
"Ingin ikut denganku? Aku fikir kita memiliki tujuan yang sama"
Ucap orang tersebut yang membuat Angelina berbalik mencari sumber suara.
Dan ketika gadis itu berbalik dilihatnya sosok pria tampan dengan balutan pakaian mewah bewarna merah dan putih yang kini menunggangi kuda sembari menatapnya.
Entah apa alasannya hanya saja Angelina merasa ada sesuatu yang ingin ditanyakan pria itu kepadanya, Namun Angelina bersikap acuh, dia fikir mereka tidak saling mengenal bukan.
Gadis itu mengangkat ujung alisnya. Angelina hanya diam tanpa mengatakan apapun.
"Jangan berfikir terlalu berlebihan, Aku hanya menawarkan bantuan, Jika kau menolak ya sudah"
Ucap pria tersebut kembali ketika merasa gadis dihadapannya memandangnya penuh selidik. Dia sebenarnya tidak berniat untuk mengajak gadis itu bersama hanya saja ada sesuatu yang ingin dia tanyakan, Namun melihat respon gadis dihadapannya sepertinya gadis itu sulit mempercayai siapapun
"Terima kasih atas tawarannya, Tapi aku akan pergi sendiri"
Jawab Angelina yang datar namun masih terkesan sopan, Tentu saja dia tidak akan membuat keributan di kekaisaran ini bukan.
Melihat jenis pakaian yang gunakan pria tersebut sudah bisa menjelaskan jika pria itu berasal dari keluarga yang terhormat dikekaisaran ini, Hingga dirinya tidak bisa bersikap gegabah sehingga menyinggung orang orang yang bisa menghambatnya sesuatu saat nanti ketika ingin mencapai impiannya.
"Baiklah"
Lantas pria tersebut kemudian pergi dari sana meninggalkan Angelina yang kini turut melanjutkan langkah kakinya, Jika Kekaisaran Barney benar terletak seperti yang tergambar pada peta yang digambar ibunya maka dia tidak perlu khawatir untuk tersesat bukan.
Perlu memakan waktu yang sedikit lama bagi Angelina untuk sampai istana, karna kekaisaran ini cukup luas. Dan kini mata gadis itu bisa melihat sebuah bangunan yang begitu besar dihadapannya, meski tidak begitu jelas karna terdapat pintu gerbang istana yang menutup sebagian dari bangunan tersebut.
Dan ketika prajurit yang berjaga di gerbang istana menyadari keberadaan Angelina segera mendekat kearah gadis tersebut.
Angelina seolah mengerti apa yang akan terjadi selanjutnya, Dan sebelum kedua prajurit itu membuka mulutnya dia memperlihatkan sebuah token miliknya dimana corak bendera kekaisaran Beatrice terukir disana.
Prajurit itu lantas membungkukkan badan mereka untuk memberi hormat ketika yakin jika gadis yang ada dihadapan mereka adalah putri mahkota dari kekaisaran Beatrice. Mereka bergegas membuka gerbang istana.
Dan kini Angelina bisa melihat dengan jelas bagaimana luas dan megahnya istana tersebut, Meski istananya juga tak kalah megah namun istana ini terlihat jauh lebih kokoh dan dari segi arsitekturnya terlihat begitu menarik dan mewah sehingga membuat semua mata pasti merasa takjub ketika pertama kali melihatnya.
Namun saat Angelina ingin melangkah kakinya, terdengar suara yang begitu dia kenali yang menyebut namanya.
"Angelina apa itu kau?"
Dan ketika gadis itu berbalik kini dilihatnya seorang pria tampan yang kini menatapnya, Lantas ketika tebakan pria tampan itu benar dia segera mengembangkan senyumanmya kemudian berlari kearah gadis tersebut.
"Kakak Charles"
Gadis itu bergumam pelan dengan senyuman tipis yang menghiasi wajahnya, Namun meski senyuman itu begitu tipis tak mengurangi keindahan dari pesona seorang Angelina.
"Apa kau datang sendiri? Aku tidak melihat ada prajurit ataupun pelayan yang datang bersamamu?"
Pangeran Charles terlihat menyipitkan matanya tidak senang, Perlakuan tidak adil kaisar Alison itu telah sampai ditelinganya, Dan ketika dia mengetahuinya dulu ingin rasanya dia menghancurkan Kekaisaran tersebut hanya saja ibunya selalu menghentikannya.
