Rumah Tua Misteri(PROSES REVISI BERTAHAP)

Rumah Tua Misteri(PROSES REVISI BERTAHAP)
SENYAP!


Kak andre yang berusaha terus menenangkan ku dengan menepuk nepuk pundak ku,sekilas dia juga menoleh kearah dengan merasa kasihan.


"Apa kau bermimpi buruk tadi? ini masih jam 11:00 malam terlalu cepat untuk bermimpi." jelas kakak,dan terus berceloteh.


Karena kakak terus berceloteh itu membuat ku semangkin mengantuk,dan lama lama aku mulai terlelap dengan mendengar celotehan kakak.


(pukul 03:00)


Pukul 3 pagi aku terjaga karena ingin kekamar mandi,dengan melihat kakak yang tidur nyenyak disamping ku,aku tidak tegah untuk membuat nya terbangun.


"Bukan begitu!"


Aku mendengar suara seseorang yang sedang berbicara tapi,aku tidak tahu siapa yang sedang berbicara.


Jadi aku membuntuti suara itu dengan langkah kaki yang perlahan lahan,sambil menuruni tangga rumah ku.


Langkah ku terhenti,karena mendengar suara itu berasal dari dalam kamar tamu yang terkunci.aku menempelkan telinga ke pintu itu,untuk mendengar pembicaraan yang ada didalam.


Tapi aku tidak mendengar apa apa,perlahan aku mencoba menarik handle pintu kamar itu,agar bisa mendengar dengan jelas suara mereka yang sedang berbicara.


Astaga! rupanya itu ayah dan nenek yang sedang berbicara,mereka membicarakan hal yang tidak jelas,aku hanya bisa mendengar dengan samar samar di depan pintu.


"Kau harus segera pindah,jika kau masih menginginkan putri mu hidup!" tutur nenek yang menepuk pundak ayah.


"Tapi aku tidak bisa bu,aku sedang melaksanakan tugas dari perusahaan sekarang ini." balas ayah,yang menentang perintah nenek.


"Kau harus pikirkan,memilih nyawa putri mu atau pekerjaan mu sekarang ini?" ungkap nenek dengan memburu pertanyaan ke ayah.


"Bukankah kita bisa membawa nya kecenayang yang lain nya?agar dia bisa sembuh?" bantah ayah dengan menggengam tangan nya,seperti ingin marah besar.


Aku segera berlari menjauh dan buru buru kembali kekamar ku,awalnya aku tidak percaya dengan yang kudengar tadi,tapi aku terus mengingatnya dan membuat ku mulai percaya.


"Apakah aku akan mati?benarkan yang diucapkan nenek tadi?sebenarnya ada apa dengan diriku?kenapa harus mencari cenayang?." gumam ku dalam hati,karena memikirkan ini hampir membuat pikiran ku kacau sekarang.


Akankah aku berakhir seperti itu,saat ini aku merasa masih dipertengahan permainan yang aku mainkan,masih mampuhkah aku melewati semua ini?atau mungkin aku memimilih untuk menyerah untuk tidak kembali ke rumah tua misteri itu.


sebelumnya aku mengatakan jika aku yang memulai maka harus aku yang mengakhiri,ini membuktikan bahwa aku akan menghadapi semua resikonya jika sudah memulia nya.


Tapi apa?aku sudah menyerah sebelum mengakhiri permainan ini,disaat aku sudah berada didalam masalah seperti ini.


sebenarnya aku masih berniat untuk mengakhiri semua ini,namun aku masih belum mengumpulkan tekat untuk maju menghadapinya.


Lantas aku harus apa sekarang?


"Kenapa kau tidak tidur?" tanya kakak,yang tiba tiba bangun melihat ku duduk disamping tempat tidur.


"Aku merasa sangat lapar kak." lirihku,agar kakak tidak curiga melihat ku.


Kakak bangun dan berjalan membuka pintu,sambil mengajak ku."ayo biar kakak masakan mie instan."


"Baik kak..."


**BERSAMBUNG😊**terimakasih buat yang sudah baca atau mampir.jangan lupa vote,like,dan koment ya kalau masih ada yang kurang. dibawah ada cast yang menarik,jadi jangan lupa dilihat yaa😉