
Saat Memasuki Rumah Sakit,Hawa Panas Mulai Terasa Di Sekujur Tubuh Ku.Rasa Tidak Nyaman Ini Membuat Ku Semangkin Merasa Berbeda...
"Ayah Kenapa Rumah Sakit Ini Panas Sekali?" Tanya Ku Kepada Ayah
Namun Ayah Tidak Menjawab Ku Ia Hanya Bertatapan Dengan Ibu Seperti Kebinggungan...
"Panas?Bukan Yang Di Sudut Ruangan Itu Ada Pendingin Ruangan!" Sela Ibu
"Iyaa...Namun Rumah Sakit Ini Benar Benar Terasa Panas Bu" Kata Ku Lagi
"Sudah Lah...Lebih Baik Kita Menemui Dokter Dulu" Ayah Langsung Menarik Tangan Ku Sambil Berjalan
Namun Panas Ini Tidak Membuat Ku Mengeluarkan Keringat,Hanya Kulit Ku Seperti Terbakar Saja...
"Shrekkk!"
"Apa Itu?Seperti Ada Yang Lewat Namun Cepat Sekali"
Aku Pun Melihat Lagi Ke Arah Lorong Yang Berada Di Ujung Rumah Sakit,Namun Tidak Apa Apa Hanya Lorong Kosong Yang Sangat Sepi Dan Hening...
"Silahkan Masuk" Kata Suster
"Terimakasih Suster" Ucap Ku Sambil Tersenyum
Ayah Dan Ibu Membawa Ku Hanya Sampai Di Depan Pintu Saja,Selebihnya Mereka Menyuruh Ku Untuk Masuk Ke Dalam Dengan Sendiri...
"Hai Senang Bertemu Dengan Mu"Sapa Dokter Pria Yang Ingin Melakukan Chek In Pada Ku
"Haii...Senang Juga" Seru Ku Dengan Wanti Wanti
"Apa Kau Merasakan Sesuatu Dengan Rumah Sakit Ini?" Tanya Dokter Itu
"Yaa Dokterr...Rumah Sakit Ini Terasa Sangat Panas" Kata Ku Dengan Langsung
"Apa Ada Hal Lain Lagi?" Tanya Dokter Itu Kembali
"Emhh...Tidak Ada Dokter"
Dokter Itu Pun Terdiam Sejenak,Namun Tiba Tiba Dia Memberikan Ku Sebuah Gelas Kaca.
"Coba Kamu Tempelkan Di Dinding Dan Dengar Ada Suara Apa." Sorak Dokter Itu
Aku Pun Mulai Menempelkan Gelas Nya Ke Dinding...Sepertinyaa Aku Mulai Mendengar Suara Namun Masih Belum Sangat Jelas...
"Ahhhhhh....Tolonggg" Suara Jeritan Wanita Misterius
"Hikshikss" Suara Tangisan Anak Kecil Yang Samar Samar
"Hahahahh" Suara Orang Sedang Tertawa Namun Sangat Berat Untuk Di Dengar
"Aku Akan Membunuh Muuu!" Suara Ancaman Yang Membuat Ku Sampai Bergetar!
Selangkin Takut Nya Sampai Gelas Yang Menempel Di Dinding Terjatuh.
"Prakkk!" Pecahan Gelas Berhamburan Menjadi Berkeping Keping
"Apa Kau Mendengar Sesuatu?" Tanya Dokter Sambil Berkelakar
"Kalau Begitu Mari Kita Berkeliling Sebentar Untuk Menenangkan Pikiran Mu" Pinta Dokter Itu
"Baiklah..." Jawab Ku
Aku Pun Ikut Berkeliling Sebentar Untuk Menenangkan Pikiran Ku...Namun Apa Yang Terjadi Selalu Di Luar Ke Inginan Ku...
"Dokter Kenapa Ruangan Di Ujung Lorong Yang Sangat Sepi Itu Ada Anak Kecil Yang Bermain Sendiri" Tanya Ku Kepada Dokter Itu
"Seperti Apa Rupa Nya?" Tanya Nya Balik
"Anak Perempuan Kecil,Rambut Nya Di Kucir Dua,Dan Memegang Boneka Teddy" Seru Ku Sambil Menatapi Anak Kecil Tersebut
"Ohh Diaa...Namanya Lusy,Baru Saja Meninggal Di Rumah Sakit Ini 3 Hari Yang Lalu" Sahut Dokter Itu Lagi
"Me...Meninggal?Terus Itu Siapa?"
"Kemungkinan Itu Arwah Nya Yang Masih Bergentayangan" Jawab Dokter Itu Lagi
"Tidak Mungkin" Kata Ku
Karena Aku Tidak Percaya Langsung Saja Ku Hampiri Anak Kecil Tersebut Dengab Berani Tanpa Menghiraukan Perkataan Dokter Itu.Karena Aku Merasa Kalau Anak Itu Seperti Masih Hidup
"Hai Dik" Sapa Ku Sambil Memegang Pundak Nya,Saat Ingin Ku Pegang Aku Merasa Kalau Pundak Nya Tidak Bisa Ku Sentuh
"Nama Kamu Siapa?" Tanya Ku Sambil Berusaha Untuk Memegang Tubuh Nya...
"Percuman Kamu Berusaha Dia Itu Sudah Memiliki Tubuh Lagi,Tidak Lain Dia Hanya Lah Seorang Roh" Sela Dokter Itu
"Dokter Ternyata Kau Bisa Melihat Hal Seperti Itu Juga?" Tanya Ku Dengan Teriak
(Bodoh Nya Aku,Padahalkan Tadi Dia Udah Ngomong.)
"Jangan Kan Melihat Berbicara Dengan Mereka Aku Juga Bisa" Sanjung Dokter Itu Kepada Dirinya
"Kalau Begitu Kau Bisa Membantu Ku?" Tanya Ku Kepada Dokter Itu
Dia Terdiam Sejenak...
"**Tidak Bisa Masalah Mu Ini Terlalu Rumit Dan Nyawa Menjadi Taruhan Nya Di Sini...Hanya Kau Yang Bisa Menyelesaikan Nya"
"Tap...Tapi Aku Tidak Bisa"
"Kau Harus Bisa Karena Ini Masalah Mu,Jngan Pernah Untuk Melibatkan Orang Lain"
"**Lantas Aku Harus Bagaimana?"
"Kau Hanya Perlu Menemui Seorang Pastor Yang Sudah Lama Berada Di Gereja Tua****" Kata Dokter Itu Sambil Mengahilkan Pandangan Nyaa
"**Pastorr?"
"Ya Dia Bisa Membantu Mu Menyelesaikan Masalah Ini**" Jawab Dokter Itu
Di Mana Aku Bisa Menemukan Pastor Tersebut?Terlebih Lagi Gereja Tertua Di Kota Ini Sudah Tidak Ada Lagi.Aku Harus Bagaimana?
Bersambung😊Maaf Ya Guys Aku Masih Typo Tapi Jangan Lupa Vote,Like,Dan Koment.Sama Sama Mendukung Juga Boleh😊