
...----------------...
Caca melihat sekeliling, tidak ada yang berubah. Mungkin hanya diri nya sendiri yang berubah. Ya kan. hahahaha.
Semua pandangan teralih pada nya. Banyak yang menatap kagum dan suka pada nya. Terutama remaja putra. Ya.... mungkin hanya remaja putra dan sedikit remaja putri.
Gimana nggak??. Orang Caca nya aja cantik kok. Bahkan ada anak cowok yang sesekali mengajak Caca bicara. Tapi Caca cuek cuek aja.
"Suit... suuiitt.... Ehh ada bidadari jatuh dari langit.!! "Suitan dari seorang anak lelaki yang duduk bergerombol.
" Cantik!! Minta nomor Whatsapp nya yaa!!! "
"Ehem... Aku ramal kita adalah jodoh yang terpisah!!. "
"Ehhh... istri ku udah datang... ".
" Eh bapak kamu tukang kunci ya.. " gombalan dari seorang siswa laki-laki.
"Kok tau sih... " Jawab teman siswa itu.
"Iya.. soal nya kamu udah membuka hati ku dan mengunci nama mu di dalam nya. "
"Eeeaaaa.... Hajar teros El!!! " Dan mendapat sorakan dari teman segerombolan nya.
"Ya.. Ampun Elang!!!! Kamu ini ya.. Udah jam berapa ini!! Gak mau masuk kelas kamu haaa!!! " Teriak guru itu pada Elang dkk.
"Eeh.... Bu Patma.. Iya bu ini mau masuk kelas. Cuman gini bu... Tadi saya udah di kelas bu. Eh tiba-tiba saya ngerasa kalo ibu bakalan datang sama bidadari surga -- melirik Caca-- Nah.. karna itu bu Saya berinisiatif buat jemput ibu. Jadi gitu cerita nya bu... " Jelas Elang dengan panjang lebar dan melantur kemana-mana
Caca hanya bisa menggeleng melihat tingkah caper dan absurd mereka.
"Allahuakbar Elang.... Hahhh... udah lah ibu pusing ngomong sama kamu. Belom aja ibu ngajar, udah migrain duluan. Ckckc. " Bu Patma hanya mengurut dada nya.
Caca menggeleng. Sungguh dia baru tau jika dia punya teman seperti ini. Tapi dia tidak sadar.
"Udah ah.. Ayo Anisa... jangan ladenin Elang sama geng kutu air nya itu. " Ajak bu Patma pada caca.
Caca mengangguk dan mengikuti bu Patma menuju kelas.
Sontak Elang dan geng kutu air nya mengikuti ke kelas juga. Dengan cepat Elang mendekati Caca.
"Ehem... Bidadari syurga... Kayak nya kita bakalan sekelas deh. Nih kenalin. Gue Elang Putra Zaidan. Temen gue manggil nya Elang. " Elang langsung mengalungkan tangan kiri nya ke pundak caca. SKSD gak jelas kan dia.
"Apaan sih. SKSD banget lo.. " Caca langsung menyingkirkan tangan Elang yang tersampir di pundak nya.
"Oooowww.. Dan ternyata Pangeran kodok di tolak pemirsa pemirsa!!! " Sorakan usil terlontar dari mulut seorang teman Elang. Agam Perwira...
"Yah.... Di tolak secara nggak langsung. Gimana rasanya Lang.??? Gurih gurih Nyoiii... hahahah" Tambah satu lagi Ahmad Robi....
"Sengklek lo pada... Udah Ahh... gue mau nyusul bidadari surga gue. Bye lo semua.!!! " ucap Elang dan langsung menyusul Caca yang sudah masuk kelas.
Di kelas...
"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh " Salam bu Patma pada semua anak murid nya.
"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarokatuh" Jawab semua siswa kompak nya pake banget.
"Nah.... Seka—...... " Belum habis bu Patma berbicara Elang sudah menyelonong dengan gaya khas nya.
