Diana Dan Boneka Anabelle

Diana Dan Boneka Anabelle
Part 5


🥀Diana dan boneka Annabelle 🥀


"Skipp pulang sekolah"


" Eh Diana yuk kita pergi"


( Pangil Rahel)


" Bentar gue cari ojek dlu,"


( Jawab Luna sambil mondar-mandir mencari ojek.)


" What? Seorang Rahel naik ojek. Ngk salah apa?"


( Tanya Rahel melotot)


" Klau ngk naik ojek naik apa?"


( Tanya balik diana)


" Bentar yh gue ambil sesuatu dlu"


( Ucap Rahel sambil pergi ke parkiran)


" Mau ngapain tuh anak?"


( Gumgam Diana)


Rahel pun menaiki motor kesayangannya.dan menancap gas menuju ke arah Rahel


" Naik"


( Ucap Rahel dalam helemnya.)


"Eh maaf tukang ojek yah?"


( Tanya Diana polos)


" Apaaaaa?"


( Teriak Rahel sekencang mungkin)


" Rahel"


( Ucap Diana)


" Secantik ini Luh bilang tukang ojek,fiks sini biar gue rembonding mata Luh."


( Ucap Rahel geram)


" Idih Luh aja."


( Balas Diana sinis)


" Yaudah ayok naik"


( Ucap Rahel)


" Wokey"


( Jawab Diana)


Setelah perjalanan sedikit jauh akhirnya sampai juga mereka di rumah lama Diana.


" Ih rumah Siapa nih? Kok serem yah"


(Tanya Rahel ketakutan)


Padahal Rahel sudah tau klau itu rumah Diana tapi dia berpura pura tidak tau.


"Rumah sakit jiwa"


(Jawab Diana sinis)


" Apa?"


( Teriak Rahel histeris)


" Ih berisik tau,ini itu rumah aku dlu"


( Ucap Diana sambil mengekap mulut Rahel)


" Iwwww lepasin,tangan Luh bau jengkol."


( Ucap Rahel sambil menghempas tangan Diana.)


" Ih sembarangan luh."


( Jawab Diana sinis)


" Wleee mknya makan jengkol itu jangan kebanyakan."


( Ucap Rahel sinis)


" Rahel? Gue ngk suka makan jengkol."


(Jawab Diana malas)


" Hehhe terserah luh deh"


( Ucap Rahel cengesan.)


" Yok masuk"


( Ajak Diana)


" Iyh tapi Luh dluan.gue takut,"


( Ucap Rahel)


" Iydeh"


(Jawab Diana malas)


Mereka berdua pun masuk dari jendela karena pintu rumah Diana Sudah di gembok.


" Kita ke pencuri yh Din"


( Ucap Rahel sambil masuk ke dalam.)


Sedangkan Diana hanya menatap datar ke arah Rahel. Sungguh sahabat satunya ini sangat cerewet.


Setelah telah masuk ke dalam.diana dan Rahel menyalakan senter dari hp mereka, Karena rumah Diana sangat gelap.


"Gila serem banget"


( Ucap Rahel)


" Yuk ke atas"


( Ucap Diana)


Saat mereka hendak naik ke tangga tiba tiba mereka mendengar suara aneh.


Brukkkk


" Eh ayam ayam"


( Teriak Rahel)


" Whahahahha"


( Tawa Diana pecah)


" Luh kok ketawa."


( Ucap Rahel sambil menertakan detak jantung nya.)


"Habisnya Luh lucu sih."


( Ucap Diana)


" Biar kek sinetron gitu,"


( Jawab rahel)


" Mana ada sinetron teriaknya ayam ayam."


( Tawa Diana)


"Ada Luh aja yang kgak pernah nonton."


( Ucap rahel sinis)


" Idih, harusnya Luh bilang kek gini,"suara apa itu?"


( Ucap Diana)


( Jawab Rahel)


" Udh yuk ke atas"


( Aja Diana yang di anguki oleh rahel.)


