GAIRAH DAN HASRAT TERLARANG

GAIRAH DAN HASRAT TERLARANG
Mengirim nya jauh


bayangkan bagaimana perasaan Karla sesungguh nya saat ini, tapi dia berusaha untuk menetralisir rasa yang menghantar dirinya dan juga membuang perasaannya pada Lucas saat ini.


meskipun tidak dipungkiri dia begitu terluka melihat wajah Lucas di mana tekanan dan tekanan diberikan oleh uncle Alexander, tapi dia mencoba untuk menahan perasaan nya, mengabaikan rasa dan juga cinta nya, karena dia tahu pada akhirnya dia dan Lucas memang sepatut nya seperti ini.


sejak awal dia dalam merencanakan semuanya dan membuat mereka seharusnya tidak bersama, dia lagi terlalu egois begitu mencintai laki-laki tersebut, di mana cinta mereka menjadi ketidakmungkinan yang begitu mendalam.


cinta mereka hanya berdasarkan satu gelombang hasrat emosional dan juga keinginan sekedar untuk saling memiliki tanpa berpikir risiko yang akan terjadi pada orang-orang di sekitar nya, mereka terlalu naif dan termakan cinta, terlalu bodoh tanpa ingat risiko orang-orang di sekitarnya.


bahkan mereka lupa bagaimana peraturan kasta tertinggi di dalam keluarga mereka, di mana sejak dulu hingga sekarang tidak ada pernikahan yang dilakukan antar sesama saudara atau bahkan kerabat di keluarga besar Alexander dan Cameron.


mereka hanya tetap keras kepala dan ingin meneruskan hubungan ini diam-diam di belakang semua orang hingga akhirnya melibatkan banyak hal dan juga tanpa saudara akan melibatkan konflik besar dalam keluarga mereka.


bayangkan ayah dan ibu mana yang menyukai jika anak-anak mereka menikahi sepupu mereka sendiri, mungkin juga karena memiliki anak-anak dan anak-anak mereka menikah dengan anak-anak kak Frans nya, dia akan melakukan respon hal yang sama.


pasti akan terdapat jutaan kekecewaan dan juga rasa sakit yang di dalam di dalam hati nya, bagaimana bisa bahkan orang yang dipercaya untuk menjaga sepupunya sendiri bisa menikahi sepupu nya tersebut tanpa berpikir dua tiga kali.


Karla membiarkan tubuh nya di tarik oleh dua orang suruhan uncle Alexander nya, dimana pada akhir nya kedua orang tersebut menyeret langkahnya hingga ke arah depan dan memasukkannya dengan paksa ke mobil Uncle Alexander.


perempuan tersebut memilih untuk diam dan tidak mengeluarkan suaranya sama sekali ketika dia berada di dalam mobil, jangan ditanya bagaimana perasaannya saat ini, dia jelas saja hancur sehancur hancurnya, tapi dia berusaha untuk menetralisir semua perasaannya dan dia percaya semua akan baik-baik saja pada akhir nya.


sudah sampai sejauh ini dan dia yakin keputusan nya benar adalah, hubungan mereka tidak mungkin dipertahankan sekarang pada dasarnya Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan baik dari sisi nya maupun sisi Lucas, baik dari kasta tertinggi mereka dari pihak keluarga dan lain sebagai nya, belum lagi dari Airin yang kini dibawa oleh keluarga Efron.


dia tidak pernah tahu bagaimana keluarga tersebut sebelumnya, apakah saat ini Airin baik-baik saja atau hal yang buruk terjadi pada anak gadis tersebut.