"Assalamu'alaikum Ya penghuni kubur...!!!!! " Ujar nya dengan baju seragam keluar dan topi hitam bertuliskan " WOW " di depan nya yang menghadap belakang.
"Waalaikumsalam... " Hanya beberapa yang menjawab salam dari Elang.
"Iya sayangku.... " Jawab Elang lepas dari rasa kaget nya.
Sementara siswa yang lain ada yang tertawa cekikikan. Temasuk 3 siswa yang duduk di pojok depan.
"Astaghfirullahalazim.... Ya Allah.. Elang!!! Kamu itu ya. Mau ibu hukum apa lagi kamu Lang... Lang... Capek ibu. " Bu Patma duduk di kursi guru nya.
"Ya kalo capek istirahat bu. Ibu sih... perhatian banget sama saya... Kan saya nya makin sayang sama bu Patma" Jawab Elang.
"Ppuuffttt..... " Caca hampir meledakkan tawa nya mendengar jawaban tak masuk akal Elang.
"Ehh.... bidadari surga di sini ya... Yaudah Pangeran kamu mau duduk dulu ya.... Muach... " Dengan percaya diri nya Elang menuju bangku nya.
"Ya sudah... Anak anak ibu ulangi ya.. Sekarang Kita kedatangan satu anggota baru. Satu anggota keluarga baru di kelas 11 Mipa 2. Ayo nak kenal kan diri kamu. " Ucap bu Patma.
"Terimakasih bu. " Jawab caca.
Caca mulai dengan menghembuskan nafas pelan.
"Assalamualaikum... Selamat pagi semua nya. Perkenalkan saya Anisa Rahayu. Umur saya 17 tahun. Saya asal pindahan dari SMA Abc di kota Pontianak. Kalian bisa memanggil saya Caca. Terima kasih. " Perkenalan yang singkat dari Caca.
"Okey... Terima kasih Caca... Anak-anak apa ada yang ingin bertanya satu atau dua pertanyaan?⁉." Tanya bu Patma.
"Saya bu.!! " ujar Elang.
"Iya Elang silakan. "
Haaah... Dia lagi... dia lagi... Caca.
"Iya... lo mau nanya apa??". Tanya caca dengan malas.
" Uluh.... uluh..... Jangan gitu dong darling... hehe.. Aku cuman mau nanya... Alamat rumah kamu di mana??. Biar besok aku gampang ngasihin seserahan lamaran ke rumah kamu.? "
"Ck.... Rumah gue di jalan P. Antasari. (Pangeran Antasari.) " Jawab caca.
"Yang lengkap dong sayang.... " Pinta Elang dengan gombal.
Sementara itu temannya yang lain hanya tertawa mendengar kata kata receh dari sang ketua kelas mereka, Elang. Dan bu Patma.. Jangan di tanya, jika di tanya apakah Elang ini anak murid nya, maka bu Patma akan menjawab bukan atau tidak tau.
"Cck... Kepo banget sih.. Jln. P Antasari, Rw:01 Rt :10. No 3." Jawab caca secara mendetail.
"Nah gitu dong. Uhhh makin sayang deh. " .
Caca memutar bola mata nya dengan malas.
"Okey.. Tidak ada yang ingin bertanya lagi??" tanya bu Patma.
Yang lain menggeleng dan menjawab tidak.
"Kalo gitu, Caca kamu bisa duduk di Samping Ayu. Ayu angkat tangan Nak. " Ujar bu Patma.
Meskipun tak di beri tau oleh bu Patma. Caca sudah tau nama nama teman kelas nya. Apa lagi Cs nya dulu itu.
"Hai salken.. Gue Farel. Ini Nabila. " Farel menyodorkan tangan nya.
"Anisa... Panggil aja Caca. " Membalas uluran tangan Farel.
"Silahkan di buka buku Matematika nya Bab 1 semuanya!! " Bu Patma mulai menerangkan materi yang akan di pelajari.