
"Jika kau memang ditakdirkan untukku, Maka bantu aku menaklukkan naga sombong itu"
Batin Angelina
Dan entah apa yang terjadi, Dan bagaimana bisa terjadi selanjutnya, Giok ditangan Angelina terlihat memancarkan samar samar cahaya yang diiringi asap bewarna keunguan membuat naga tersebut terbelalak dibuatnya.
Tidak hanya Alger dan naga yang terkejut melihat itu, Bahkan Angelina sendiri turut terkejut terlebih ketika dia merasakan sebuah sebuah energi yang begitu besar mengalir masuk ketubuhnya. Gadis itu memejamkan matanya memeriksa apakah energi tersebut memiliki dampak buruk pada tubuhnya atau tidak.
Dan ketika gadis itu membuka matanya, Netra yang sebelumnya bewarna biru laut kini berubah menjadi biru yang begitu gelap.
Naga yang menyadari perubahan gadis dihadapannya benar benar menggeram penuh kemarahan.
"Gadis tak hanya mencuri kau punya keberanian sehingga untuk mengaktifkan giok itu"
Teriak naga tersebut kemudian bergerak mendekati Angelina yang kemudian menyemburkan apinya yang begitu dahsyat
Angelina tentu saja bergerak dengan begitu cepat, tidak menyadari perubahan dari segi fisik dan kemampuannya kali ini. Dia bergerak menghindari api naga tersebut. Dan setiap kali naga tersebut menyerang dia selalu melompat bahkan menghindar dengan berbagai cara, hingga membuat naga tersebut merasa kesal yang tak terhingga.
Dia mengibaskan ekornya kearah Angelina berfikir jika gadis itu akan terlempar sayang sekali gerakan gadis itu lebih cepat dari dugaannya. Dan yang tak dia pungkiri gadis itu melompat keatas tubuhnya yang semakin membuatnya terbakar amarah.
"Turun dari tubuhku gadis rendahan, Manusia sepertimu tak berhak menginjak tubuhku yang suci ini"
Teriaknya dengan suara yang menggelegar.
Angelina tak peduli dengan kemarahan naga tersebut, Dia berpegangan dengan cukup kuat agar tidak membuat tubuhnya terhempas karna naga tersebut bergerak begitu liar.
"Kau benar benar mengundang kemarahanku"
sarkas naga tersebut yang kemudian kini bergerak menuju langit dengan begitu cepat. Angelina tersentak kaget dibuatnya.
Namun gadis itu tentu saja tidak lengah, dia tetap siaga dalam posisinya hingga beberapa waktu Angelina tampak melompat tepat diatas punggung naga tersebut.
"Dari pada menghabisinya akan lebih baik jika kau bisa membangun kontrak dengannya"
Usul Alger tiba tiba
"Bagaimana jika kau menjadi hewan kontrakku"
Angelina berkata dengan cepat.
Naga tersebut mendengus tak suka, lantas dia kemudian menjawab
"Huhhh aku adalah naga flint surgawi, Manusia rendahan sepertimu tidak pantas mengikatku dengan kontrakmu"
Angelina tersenyum tipis, Naga flint merupakan naga surgawi yang begitu brutal, Belum ada manusia yang selama ini berhasil mengikat kontrak dengannya. Sehingga hal tersebut membentuk sikap kesombongan dari naga tersebut
"Sayang sekali, jika aku mengatakan jika kau harus mengikat kontrak denganku maka itu akan terjadi"
Ucap Angelina dengan smrik di bibir indahnya. T
"Lihat betapa angkuhnya dirimu, Kau kira siapa dirimu"
Sarkas naga flint tersebut yang merasa jengah dengan kesombongan gadis dihadapannya
Angelina hanya diam tanpa menimpali ucapan dari naga itu, Lantas entah apa yang terjadi Angelina memilih melompat turun dari tubuh Naga itu.
Wushhhhhh
"Goarrrr"
Naga flint menyemburkan kembali apinya, menyebabkan kebakaran ditengah hutan yang tidak bisa dihindari.
"Heh kau melarikan diri manusia rendahan"
Naga tersebut tampak mengejek Angelina berfikir jika gadis itu akan melarikan diri karna tidak dapat membendung rasa takut nya lagi
"Lihatlah apa yang terjadi selanjutnya"
Gumam Angelina pelan
Dan secepat kilat Angelina bergerak dari posisinya hingga hanya dalam satu kedipan naga tersebut kehilangan jejak dari gadis itu.