Mengenai pangeran Charles kalian tentu masih mengingatkan bukannya? Dia merupakan putra dari kaisar Hugo dan permaisuri Briana dari kekaisaran beldic. Charles sendiri begitu menyayangi Angelina bahkan menganggap gadis itu sebagai sebagian dari hidupnya, Hingga terkadang Charles selalu bersikap berlebihan jika mengenai Angelina. Dia bahkan tak segan menentang orang tua bahkan adiknya jika menyangkut kebahagiaan gadis itu
"Aku datang sendiri, Datang bersama pelayan dan prajurit jelas jelas akan merepotkan ku"
Jawab Angelina kemudian.
"Apa kau tidak berbohong? Katakan jika kaisar Alison yang memang tidak mempedulikanmu"
"Tentu saja aku tidak berbohong, Aku yang memilih untuk berangkat sendiri"
Jawab Angelina dengan penuh keyakinan.
Mendengar itu membuat Charles menghembuskan nafasnya kasar. Entahlah dia cukup tidak tau harus mengatakan apapun saat ini, Pria tampan itu berfikir jika Angelina masih melindungi kaisar Alison meski telah diperlakukan tidak adil selama ini.
"Baiklah kalau begitu aku akan mengantarmu untuk bertemu permaisuri Maribel lebih dulu"
Pasrah pangeran Charles yang merasa enggan untuk berdebat dengan gadis yang telah dia anggap adiknya sendiri tersebut.
"Pangeran Charles"
Charles yang hendak pergi bersama Angelina segera menghentikan langkahnya ketika merasa namanya disebut. Dan kini dilihatnya pangeran Dean yang berjalan menghampirinya.
"Pangeran Charles"
Pangeran Dean seketika menghentikan kalimatnya ketika menyadari sosok gadis cantik yang kini tengah bersama sahabatnya.
"Ahh aku menganggu, Maafkan aku"
Pangeran tampan itu berkata dengan rasa sesal diwajahnya, Dia berfikir jika pangeran Charles kini sedang bersama dengan kekasihnya.
"Ahh kau terlalu berfikir berlebihan pangeran Dean, Dia adalah adik sepupuku"
Jelas pangeran Charles yang mengerti pemikiran dari sahabatnya tersebut, Dia tampak terkekeh dibuatnya.
Mendengar jawaban dari pangeran Charles membuat pangeran Dean merasa malu, pria tampan itu menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Hormat hamba pangeran Dean"
Angelina berkata dengan sopan, Namun gadis itu hanya menundukkan sedikit kepalanya.
"Ahh iya maafkan atas kesalahpahaman ini putri Angelina"
Pangeran Dean berkata dengan kikuk, sedangkan Angelina hanya tersenyum tipis, Ini bukan pertama kali baginya dimana orang orang berfikir jika pangeran Charles sedang menjalin hubungan dengannya, Tentu saja orang orang yang berfikir seperti itu tidak tau kedekatan keluarga mereka yang telah terjalin sejak dulu.
"Itu bukan masalah pangeran Dean"
Timpal pangeran Charles kemudian.
"Kau baru saja tiba? Pangeran Charles lebih baik kau mengantar putri Angelina kekediaman teratai lebih dulu untuk istirahat mengenai keberadaannya aku sendiri yang akan menyampaikan pada ibuku, Perjalan yang cukup jauh tentu membuatnya kelelahan"
Seperti biasa pangeran Dean begitu ramah terhadap orang orang disekitarnya. Lagipula dia telah mendengar cerita ibunya yang berencana menjodohkan kakaknya dengan gadis tersebut. Bahkan ibunya begitu antusias menyiapkan segala kebutuhan Angelina sejak tadi.
"Apakah itu tidak masalah?"
Pangeran Charles bertanya dengan ragu, Tidak ingin Angelina memiliki citra yang buruk di kekaisaran ini.
"Tentu saja itu bukan masalah"
Jawab pangeran Dean kemudian.
Setelah diyakinkan oleh pangeran Dean, Pangeran Charles kemudian setuju untuk mengantar Angelina untuk istirahat lebih dulu, Bagaimanapun dia yakin jika gadis itu kelelahan saat ini, Meski dirinya dilanda rasa penasaran bagaimana gadis itu datang bisa tiba dikekaisaran Barney secepat itu. Namun dia memilih menanyakannya besok.