Airin sudah terlalu banyak membantu hubungannya dan Lucas, dia benar-benar merupakan adik yang baik untuk Lucas, dan air yang merupakan ipar yang sangat baik untuk dirinya, jelas terlalu egois rasanya hanya karena cintanya dia harus mengorbankan banyak orang termasuk kak hansnya.


dan dia takut hal yang buruk terjadi pada Airin yang saat ini di mana seseorang berkata jika Sanders Efron bukan lah orang yang baik, dia takut laki-laki yang bernama Sanders Efron itu akan memperlakukan Airin dengan tidak baik.


perempuan itu mengehela kasar nafas nya, pandangan nya nanar menatap kedepan, dan sejenak dia berusaha untuk memejamkan bola matanya, mencoba mengambil nafasnya sejenak untuk beberapa waktu kemudian mencoba untuk dirinya bernafas dengan cara baik dan benar.


Dan sepersekian detik kemudian bisa dia lihat uncle Alexander nya kini bergerak mendekati diri nya, begitu berada di samping pintu mobil laki-laki tersebut langsung naik ke Mobil dan


Brakkkkkkk.


"apakah kau sudah kehilangan akan waras mu? kau dan Lucas, ingin mempermalukan keluarga besar kita? bayangkan bagaimana jika beritanya keluar kemana-mana dan pecah, bisa kau bayangkan apa yang akan dikatakan oleh orang-orang?"


laki-laki itu bertanya sembari menatap tajam ke arah dirinya, paketan punya intimidasi dan juga tatapan penuh kemarahan yang tercampur adik menjadi satu, seolah tidak percaya jika Karla mau menikah dengan putranya.


"apa yang telah kau pikirkan Karla? hingga kamu bergerak dengan melampaui batasan mu bersama Lucas?"


barisan demi barisan pertanyaan melesat hadir dari bibir laki-laki di hadapan itu, Alexander seketika menatap diri nya dengan penuh kekecewaan, seakan-akan berkata betapa tidak percaya dengan dia atas berita juga informasi apa yang didapat kan nya hari ini.


mendengar pertanyaan laki-laki tersebut membuat Karla diam, perempuan itu tidak berani menjawab bahkan dia menundukkan kepala nya, jutaan rasa bersalah menghadapi dirinya saat ini.


"Maafkan aku, uncle Alexander"


pada akhirnya dianya mampu mengatakan hal itu kepada laki-laki dihadapan tersebut tanpa mau menoleh ke arah Uncle Alexander nya, perempuan itu memilih untuk menunjukkan kepalanya sembari dia menautkan jemari-jari tangannya.


dia tahu dia salah dan dia telah melampaui batasan nya, dia tidak bisa lagi mengulang waktu, memperbaiki semua keadaan agar hubungan mereka tidak sampai seperti hari ini.


Dia yang bodoh karena termakan oleh cinta, lupa bagaimana perasaan orang-orang di dalam keluarga mereka saat mengetahui hubungan mereka berdua.


seharusnya sebelum memutuskan untuk mengejar Lucas dimasa lalu, dia memikirkan semuanya dengan matang dan tidak bergerak dengan tergesa-gesa.


mendengar ucapan dari keponakannya tersebut membuat tuan Alexander hanya bisa memejamkan sejenak bola matanya, tidak terbayangkan di balik wajah nya, jika Karla mau menikah dengan putranya dan menghabiskan masa remaja yang begitu saja.


udah pada saat mengejutkan adalah mereka telah menikah begitu lama, menyembunyikan dengan rapat semua kenyataan dari seluruh keluarga, dan pertanyaannya adalah sudah tahu itu akan membuat keluarga malu tapi tetap saja dilakukan.


dan hal tersebut membuat tuan Alexander marah besar, dia tidak habis pikir bagaimana bisa kedua orang tersebut menikah di belakang nya.


"Aku akan membawa mu pulang dan aku akan mengatur penerbangan mu secepat nya ke Paris, kembali ke sana bersama Frans dan jangan pernah kembali ke Indonesia lagi apapun alasan nya"


Ucap laki-laki tersebut sambil menatap tajam bola mata keponakannya tersebut hingga membuat Karla seketika bergidik ngeri dan perempuan itu menelan saliva nya.


dan sepertinya ini akan benar-benar menjadi akhir dari hubungan mereka.