"Kemana kau manusia rendahan"
Naga flint kembali berteriak kemarahan yang begitu mendalam, dia merasa dipermainkan oleh gadis yang membawa giok tersebut.
Dan dibeberapa saat kemudian
Wushhhhhh
"Tunjukkan kekuatanmu"
Teriak Angelina tiba tiba yang mengejutkan naga tersebut dimana Angelina kini telah berada diatas kepalanya
Bughhhh
"Goarrrrrrrrrrrrrr"
"Wuuuuuuuuuu"
Naga tersebut berteriak dengan rasa sakit yang seolah menyerang seluruh tubuhnya terutama bagian kepalanya. Rasanya terlalu mengerikan sehingga sulit untuk dia jelaskan.
"Aku katakan sekali lagi tunduk padaku naga flint"
"Kau hanya memiliki dua pilihan tunduk atau mati"
Wushhhhh
Giok tersebut semakin memancarkan cahaya keunguannya
"Goarrrrrrrrrr"
"Baiklah aku akan mengikat kontrak denganmu nona"
Ucap naga tersebut ketika merasa tidak punya pilihan lain.
Angelina tersenyum tipis lantas mengambil kembali giok yang kini berada ditangannya, gadis itu kemudian melompat dari tubuh naga tersebut dan segera melakukan kontrak.
Seluruh kejadian itu tak luput dari pandangan seseorang.
"Aku tak menyangka jika hanya seorang gadis yang berada di ranah jendral tingkat akhir"
Gumam orang tersebut kemudian menghilang dari sana.
Naga flint
"Saat ini aku sedang berada ditahap untuk meningkatkan ilmu kultivasiku, Maka aku akan mengandalkan mu kedepannya untuk melindungiku"
Ucap Angelina yang menatap sosok naga dihadapannya
"Tentu nona, apapun yang anda perintahkan"
Ucap naga tersebut, dia jelas tau jika gadis dihadapannya masih berada diranah yang cukup rendah tapi yang membuatnya terheran adalah bagaimana gadis itu seolah bisa mengendalikan giok kuno yang selama ini tak pernah bisa disentuh oleh orang orang meski kultivator hebat sekalipun.
"Saat ini aku akan menuju kekaisaran Barney, Kau harus membawaku kesana secepatnya"
Ucap Angelina kemudian, sangat tidak memungkinkan jika dia harus menunggangi kuda dimana energinya hampir terkuras habis ketika berusaha menaklukkan flint tadi.
"Baik anda bisa membawa kuda itu kedalam gua tadi sehingga terhindar dari binatang buas yang ada dihutan ini"
Ucap flint kembali.
Angelina menganggukkan kepalanya setuju, lantas gadis itu dengan cepat bergerak membawa kuda yang dia tunggangi tadi kedalam gua, setelah selesai gadis itu melompat naik di punggung flint yang kemudian membawanya pergi secepatnya.
Tidak ada perbincangan diantara keduanya selama perjalanan hingga pada akhirnya setelah beberapa saat berlalu kini mereka hampir sampai di perbatasan Kekaisaran Barney.
Angelina memutuskan untuk turun diperbatasan, Dia tentu saja tidak ingin membuat keributan ketika semua orang melihatnya menunggangi flint.
"Anda yakin ingin berhenti disini?"
Tanya flint kemudian
Angelina yang mendengar pertanyaan flint lantas mengangguk.
"Tentu saja, aku tentu tidak ingin membuat kehebohan di kekaisaran Barney"
Jawab gadis tersebut yang kini turun dari punggung flint secara perlahan.
"Baiklah, nona bisa memanggilku jika membutuhkan sesuatu"
Angelina menganggukkan kepalanya kemudian memerintahkan flint untuk pergi dari sana.
gadis itu kemudian mulai melangkahkan kakinya masuk keperbatasan, sepertinya dia harus berjalan menuju istana karna saat ini tengah malam dan tentu saja tidak ada kereta yang akan lewat.
Namun baru beberapa langkah, Angelina menghentikan langkah kakinya ketika mendengar suara seseorang.
"Ingin ikut denganku, Aku fikir kita memiliki tujuan yang sama"
Ucap orang tersebut yang membuat Angelina berbalik mencari sumber suara.
Dan ketika gadis itu berbalik dilihatnya sosok pria tampan dengan balutan pakaian mewah bewarna merah dan putih yang kini menunggangi kuda dan menatapnya.
Gadis itu mengangkat ujung alisnya