Mereka pun kembali naik ke atas dengan perlahan lahan mulai menaiki anak tangga.


Setelah itu mereka menemukan sebuah kamar yang di pintunya tertulis."Diana"


"Ini kamar Luh?"


( Tanya Rahel.)


" Iyah yuk masuk."


( Ajak Diana)


Rahel pun langsung masuk ke dalam bersama Diana.


" Gila udh kotor bnget yah kamar Luh."


( Ucap Rahel sambil bersin Karena debu.)


"Iyah padahal banyak kenangan di sini."


( Jawab Diana sambil menitikkan air mata.)


"Luh mewek?"


( Tanya Rahel sambil menahan tawanya.)


" Ngk gue lagi ketawa"


( Jawab Diana datar)


" Whahahah,gitu yah"


( Ucap Rahel cekikan.)


Dasar sih Rahel situasi lagi sedih,di buat lelucon.🤦


Diana pun mengingat mimpinya dan pergi ke arah lemari pakaian nya.di situ lemarinya sudah berdebu dan kotor.


Krekkkk


Suara lemari tua itu, membuat suasana dalam kamar Diana menjadi seram.


" Luh ngapain Diana?"


( tanya Rahel)


Sedangkan Diana tidak menghiraukan ocehan Rahel. Dia mengeluarkan semua barang lama dari lemari itu, hingga terlihat sebuah pintu rahasia yang sudah tua.


" Wah ada pintu rahasia"


( Ucap Rahel menganga)


" Yuk masuk"


( Ajak Diana)


" Luh ngk akan perkosa gue kan?"


( Tanya Rahel sambil menatap tajam ke arah Diana)


" Najis,gue masih normal kales."


( Ucap Diana sinis)


" Heheh bagus deh"


( Jawab Rahel cengesan.)


" Dasar,yuk masuk"


( Ucap Diana)


" Hayuk"


( Ucap Rahel sambil masuk ke pintu rahasia itu )


Setelah masuk ke dalam mereka berdua sangat terkejut, karena di dalam ruangan itu terlihat sangat bersih bahkan tidak ada debu sedikit pun.


" Lah kok di sini bersih banget?"


( Tanya Rahel tidak percaya.)


" Gue juga ngk tau"


( Ucap Diana)


" Aneh,"


( Batin Diana)


" Terus Luh mau ambil apa?"


( Tanya Rahel)


" Gue mau ambil kado ulang tahun gue waktu umur 5 tahun."


( Ucap Diana)


" What? emangnya masih ada?"


( Tanya Rahel)


Diana pun mencari sebuah peti dan di sana dia menemukan sebuah bungkusan.dan memasukannya ke dalam tas.


" Yuk pulang"


( Ucap Diana sambil keluar dari pintu rahasia.)


" Okey bdw tuh kado isinya apa?"


( Tanya Rahel penasaran.)


" Gue juga ngk tau,tapi kata ayah gue kado ini harus di bukanm saat umur gue yang ke 17 tahun."


( Ucap.diana)


" Terus"


(Tanya Rahel)


" Dan yang boleh buka cuman gue sendiri."


( Ucap Diana)


" Dih pelit loh"


( Sinis Rahel )


" Tenang,klau gue udh buka ntr gue tunjukkin ke Luh"


( Ucap Diana)


" Janji yah"


( Ucap.rahel)


" Janji kok"


(Ucap.diana sambil keluar dari rumah tua itu.)


" Gue antarin pulang yah.


( Tawar Rahel.)


" Okey thanks yah udah nemani gue ke sini."


( Ucap Diana)


" Masama ngk usah mewek juga gelayy tau ngk"


( Ucap rahel sambil tertawa terbahak-bahak.)


".ih Rahel"


( Teriak Diana)


" Dalem saynggggh"


( Ucap.rahel sambil melajukan motornya ke rumah Diana..)