apa " kata yang lain .


" Mungkin dari jakarta naik kapal sama teman teman nya itu Dan dari jakarta baru naik pesawat " kata yang lain


" Pantasan mobilnya keren keren punya ustad Malik sama teman teman nya ya


Mungkin biar bisa jalan jalan di sini '" kata tetangga Faridah


" Ya bisa jadi , Yuna beruntung ya bisa dapat ustad Malik Malah ngalahin semua para ustazah di kampung sini .Mana ganteng kaya, baik dan ramah Pasti nya dia senang banget " kata ibu yang lain


" Iya lah pasti itu . Apalagi dia bukan ustazah jelas senang banget tuh Yuna Tapi bisa ya kok Ustad mau " kata mereka saling pandang .


" Sudah yuk ke tempat pengantin malah ghibah Nanti ngak kebagian Yang lain sudah duluan Kalo ngak kita bisa kehabisan kemaren pas bantu bantu sempat kehabisan " kata seorang ibu .


" Ya ya ayo ayo " kata Tetangga Faridah


Yang menuju tempat pengantin .


Sedangkan Yuna dan Malik sholat dulu sholat Zuhur dulu sebelum kesana .


" Nanti kalo disana ngak bagian jangan kaget Yun, banyak tamu " kata Fatma pada sang adik


" Ya kak kan Yuna masih kenyang " kata Yuna Yang baru habis makan Karna tadi Mereka sempat ke pasar dekat jalan besar membeli rawon dan Ayam goreng .


" Bentar bi mau pake jilbab dulu " kata Yuna yang juga memakai cincin dan gelang di tangan nya .


" Ya sudah , abi tunggu didepan ya " kata Malik mengusap kepala Yuna


" Ya bi " kata Yuna yang lalu menyiapkan tas salempang yang senada hadiah Alea dulu Dan itu terlihat mewah Apalagi Yuna memakai sepatu ber hak sedang .


" Masyaallah de cantik nya " kata Fatma melihat Yuna tampil beda dengan gaun mewah dan sangat terlihat cantik


" Alhamdulilah sudah selesai " kata Malik Yang terpana ketika melihat Yuna sudah keluar dari kamar menenteng tas nya .


" Sudah bi " kata Yuna


" Masya allah istri abi cantik sekali " kata Malik yang kagum pada kecantikan Yuna padahal hanya berdandan sederhana .


" Abi jangan dipuji dinda malu " Kata Yuna memeluk suaminya .


" Hahaha ........Kok malu " kata Malik memeluk sang istri dan mengusap perut Yuna


" Sudah pelukan nya sana berangkat nanti telat " Kata Fatma yang sedari tadi sudah pulang duluan Karna Samsul


minta duluan .Takut siang banyak tamu jauh .Dan Malik dan Yuna salah satunya.


" Ya sudah kita berangkat ya kak " kata Yuna pamit


" Ya hati hati " kata Fatma .


Lalu mereka pun berangkat Malik mengandeng tangan istrinya begitu juga Yuna yang memegang lengan suaminya itu Dan mereka berjalan pelan menuju rumah pengantin.


keduanya pun jadi perhatian Apalagi Yuna tampil beda Dan terlihat lebih cantik dari pengantin nya Walau perut Yuna sedikit menyembul .


" Masyaallah umah tuh pengantin baru " kata tetangga umah melihat putranya itu datang bersama sang menantu


" Sudah basi sih tapi masih romantis " kata Umah yang membuat semuanya tersenyum.


" Itu Yuna umah " kata Raudah kaget


" Iya dah " kata umah tersenyum karna Yuna memang cantik ketika polos tampa meka up. Dan lebih cantik lagi bila ditambah make up yang membuat para tamu banyak berbisik bisik


" Rupanya ustad Malik juga datang " kata teman Malik


" Ya bro apa kabar salam .ukhti " kata Malik menyapa istri teman nya


" Salam ustad salam ustazah ...senang bisa bertemu saya sempat hadir waktu kalian menikah " kata istri teman Malik


" Oh ya terimakasih sudah berapa bulan " kata Yuna melihat istri teman Malik juga hamil


" Delapan bulan , oh Ya Aliya berapa bulan ." kata wanita itu balik bertanya .


" Ini jalan sudah enam bulan kak " kata Yuna


" Wah ngak jauh beda " kata wanita itu tersenyum lalu mengajak Yuna untuk makan .


" Eh ...tapi kita belum salaman " kata Yuna


" Ya ayo dinda salaman dulu " kata Malik Yang keasyikan ngobrol hingga lupa


Lalu mereka pun bersalaman Dan Yuna pun memberi amplop segepok Yang berisi uang karna malas memberi kado .


Setelah itu memberikan selamat pada pengantin dan ber basa basi lalu makan .


" Itu istrinya Malik kan ." kata seorang ustad senior ustad Malik


" Iya kenapa ? " kata sang teman


" Pantasan ngak mau sama Faridah milih nya yang lebih cantik dan seksi Kan kudengar dulu ngak pake hijab Dan sempat jadi omongan para ustazah " kata ustad itu


" Iya lah kan menang milih lagian perempuan mana yang nolak bila lihat Malik tampan begitu " kata sang teman


" Siapa bilang, ada juga yang nolak kok malah sekarang .... " kata Amar ikut nimbrung


" Siapa ?" kata teman teman Malik penasaran


" Ada deh " kata Amar tersenyum Karna Malik pernah menikmati kesendirian nya selama 4 bulan


****Maaf telat tadi lagi sibuk .mudahan bisa 3 bab