
"Kenapa sangat gelap?dimana aku sebenarnya? Ayah!" teriak ku dengan geram,ini hampir membuat pita suara ku terasa ingin putus.
Aku tidak tahu ini dimana sekarang,karena semua yang kulihat hanya kegelapan yang menyelimuti mata,ini sama persis dengan kejadian kemarin.kali ini bagaimana aku akan menghadapi nya?
"Ayah tolong aku!" kuterus berusaha untuk berteriak,agar ada yang bisa membangunkan ku dari semua,dan berharap ada satu orang yang mendengarkan teriakan ku walaupun hanya dalam mimpi.
"Tidak akan ada yang menolong mu kali ini!" sahut seseorang dibalik kegelapan itu,dia tidak menampakan wujudnya sama sekali.
"Siapa kau?" tanyaku dengan keadaan,yang sangat waspada akan situasi ini.
Dia tidak menjawab ku sama sekali,ini membuat ku semangkin ketakutan dengan situasi seperti ini.sebenarnya siapa dia?dan seperti apa wujudnya dibalik kegelapan itu.
"Siapa kau?" tanya ku dengan berteriak.
Dia juga tidak menjawab lagi,jika terus seperti ini maka aku tidak akan menemukan jawabanya.lebih baik aku bertanya langsung,akan maksud dan tujuan nya ini.
"Siapa kau?kenapa tidak menapakan wujud mu!"
Dia menghela napas seperti kerbau yang ingin marah,dan mulai terlihat cahaya merah seperti api datang kearah dimana aku berdiri.seketika udara semangkin panas,membuatku mengeluarkan keringat.
"Ini wujud ku! hahahah!" dia memperlihatkan wujud aslinya tepat didepan mata ku,tubuh tinggi besar dan berbulu,mata menyala bagaikan api,serta kukunya yang hitam panjang mulai ingin mencekik ku.
"Si..siapa kau sebenarnya?" tanyaku dengan posisi yang tetap,seolah tidak takut dengan dirinya yang berdiri dan memperlihatkan wajahnya dihadapan ku,walaupun dalam hati aku sudah berteriak sangat kencang karena ketakutan untuk menatap nya.
Aku tidak berani menatap nya lagi karena ketakutan,dan pura pura untuk memamilingkan pandangan kearah kaki ku,tapi dalam hati aku berpikir bahwa hari ini aku bakalan mati dengan tragis ditangan nya.
"Apa salah ku?" tanya ku dengan pura pura tersenyum ramah dihadapan nya,walaupun dalam hati aku sudah ingin melepaskan teriakan ini.
"Aku ingin nyawa mu!!"jawabnya dengan suara yang terdengar bergema gema,namun jawaban ini sangat tidak nyambung dengan pertanyaan ku tadi.
Setelah itu pergi ditelan dengan kegelapan itu,sekarang tinggal aku seorang diri di dalam kegelapan ini,dan udara mulai terasa normal kembali setelah dia pergi.
"Bukan kah dia sudah pergi?kenapa aku tidak bangun?" gumam ku dengan suara
"Astaga! sangat menakutkan nya wujud makhluk tadi,aku tidak menyakah bahwa aku memberanikan diri untuk menjawab nya,bahkan semua ini diluar dugaan ku.walaupun hati ku sudah berdetak dengan kencang karena ketakutan." pikirku dalam hati.
Saat suasana mulai hening,terdengar lah suara suara aneh yang memekikan telingan ku,ini seperti suara aneh yang ada dirumah sakit.
"Siapa pun kalian disana tolong berhenti untuk bersuara!" teriak ku dengan kencang berharap mereka berhenti mengeluarkan suara suara aneh yang memekik kan telingan ku.
"Berhenti! berhenti,berhenti!" teriak ku dengan suara setengah menangis,karena tidak mampu mendengar suara suara aneh ini lagi.
"Ayah tolong aku,aku tidak ingin terus didalam kegelapan seorang diri seperti ini.ayah tolong bangunkan aku jika ingin benar benar mimpi!"